JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography

DENPASAR-fajarbali.com  I  Setelah sukses menyelanggarakan Indonesia CBR Race Day sebelumnya di tahun  2019 ini CBR Race Day  kembali digelar dan akan dilaksanakan kembali pada tanggal 20 s/d 21 April 2019 yang masih bertempat di Sentul International Circuit, Bogor Jawa Barat.

CBR Race Day, merupakan ajang untuk mengexplore lebih jauh ketangguhan sepeda motor Honda di tipe sport bagi penggunanya. Untuk lebih memberikan sensasi yang berbeda kegiatan ini dekemas layaknya adu balap atau roadrace. Dimana ajang ini melibatkan komunitas dan juga non komunitas pengguna Honda CBR 150cc dan 250cc, yang kali ini memasuki tahun penyelenggaraan ke-empat.

Event kali ini , sebanyak empat pebalap dari Komunitas Honda CBR Bali siap tampil maksimal mengadu kepiawaian  menggunakan Honda CBR di lintasan sirkuit. Masing-masing yakni Wanto yang turun dikelas Com.C, Agus Rupawan dikelas Com.C dan Non Com.C, Prendi yang turun dikelas Com.A dan Com.B serta Com.A kelas 150cc, dan yang terakhir Dipta dikelas Com.B dan Non Com.B.

PIC Sport Honda Astra Motor Bali, Arki Prayogi mengungkapkan  berdasarkan prestasi yang membanggakan  duta  Honda Bali pada tahin tahun sebelumnya pihaknya yakin prestasi gemilang  akan kembali direngkuh  para pebalap Bali. “  Masalah utama  yang kita hadapi adalah ketidaksediaan sirkuit, tapi ini tidak menjadikan kendala bahkan justru menjadi motovasi kejutan,” ujar Arki.

Dalam Kopdar yang sekaligus sebagai ajang pengenalan pebalap yang akan mewakili  Astra Motor Bali yang bertempat di kawasan Renon Rabu (10/4), masing-masing peserta optimis bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Bali. “ Ya target kami bisa memberikan yang terbaik bagi Bali, meskipun ada beberapa tantangan yang harus kami taklukkan seperti penguasaan sepeda motor, mengingat untuk latihan para pebalap jarang dikarenakan tidak adanya tempat yang representative, “ terang Agus. Meski demikian dengan semangat dan tekad yang kuat apapun kendala dan hambatan ibarat race sekali melaju pantang untuk mundur, tambahnya.

Yang menedakan ajang ini dengan tahun sebelumnya dimana tahun sebelumnya peserta dibagi dalam dua kelas yaitu 250cc dan 150cc. Masing – masing kelas memiliki dua kategori yaitu komunitas dan non komunitas. Pada kategori komunitas, disiapkan tiga level peserta yaitu pemula A, pemula B, dan pemula C. Ketiga level tersebut akan ditentukan berdasarkan bracket time saat sesi kualifikasi. Pada kategori non komunitas, peserta akan dipecah menjadi dua level yaitu tingkat pemula dan advance yang juga ditentukan dengan bracket time. Tahun ini panitia memakai kebijakan, peserta akan dibagi sesuai dengan spesipikasi mesin kendaraan. (Sud)