JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography

JEMBARANA-fajarbali.com | Guna mengurangi beban Pemkab Jembarana dalam mengadapi pandemic Covid-19, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Bali bersama perbankan memberikan bantuan CSR sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam proses penanganan COVID-19 dan warga Jembrana yang terkena PHK akibat Covid-19.

Bantuan terebut berupa alat pelindung diri (APD), wastafel, dan sembako diberikan kepada masyarakat terdampak COVID-19, terutama bagi mereka terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Bantuan yang diserahkan Ketua BMPD Bali Trisno Nugroho kepada Bupati Jembrana I Putu Artha, bersama Bank Mandiri, BRI, BCA dan BPD Bali di Jembrana, Rabu (6/5).

Pada kesempatan itu, hadir pula Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agung Rai Wirajaya. Trisno yang juga Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali ini mengatakan, bantuan yang disalurkan ke Kabupaten Jembrana berupa bahan pokok (sembako), wastafel portabel, Alat pelindung diri medis (seperti kacamata google, masker dan lainnya), alat rapid tes. "Harapan kami dana CSR dari bank ini sedikit tidaknya bisa membantu Pemerintah Daerah dalam membantu warganya yang di PHK dan terken dampak Covid," ucap Trisno Nugroho yang juga menjabat Kepala KPw BI Bali. Lanjutnya Trisno, pihaknya mengkoordinir bantuan bank yang ada di Palau Dewata (BPD Bali, BRI, Mandiri dan BCA) agar disalurkan tepat sasaran sehingga optimal dalam penanganan COVID-19.

Sehingga pemberian bantuan tersebut untuk bisa menekan penyebaran ke kabupaten/kota di Pulau Dewata ditengah Covid-19. "Pemberian bantuan tersebut untuk bisa menekan penyebaran ke kabupaten/kota di Pulau Dewata ditengah Covid-19. Dengan sukarela mereka memberikan Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) maupun sumbangan dari pegawainya, kepada masyarakat yang terdampak Covid-19," tegasnya. Bupati Jembrana, I Putu Artha mengatakan, akan menyebarkan bantuan ini dengan baik dan tepat sasaran sesuai orang yang berhak disaat pandemi Covid-19 ini.

Bantuan ini nantinya diserahkan, kepada masyarakat yang membutuhkan dan terkena dampak PHK. "Kami akan jaga amanah ini dan kami berikan kepada yang berhak untuk bantuan ini," ucapnya. Nantinya ada pengaturan lebih lanjut untuk penerimanya dan harapan pandemi ini cepat selesai ditengah bulan suci puasa ini. "Ini kewajiban kita bersama untuk berbagi sesama dan saya imbau masyarakat jaga kesehatan," katanya.

Anggota Komisi XI DPR, A.A. Rai Wirajaya menambahkan, upaya ini untuk mengatasi pandemi Covid ini dan kedatangan hari ini merupakan murni rasa kemanusiaan ditengah melihat kondisi Indonesia saat ini. "Prinsip gotong-royong itu sangat penting atas dukungan semua pihak.

Dimana acara hari ini dikoordinir Bank Indonesia," ucap Gung Rai yang juga memegang komisi bidang perbankan. Pihaknya juga berterimakasih kepada aparat TNI/Polri juga terus bersiaga mengawal upaya pencegahan. "Dengan kita disiplin menerapkan jaga jarak saat covid ini, niscaya roda perekonomian kembali pulih," pungkasnya. kdp