JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Akan Jadi Prioritas, Rencana Pembangunan Stadion Mengwi Digodok

BADUNG
Typography

MANGUPURA-fajarbali.com | Pemkab Badung melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mulai melakukan kajian untuk menggodok rencana pembangunan stadion bertaraf internasional di Mengwi. 

Kepala Bappeda Badung, I Made Wira Dharmajaya mengatakan, pembangunan stadion yang ditafsir menelan dana lebih dari Rp 600 miliar tersebut akan menjadi skala prioritas Pemerintah Kabupaten Badung. Saat ini katanya, kajian sudah mulai dilakukan. “Kita sudah mulai berproses. Saat ini kami harus matangkan soal lokasi dulu,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (13/9/2018).

Tahun 2018 ini, studi kelayakan atau feasibility study (FS) termasuk perluasan lokasi pembangunan stadion di Mengwi juga akan dilakukan. Hanya saja ia tidak merinci berapa biaya yang dialokasikan untuk merampungkan FS perluasan lahan ini. “Yang jelas untuk penyusunan FS perluasan lokasi sudah dianggarkan di APBD Perubahan tahun 2018,” kata Wira.

Selanjutnya, pada tahun 2019 akan dilanjutkan dengan pembebasan lahan dan penyusunan detail enginering design (DED). Untuk anggaran pihaknya masih menunggu hasil FS. “2019 baru follow up dengan pembebasan lahan dan penyusunan DED,” jelasnya.

Mengenai pengerjaan konstruksi, mantan Sekwan Badung ini memastikan dilakukan tahun 2020. “Kalau semua sudah beres (FS, pembebasan lahan dan DED, red), baru kegiatan konstruksi. Saya sih berharap tahun 2020 sudah ada kegiatan konstruksi,” katanya.

Selain itu, Wira juga menargetkan dalam tahun itu pembangunan konstruksi stadion bertaraf internasional sudah rampung, sehingga tahun 2021 saat perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali, stadion baru ini sudah langsung bisa digunakan. “Tahun 2020 harus sudah selesai karena tahun 2021 sudah digunakan untuk Porprov,” terangnya.

Sayangnya, pejabat asal Desa Sembung, Mengwi ini enggan membeberkan berapa biaya yang dibutuhkan untuk mewujudkan stadion ini. Namun, dari pernyataan Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa beberapa waktu lalu, pembangunan stadion bertaraf internasional ini membutuhkan anggaran sekitar Rp 600 miliar. 

Sekda Adi Arnawa kala itu menjelaskan, perluasan lahan akan dilakukan dibagian selatan yang menghubungkan Terminal Mengwi. Lahan baru tersebut akan digunakan untuk akses masuk stadion. Sementara untuk stadion sepenuhnya akan menggunakan lahan GOR yang ada sekarang.

“Untuk biaya belum berani saya sampaikan. Masih menunggu DED. Tapi, lokasi sudah pasti menggunakan GOR Mengwi. Nanti, GOR Mengwi dibongkar, stadion pull disitu. Untuk akses baru menggunakan lahan yang baru dibebaskan,” kata Wira.

Sementara untuk kapasitas stadion dirancang mampu menampung sekitar 20 ribu orang dengan tempat duduk yang single seat. Pada stadion yang akan dibangun ini pintu masuk rencananya akan dibangun dari selatan, yakni dari Terminal A Mengwi. Tamu VIP akan masuk melalui basemen sama halnya dengan atlet atau para pemain. Sehingga tidak lagi masuk melalui penonton yang lain atau pintu masuk biasanya. Stadion ini  juga akan dilengkapi ruang konferensi pers, ruang ganti dan ruangan seperti stadion biasanya.  

“Kalau dari segi kapasitas (stadion) kira-kira segitu (sebanyak 20 ribu orang, red) seperti yang disampaikan Bapak Sekda,” tukasnya. (put)