FIFA Bantah Gianni Infantino Dicuekin Donald Trump soal Saham Piala Dunia
FajarBali.co.id FIFA membantah kabar yang menyebut Presiden FIFA Gianni Infantino tidak bisa menghubungi mantan Presiden AS Donald Trump setelah wacana penjualan saham Piala Dunia batal, dilansir dari Detik Sport. Infantino disebut oleh New York Post mencoba menghubungi Trump sejak Jumat lalu, namun teleponnya tidak diangkat oleh Trump. FIFA kemudian mengeluarkan pernyataan resmi kepada Reuters bahwa Infantino tidak pernah menghubungi Trump atau anggota kabinetnya dalam beberapa hari terakhir.
"Presiden FIFA tidak pernah menelepon Presiden AS, maupun anggota kabinetnya, dalam beberapa hari terakhir. Itu murni fiksi," kata FIFA kepada Reuters pada Selasa (4/8).
Infantino tengah menjadi sorotan setelah pernah mengusulkan penjualan saham Piala Dunia melalui proyek FIFA Forward Enterprise yang ingin melibatkan segelintir pemodal untuk mengelola perhelatan tersebut. Perusahaan asal AS, Thrive Eternal, yang dimiliki Joshua Kushner, saudara menantu Donald Trump, disebut akan memimpin para investor jika penjualan saham itu terjadi.
Infantino sempat menjanjikan keuntungan besar bagi anggota FIFA yang setuju dengan rencananya, namun rencana tersebut mendapat kecaman karena dianggap minim transparansi dan tanpa dialog. Wacana penjualan saham Piala Dunia akhirnya batal karena penolakan dari banyak konfederasi FIFA seperti AFC, UEFA, CONCACAF, dan CONMEBOL.
Tidak lama setelah itu, Trump membantah keterlibatannya dalam proyek tersebut. Selain batal menjual saham, Gianni Infantino kini menghadapi ancaman kehilangan jabatannya sebagai Presiden FIFA karena dianggap memimpin badan sepakbola dunia secara ugal-ugalan.