Hangtuah Tunjuk Kristian sebagai Pelatih Utama Persiapan IBL 2026

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Hangtuah melakukan perombakan besar-besaran dengan menunjuk Kristian sebagai pelatih utama untuk mempersiapkan tim menghadapi IBL All Indonesian 2026 yang dimulai Oktober dan musim kompetisi 2027, dilansir dari Detik Sport.

Kristian yang dikenal sebagai Coach Bombom akan didampingi Moosa Permadi Hantijono dan Hendrikus Andi Anggriyanto dalam membangun tim. Coach Bombom sebelumnya pernah menjadi asisten pelatih Hangtuah dan interim head coach pada musim 2024.

Kristian berkomitmen memaksimalkan potensi pemain muda klub dan mencari tambahan pemain berpengalaman. "Hal baru yang saya tawarkan adalah menaikkan jam terbang pemain-pemain muda yang sudah ada di dalam tim ini. Kami juga akan merekrut sejumlah pemain muda berpengalaman untuk menjadi fondasi utama tim Hangtuah," ujar Kristian.

Hangtuah memiliki dua agenda utama dalam persiapan musim baru. Pertama, tim akan mengirim delegasi ke Australia akhir Agustus untuk pelatihan intensif bersama Perth Wildcats, klub dengan 10 gelar juara National Basketball League (NBL).

Managing Director Hangtuah Basketball Kurniawan Santoso menyatakan, "Lawatan ke markas Perth Wildcats kali ini menjadi bagian dari proses benchmarking Hangtuah Basketball terhadap standar pengelolaan klub basket profesional di level elite, khususnya terkait metodologi latihan, sport science, player development, performance management, hingga operasional sehari-hari. Pengalaman yang didapat dari agenda tersebut diharapkan dapat menghadirkan perspektif dan standar baru yang kemudian bisa diadaptasi ke dalam iklim basket Indonesia."

Agenda kedua adalah program training camp (TC) di Bandung pada awal September, yang menjadi kesempatan evaluasi dan pembentukan kerangka utama untuk menghadapi kompetisi mendatang.

Kurniawan Santoso menegaskan, "Kami sedang membangun kembali Hangtuah secara menyeluruh. Bukan hanya mengenai siapa pemain atau pelatihnya tetapi juga bagaimana kami membangun organisasi, kultur, serta fondasi bisnis klub yang lebih kuat dan sustainable untuk jangka panjang. Mohon kesabaran dan dukungan terus dari Fighters di seluruh Indonesia dalam proses ini."

"Coach Bombom akan memimpin fase persiapan tim dari sisi teknis permainan. Kami ingin memanfaatkan periode menuju musim berikutnya untuk bekerja lebih intensif dengan belajar dari organisasi seperti Perth Wildcats lalu membawa pengalaman tersebut ke Training Camp di Bandung," tambah Kurniawan.

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed