JA Teline V - шаблон joomla Форекс

ABG Ini Datang ke Bali Khusus untuk Mencuri

BADUNG
Typography

KUTA-fajarbali.com | Tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta menangkap pelaku pencurian yang beraksi di Jalan Sri Rama Gang Pura Agung nomor 2 Legian Kuta, 13 Juli lalu. Pelaku ternyata anak baru gede berinisial MVR (14) asal Tanggerang Banten yang mengaku datang ke Bali khusus untuk mencuri.

Menurut Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricki Fandlianshah, pihaknya menerima laporan pencurian di rumah Falty Sinurat (36) di Jalan Sri Rama Gang Pura Agung nomor 2, Legian Kuta, Jumat (13/8/2018) sekitar pukul 18.00 Wita. Korban melaporkan kehilangan barang barang berupa laptop merek Lenovo, Ipad, tablet merk Huawei, 1 jam tangan Rolek warna silver, 1 HP Samsung, 1 HP Microsop, cincin dan giwang dengan nilai kerugian Rp 150 juta.

“Pulang kerja rumah korban kecurian, barang-barang hilang,” ujar Kapolsek, Senin (20/8).

Hasil penyelidikan Tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta dipimpin Panitreskrim Iptu Budi Artama, Sabtu (19/8) sekitar pukul 16.00 Wita, diperoleh informasi adanya seseorang yang datang ke Toko Fist Medien di Rimo Mall Jalan Diponegoro Denbar, untuk membuka kunci laptop Lenovo.

Polisi kemudian bergerak ke Rimo dan mengamankan seorang laki-laki berinisial MVR dan seorang perempuan, AC. “Kami mengamankan barang bukti Lenovo warna orange dan 1 buah Ipad merk Apple. Kami mencurigai barang elektronik itu hasil curian,” bebernya.

Hasil interograsi saksi AC, didapat keterangan bahwa laptop tersebut milik anak angkatnya bernama MVR. Polisi kemudian bergerak ke Jalan Dewi Sri II Kuta dan berhasil menangkapnya.

Di kamar kosnya, polisi menemukan barang bukti hasil curian lainnya yakni 1 buah tablet merk Huawei warna hitam, dan 1 buah Hp merk Microsop. “Dia mengakui mencuri di Jalan Sri Rama dengan cara memanjat tembok dan mencongkel pintu dapur,” ungkapnya.

Selain itu, tersangka asal Tanggerang Banten yang menginap sementara di Hotel Gemista Jalan Dewi Sri II Kuta, mengaku barang hasil curian diberikan kepada ibu angkatnya, saksi AC, untuk dijual. Sementara saksi sendiri tidak mengetahui jika barang yang dijual tersebut adalah hasil curian. (hen)