JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography

NEGARA-fajarbali.com | Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Jembrana melakukan penertiban terhadap sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di pinggir jalan dan menjadi kawasan larangan berjualan

Ditertibkannya para PKL tersebut, lantaran dinilai melanggar dan membandel oleh Sat Pol PP. Mereka berjualan di tempat yang menjadi tempat larangan untuk berjualan, dengan menggunkan trotoar sehingga dianggap menggangu pejalan kaki. Sebelumnya para pedagang kaki lima yang kebanyakan pedagang buah-buahan tersebut diberikan surat teguran oleh petugas. Tetapi teguran tersebut tidak diindahkan dan masih berjualan melewati trotoar . Lantaran itu, Sat Pol PP melakukan tindakan penertiban dengan menyita barang dagangannya serta memanggil para PKL tersebut ke Kantor Sat Pol PP untuk diberikan pembinaan.

Kabid Penegakan Peundangan-undangan Daerah Sat Pol PP Jembrana, I Made Tarma kemarin menjelaskan para PKL yang ditertibkan itu dinilai telah melanggar Perda No 5 Tahun 2007 tentang kebersihan dan ketertiban umum. “Kami mengimbau kepada para pedagang supaya tidak berjualan di pinggir jalan atau memanfaatkan trotoar dan menjadi kawasan atau tempat yang dilarang berjualan kecuali mendapat ijin dari Bupati,” terangnya.

Dalam penertiban ini, tak ada perlawanan dari pihak PKL. Pihak Sat Pol PP masih memberikan surat teguran dan pembinaan kepada PKL, namun jika nantinya masih membandel dan tidak tertib serta tak mengindahkan surat teguran sebanyak tiga kali, maka menindak tegas sesuai aturan. (prm)