JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography

DENPASAR - fajarbali.com |  Dengan sudah ditetapkannya Pergub No 1 tahun 2020 tentang tata kelola minuman fermentasi atau destilasi khas Bali, di apresiasi Bank BPD Bali dengan memberikan KUR (Kredit Usaha Rakyat) kepada petani arak tanpa adanya jaminan, hal tersebut dilakukan sebagai upaya mendukung Pergub No 1 tahun 2020 sekaligus juga untuk meningkatka kesejahteraan para petani arak di Bali.

 

 

Dengan sudah adanya payung hukum tentang arak Bali Direktur Kredit Bank BPD Bali, Made Lestara Widiatmika langsung mengintruksikan keseluruh cabang Bank BPD Bali seluruh Bali untuk segera merespon kinerja Gubernur Bali, Wayan Koster yaitu Pergub No 1 tahun 2020 untuk segera mendata para petani arak di Bali dan mensosialisasikan program Bank BPD Bali yaitu KUR. Sehingga kedepannya, para petani arak yang membutuhkan pembiayaan untuk segera mendatangi Bank BPD Bali untuk mendapatkan KUR dengan bunga pertahunnya hanya 6%, bahkan petani arak akan mendapatkan KUR mikro hingga Rp 50 juta tanpa menggunakan anggunan dan tidak dikenakan adminitrasi.

 

"Kami Bank BPD Bali sangat mendukung sekali Pergub No 1 tahun 2020, dengan memberikan KUR kepada para petani arak dengan bunga yang sangat ringan, tanpa jaminan dan tidak ada pemotongan adminitrasi," ucap Lestara ketika ditemui di kantor Bank BPD Bali Kamis (13/2/2020).

 

Tidak hanya itu saja Lestara menjelaskan, untuk proses pengajuan KUR sangatlah mudah petani arak harus mendatangi kantor kelurahan atau kepala desa setempat untuk meminta surat keterangan usaha sebagai dasar memiliki usaha, selanjutnya bisa langsung mendatangi Bank BPD Bali terdekat. Selanjutnya pihaknya tinggal melihat kelayakan usaha tersebut, untuk bisa memberikan nilai kredit kepada petani arak sesuai dengan kemampuan usahannya.

 

"Dalam proses pengajuan KUR tidaklah susah dan dalam proses tersebut kami juga langsung Bank BPD Bali langsung memberikan edukasi kepada para petani arak untuk bisa melakukan adminitrasi yang baik," paparnya.

 

Ia menegaskan untuk program KUR Bank BPD Bali pihaknya telah menyiapkan anggaran di tahun 2020 mencapai Rp 1 triliun 59 milyar, untuk diberikan kepada seluruh UMKM di Bali baik itu yang sifatnya konsumtif maupun yang produktif. Dimana pertahunnya Bank BPD Bali mengucurkan KUR Mikro sebesar Rp 40,345 milyar, dan untuk KUR Kecil Rp 908,875 milyar. (kdk).