JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography

GIANYAR-fajarbali.com | Mewujudkan pengelolaan keuangan dan pembangunan desa yang partisipatif, transparan dan akuntabel dengan Aplikasi Siskeudes 2.0, Perwakilan BPKP Provinsi Bali bersama Pemkab Gianyar melaksanakan Workshop Evaluasi Implementasi Sistem Tata Kelola  Keuangan Desa dengan Aplikasi Siskeudes. Tujuan dari kegiatan ini untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.

Workshop dilaksanakan di Ruang Sidang utama Kantor Bupati Gianyar, Selasa (19/3) dibuka oleh Sekda Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya. Sekda Wisnu Wijaya mengatakan seiring dengan diberlakukannya Undang-undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa, salah satunya mengatur tentang keuangan desa, memberikan kewenangan yang sekaligus diikuti dengan  tanggung jawab yang besar kepada desa dalam pengelolaan keuangan desa.

Melalui penerapan Siskeudes, maka desa akan dapat melakukan penyusunan berbagai dokumen penatausahaan keuangan dan laporan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Mengingat penerapan Siskeudes merupakan hal yang baru dalam pengelolaan keuangan desa, maka edukasi sosialisasi dan evaluasi sangat dibutuhkan disamping untuk meningkatkan kapasitas dan wawasan perbekel serta perangkat desa juga agar dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa.

Wisnu Wijaya berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. “Saya berharap kepada seluruh Perbekel dan perangkat desa se-Kabupaten Gianyar agar dapat memanfaatkan kegiatan workshop ini dengan sebaik-baiknya. Berbagai kendala dalam penerapan Siskeudes agar dapat didiskusikan. “Sehingga tidak terdapat keraguan dalam implementasi Siskeudes tersebut di masing-masing desa,”  tuturnya. Hadir pula Anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, Kasubdit  3/Tipikor Ditreskrimsus Polda Bali, Ida Putu Wedanajati serta perwakilan dari BPK dan  BPKP Provinsi Bali.(sar)