JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Ini Ternyata Pemicunya, Adik Tewas di Tangan Kakak Kandung

BADUNG
Typography

MANGUPURA-fajarbali.com | Terungkap sudah penyebab kematian Kadek Ari Permana Putra (28) yang tewas di tangan kakak kandungnya sendiri, Putu Permana Jaya (33) setelah cekcok mulut di lantai dua perumahan Dalung Permai Blok C Nomor 11, Banjar Lingga Bumi, Desa Dalung, Kuta utara, Minggu (11/2/2018) dinihari lalu.

Sang kakak ternyata tidak senang melihat teman korban (saksi Dandi, red) mabuk dan ingin menginap di rumah mereka. Menurut Kasat Reskrim Polres Badung, AKP I Made Pramasetia, dari hasil pemeriksaan terungkap kasus ini bernuansa ketidaksenangan tersangka dengan teman korban, saksi Dandi, yang ingin menginap di kamar korban.

Saksi ini diketahui mabuk dan muntah-muntah, saat mereka minum arak di lantai dua rumahnya. “Mereka awalnya minum arak, disana ada korban, temannya saksi Dandi dan tersangka. Tapi saksi muntah dua kali dan tidak bisa pulang, jadi korban ingin temannya menginap di rumah itu,” terangnya.

Namun, permintaan korban tidak ditanggapi sang kakak yang melarang saksi Dandi menginap di rumahnya. Tersanngka juga sempat memanggil kedua orangtuanya untuk naik ke lantai dua, dan memohon agar saksi Dandi tidak menginap. Melihat ada perselisihan diantara kakak beradik itu, orang tuanya yang juga seorang anggota polisi bertugas di Sabhara Polresta Denpasar, yakni Made Suardita (5) dan istrinya Ketut Maryani (53) mencoba menenangkan keduanya.

 

BACA JUGA: Tragis, Adik Tewas Dibantai Kakak

 

Bahkan, korban dalam kondisi mabuk sempat ditenangi oleh ibunya sambil dipeluk. Meski demikian korban tetap tidak terima karena temannya tidak bisa menginap dan terus ngomel-ngomel kepada kakaknya. Tidak terima diomelin sang adik, tersangka masuk ke kamar dan mengambil pisau lipat. Ia keluar dari kamar dan mendatangi korban yang sedang dipeluk oleh ibunya. Pisau lipat itu langsung ditusuk ke dada kiri adiknya hingga tepat mengenai jantung.

“Korban meninggal saat dipeluk ibunya,” ujarnya. Penusukan itu sontak membuat panik keluarga, dan korban dilarikan ke RSUD Mangusada Badung, kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar. Sayang, nyawa korban tidak bisa tertolong dan akhirnya merengang nyawa.

Terkait kasus ini, AKP Pramasetia mengatakan pihak keluarga korban tidak mau mengotopsi terhadap jenazah Kadek Ari Permana Putra. Sedangkan di sisi lain, penyidik kepolisian sangat membutuhkan hasil otopsi tersebut. “Ya keluarga korban tidak mau otopsi,” tandasnya.

Diberitakan, peristiwa kematian Kadek Ari Permana Putra (28) ditangan kakak kandungnya, Putu Permana Jaya (33) terjadi di Perumahan Dalung Permai Blok C Nomor 11, Banjar Lingga Bumi, Desa Dalung, Kuta utara, Minggu (11/2) sekitar pukul 02.00 dinihari lalu. Ketiganya awalnya minum arak di lantai dua. Tiba-tiba saja korban dan pelaku cekcok mulut. Pelaku marah dan kemudian menusuk dada kiri korban dengan pisau lipat tepat mengenai jantung. (hen)