JA Teline V - шаблон joomla Форекс

K. Inugroho Sebut Bali Layak Tuan Rumah PON XXI 2024

OLAHRAGA
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Bali layak menjadi tuan rumah PON ke XXI tahun 2024 mendatang. Penilaian tersebut disampaikan Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Tuan Rumah PON ke XXI tahun 2024, K. Inugroho, setelah melihat langsung ke 32 venus cabor di sembilan kabupaten/kota se-Bali.

"Setelah mendengar paparan Gubenur Bali dan juga Wakil Ketua DPRD Bali, telah memperkuat keyakinan kami bahwa Provinsi Bali sangat serius dan siap menjadi tuan rumah PON," katanya di Gedung Wiswashaba Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (02/03/2018).

Menurutnya, kedatangan timnya tersebut untuk melaksanakan pengecekan langsung, kondisi nyata di lapangan serta menilai tingkat kesiapan Provinsi Bali dan NTB sebagai bakal calon tuan rumah PON. "Yang mencalonkan diri menjadi tuan rumah PON ada tiga, Kalimatan Selatan, Bali bersama NTB, dan Sumatra Utara bersama Aceh, dan kami serentak sedang melakukan verifikasi," ujarnya.

Lebih lanjut menyampaikan, tim akan kembali melanjutkan meninjau venus yang belum, untuk melihat secara langsung baik venus serta sarana dan prasarana yang belum dikunjungi. Dan dalam penilaian ini, ada satu hal yang membanggakan timnya tersebut. Yakni komitmen Pemerintah Provinsi Bali melalui KONI untuk pembinaan olahraga usia dini yang berlangsung di masing-masing kabupaten/kota, mulai dari pekan olahraga tingkat kecamatan, kabupaten/kota sampai dengan Porprov.

"Ini saya rasa ini tidak terlepas dari pembinaan KONI Bali, yang sudah banyak terbukti dan teruji. PON di Jawa Barat berhasil meraih peringkat enam dari PON sebelumnya di peringkat sembilan. Saya kira ini hasil pembinaan usia dini, sehingga menjadi keberhasilan KONI Bali," ungkapnya. 

Hasil dari verifikasi ini, lanjutnya, akan dilaporkan untuk dijadikan pertimbangan sebagai penentu bakal calon tuan rumah PON dalam Musornas KONI yang berlangsung pada bulan April 2018. "Jadi mekanismenya, nanti kami akan menyampaikan laporan di dalam rapat Musornas. Dan kami akan menyampaikan laporan secara objektif. Sepertinya Bali sudah baik dan lulus," terangnya.

Sebelumnya, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika menyampaikan selamat datang kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan tersebut. Dimana tema yang akan diangkat dalam PON ke XXI tahun 2024 di Provinsi Bali, adalah 'Melalui PON ke XXI tahun 2024, Kita Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan, untuk Mewujudkan Budaya Olahraga menuju Prestasi tingkat Dunia'.

"Tema ini menyiratkan semangat kepada kita semua, bahwa Pekan Olahraga Nasional mampu memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa yang ber-Bhineka Tunggal Ika, mampu menjadikan olahraga sebagai budaya hidup, dan juga mampu mengangkat citra atau nama baik bangsa ke dunia internasional melalui prestasi," jelasnya.

Sementara untuk motto, sambung Pastika, yakni 'Sport, Tourism, and Culture'. Yang mengandung makna bahwa olahraga, pariwisata dan kebudayaan sebagai mana konsep 'there in one', yang merupakan satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan dari masyarakat Bali pada khususnya, dan dalam kehidupan berbangsa dan negara pada umumnya.

"Olahraga di samping sebagai wadah membangun kualitas sumberdaya manusia dan membentuk karakter bangsa, juga bisa menjadi daya tarik wisata (sport tourism). Jadi motto tersebut juga dapat diartikan, kedatangan insan olahraga pada PON mendatang, disamping berolahraga dan berkompetisi, juga berwisata dan menikmati budaya Bali. Konsep inilah yang nantinya akan kami kemas di Pulau Dewata dalam menyongsong PON ke XXI mendatang," kata Pastika.

Wakil Ketua DPRD Bali, I Gusti Bagus Alit Putra mengatakan, DPRD Bali sangat mendukung Bali sebagai tuan rumah PON. "DPRD siap ketok palu untuk mendukung dari segi perbaikannya. Karena sebagai tuan rumah PON, saya rasa manfaatnya sangat banyak sekali bagi Bali sendiri," seraya menambahkan Bali telah berhasil menjadi tuan rumah Asian Beach Games, serta event-event cabang olahraga internasional lainnya. "Itu artinya Bali selalu siap. Dan intinya kami dari DPRD siap mendukung melalui anggaran secara bertahap sampai dengan menjadi tuan rumah. Untuk itu tidak usah ragu-ragu untuk memilih Bali," jelasnya.

Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Pemuda Olahraga Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa melaporkan, visi Bali sebagai tuan rumah PON ke XXI tahun 2024 adalah terwujudnya PON yang bermanfaat, sukses penyelanggara, sukses prestasi, dan sukses ekonomi kreatif.

Sedangkan misinya adalah mewujudkan PON yang bermutu, efektif, dan efisien. Mewujudkan prestasi olahraga melalui pemecahan berbagai rekor baik nasional maupun internasional. Meningkatnya perekonomian yang berdaya saing dan berbasis potensi daerah. "Dalam pelaksanaanya, Pemerintah Provinsi Bali melalui KONI Bali telah mempersiapkan dan melengkapi proses administrasi keikutsertaan pada bidding PON pada tahun 2018. Dan secara resmi telah mendaftarkan diri serta melewati proses verifikasi kelengkapan administrasi sebagai tuan rumah PON," ujarnya.

Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Tuan Rumah PON ke XXI tahun 2024 direncanakan akan meninjau sebanyak 47 venus yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Bali, terhitung dari tanggal 28 Februari hingga 3 Maret 2018, untuk melakukan verifikasi sarana dan prasarana pendukung kesiapan sebagai tuan rumah PON XXI. (Alt)