JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography

Denpasar-fajarbali.com | Dalam membangun sebuah bisnis, tentu pelaku usaha akan membutuhkan strategi, salah satunya adalah membuat model bisnis (business plan). Membuat model bisnis sangatlah penting agar produk yang dipasarkan sesuai dengan target.

Menurut Praktisi Ekonomi Indra Kurniawan, model bisnis adalah suatu cara yang paling mudah dan sederhana untuk menggambarkan bisinis yang diinginkan. Model bisnis bukan hanya sebuah rencana bisnis yang mencatat visi dan misi saja. Lebih jauh, model bisnis membantu calon pengusaha menciptakan cara mendapatkan profit.

  Indra mengatakan, dengan menentukan model bisnis yang tepat, maka bisnis yang dibangun akan memiliki tujuan yang jelas. Calon pengusaha jadi tahu siapa saja konsumen yang menjadi target pasar dan bagaimana proses bisnis harus dilakukan. Selain itu, model bisnis dapat membuat usaha lebih terarah mengenai bagaimana, di mana, dan kapan produk yang dihasilkan akan berfungsi dengan maksimal.

  "Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan inovasi produk dan kita bisa fokus mengembangkan dan menekuni dengan satu jenis usaha. Kita perlu perhatikan juga bagaimana produk kita berinteraksi dengan konsumen dengan ide yang digunakan hingga pasca pembeliannya," ucapnya, Rabu (16/2).

  Dalam mengembangkan sebuah produk dalam bisnis, menurut Indra memang membutuhkan strategi yang tepat. Model bisnis yang dirancang dalam menjalankan usaha dapat membantu menentukan strategi produksi, pemasaran, serta inovasi produk. Ia menjabarkan inovasi produk dilakukan sebagai upaya para pelaku usaha untuk memperbaiki, meningkatkan, serta mengembangkan bisnis.

  "Inovasi pada suatu produk bisa terjadi karena beberapa hal misalnya adanya feedback dari konsumen, kombinasi hal yang sebelumnya sudah ada, hingga penemuan baru. Produk yang dikembangkan tidak selalu dalam bentuk barang, tetapi bisa berupa peningkatan pelayanan," terangnya dihadapan awak media.

  Indra menambahkan, melakukan inovasi dalam produk juga merupakan salah satu strategi untuk menaikan omzet penjualan dan cara lain dalam memberikan nilai lebih kepada pelanggan. "Ketika merencanakan model bisnis, pelaku usaha belum bertemu dan berinteraksi langsung dengan konsumen yang akan membeli produk atau jasanya. Sehingga mereka belum mengetahui apakah model bisnis tersebut dapat menyelesaikan masalah pelanggan atau tidak. Untuk alasan tersebut, pelaku usaha selalu perlu meninggalkan sedikit ruang untuk berinovasi seiring dengan perkembangan usahanya," pungkasnya. (dha)

BERITA TERKINI