EKONOMI
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Pantai Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung selalu jadi objek wisata pilihan keluarga di hari Umanis Kuningan. Meskipun ombak sedang tak bersahabat, namun sejak pagi pesisir Kusamba sudah diserbu pengunjung.

Uniknya tak hanya dari Klungkung, tapi warga Kabupaten Karangasem juga turut meramaikan objek wisata yang dipadati pedagang musiman tersebut. 

Made Martika salah seorang pengunjung asal Sidemen, Karangasem ini menuturkan, berwisata ke Pantai Kusamba seolah sudah menjadi tradisi bagi keluarganya saat Hari Raya Galungan atau Kuningan. Oleh karena itu, ia bersama teman ataupun keluarganya selalu menyempatkan diri ke Pantai Kusamba. Bahkan sampai menyewa dan berdesak-desakan di dalam angkutan desa. 

"Dari dulu saya dan keluarga memang selalau ke Pantai Kusamba saat Manis Kuningan. Seru saja kalau beramai-ramai ke Pantai Kusamba. Sambil mengingat kenangan dulu naik angkutan umum," tuturnya ceria.

Ramainya pengunjung pantai rupanya dimanfaatkan oleh warga setempat untuk membuka warung dadakan. Beraneka kuliner, mainan anak-anak, bahkan hingga pakaian dijual. Hal ini juga menjadi daya tarik, sehingga makin siang jumlah pengunjung semakin ramai. Siti Hadijah, salah seorang pedagang jajanan asal Kampung Kusamba mengatakan, dirinya rutin berjualan saat Hari Raya Galungan ataupun Kuningan. Banyaknya pengunjung yang datang bisa membuat hasil penjualan Siti Hadijah meningkat hingga tiga kali lipat. 

"Setiap Galungan atau Kuningan saya pasti jualan. Pengunjungnya ramai sekali, syukur juga hari ini tidak hujan, jadi ada rejeki untuk pedagang. Kalau di hari-hari begini penjualan bisa meningkat sampai tiga kali lipat," ujarnya. 

Sayangnya menurut Siti Hadijah kondisi cuaca saat ini sedang tidak baik. Sehingga ombak di Pantai Kusamba cukup tinggi. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Siti Hadijah selalu berupaya mengingatkan pengunjung agar tidak bermain terlalu dekat dengan air laut. Apalagi untuk anak-anak yang kerap lepas dari pengawasan orang tuanya. (dia)