JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography

NEGARA - fajarbali.com | Jajaran Polres Jembrana bersama Tim Satgas Pangan Jembrana dari Dinas Koperindag Jembrana, melakukan sidak sembako di Pasar Umum Negara dan Supermarket Rahayu, Jumat (6/3/2020).

 

 

 

Sidak yang dilakukan ini berkaitan dengan adanya indikasi panic buying akibat merebaknya kabar virus Corona. Sidak dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita bersama Kadis Koperindag Jembrana, Komang Agus Adinata.

 

Kekhawatiran adanya panic buying atau pembelian barang-barang secara besar-besaran utamanya sembako. Upaya sidak dilakukan dan hasilnya harga sembako rata rata masih stabil dan aman.

 

Kadis Koperindag Jembrana Komang Adinata menyampaikan setelah dicek belum adanya pembelian sembako dalam skala besar. "Ketersediaan sembako masih lengkap serta pendistribusian ke swalayan masih berjalan normal. Tidak ada pembelian dalam skala besar-besaran," terangnya. Untuk rempah rempah seperti jahe, kunyit dan lainnya mengalami kenaikan dan pembelian karena adanya informasi diduga bisa mencegah corona. Sembako seperti beras, gula dan telur masih seperti biasa. Harga harga pada intinya masih stabil dan beberapa ada yang naik. Murni salah seorang pedagang mengatakan untuk jahe dari harga Rp 32 ribu naik Rp 35 ribu bahkan sampai Rp 40 ribu. Kunyit dari Rp 4000 menjadi Rp 8000. Kenaikan ini terjadi sebelum Hari Raya Kuningan. Untuk lombok kecil terjadi penurunan dari Rp 50 ribu menjadi Rp 25 ribu. Kencur dari Rp 57 ribu menjadi Rp 60 ribu. Lengkuas harganya masih stabil Rp 6000. 

Sementara Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita mengatakan dari pantauan isu virus corona pihaknya telah melakukan sidak ke sejumlah apotek. Sebanyak 17 apotek yang dicek terutama terkait stok masker. Informasinya dari Denpasar tidak ada pasokan masker. (prm).

 

 

  •