EKONOMI
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Sebagai daerah pariwisata yang sedang berkembang, Nusa Penida sangat membutuhkan infrastruktur penunjang. Hal ini dilakukan untuk kenyamanan dan kemudahan wisatawan untuk mengakses lokasi wisata.

Salah satu infrastruktur yang sangat dibutuhkan adalah adanya Bandara Kecil atau Perintis. Seperti yang disampaikan oleh Anggota Komisi I DPRD Bali asal Nusa Penida Ngakan Made Samudra. Menurutnya, selain Jalur Lingkar Nusa Penida, keberadaan Bandara sangat dibutuhkan untuk menunjang pariwisata yang saat ini sedang menggeliat. “Perlu dibangun Bandara kecil,” ujarnya, Selasa (11/9/2018).

Selama ini, akses wisatawan yang ingin berkunjung ke Nusa Penida hanya menggunakan jalur laut. Apabila wisatawan melalui Kota Denpasar, melalui Pelabuhan Sanur menggunakan Fast Boat. Selain itu ada juga akses melalui Kusamba Kabupaten Klungkung. Namun, jalur laut sangat rentan dengan adanya gelombang tinggi.

Seperti yang pernah terjadi beberapa waktu yang lalu. Akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi, banyak wisatawan khususnya dari Pelabuhan Sanur menuju Nusa Penida tak bisa menyeberang.

“Pada waktu gelombang tinggi, itu wisatawan diangkut menggunakan Helicopter. Biayannyaitu, satu wisatawan Rp. 20 Juta. Itupun hanya muat 6-8 penumpang saja. Mendaratnya juga dilapangan,” terangnya.

Kendala inilah yang kadang dikeluhkan oleh wisatawan yang ingin berkunjung untuk menikmati pesona Nusa Penida. “Ada yang bilang katanya, kalau belum ke Nusa Penida katanya belum ke Bali namanya,” tandasnya. (her)