Erick Thohir Pertimbangkan Pencalonan Ulang Ketua Umum PSSI Setelah Konsultasi
FajarBali.co.id Erick Thohir tidak menutup kemungkinan untuk mencalonkan diri kembali sebagai Ketua Umum PSSI setelah masa jabatannya berakhir tahun depan, namun akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan pemerintah dan FIFA, menurut laporan Detik Sport.
Masa jabatan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI dimulai sejak Februari 2023 melalui Kongres Luar Biasa yang menghasilkan 64 suara untuknya, berbanding 24 suara untuk pesaingnya, La Nyalla Mattalitti. Masa jabatan pengurus PSSI adalah empat tahun sesuai statuta organisasi.
Erick Thohir menyatakan, "Pasti saya berdiskusi dulu dengan pemerintah. Dan juga berdiskusi dengan FIFA. Dan tentu yang milih masyarakat sepakbola," saat berbicara di Kongres PSSI 2026 di Jakarta pada Senin (3/8/2026).
Ia menambahkan, "Jadi kita tidak dalam posisi (bersaing) dengan siapapun yang terbaik untuk sepakbola Indonesia." Hal ini menegaskan sikap terbuka dalam proses pencalonan ketua umum selanjutnya.
PSSI juga baru saja memutuskan untuk menunda pemilihan ketua umum hingga Juli 2027. Penundaan ini dilakukan untuk menyesuaikan jadwal Kongres Pemilihan PSSI Provinsi (Asprov) yang akan digelar serentak pada Oktober dan November mendatang.
Sejumlah Asprov saat ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) karena kekosongan kepemimpinan. Lebih dari 14 Asprov dipimpin oleh Plt dari unsur Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Erick Thohir menegaskan pentingnya peran Asprov sebagai fondasi PSSI ke depan. "Dari Kongres PSSI hari ini, justru kami tekankan bagaimana PSSI Provinsi ke depannya harus menjadi fondasi," ujarnya.
Ia juga menjelaskan, "Ketika nanti terjadi pemilihan pengurus PSSI tahun depan, PSSI Provinsi sudah sama-sama dipilih pada bulan-bulan yang berdekatan. Sehingga program ke depan antara PSSI Pusat dan Provinsi bisa berjalan berkesinambungan."