JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Gashuku dan Kenaikan Tingkat KKI 2018 se-Bali Ditutup

OLAHRAGA
Typography

AMPLAPURA-fajarbali.com | Hampir 700 orang dari seluruh tingkat/pengcab se-Bali mengikuti Gashuku dan kenaikan Tingkat Kyu 1  dan Kyu 2, Kushin Ryu M Karate-do Indonesia (KKI) yang diinsiasi Pengprov KKI Provinsi Bali. Kegiatan akbar yang berlangsung dari 30 Juni-1 Juli 2018 itu dipusatkan di Pasraman Astika Dharma, Banjar/Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.

Gashuku 2018 juga dirangkai dengan pelantikan Pengcab KKI Kabupaten Buleleng, Bangli dan Karangasem. Ke depan, Pengprov KKI Bali merancang Gashuku dan kenaikan tingkat secara rutin, minimal setahun sekali. Demikian dikatakan Ketua Umum Pengprov KKI Bali AA Ngurah Mahendra, saat menutup kegiatan, Minggu (1/7/2018).

Mahendra menambahkan, kuantitas dan kualitas KKI se-Bali semakin meningkat signifikan. Hal ini bisa diukur dari meningkatnya jumlah dojo dan jumlah prestasi tingkat provinsi, nasional dan internasional yang dipersembahkan atlet KKI Bali. “Saya kira KKI di Bali ini semakin berkembang. Dibuktikan dengan prestasi yang berhasil diraih atlet kita,” sebutnya.

Melalui pelantikan pengurus pengcab, pengusaha jasa ekspedisi ini berharap KKI Bali semakin kuat dan solid. Mahendra juga memberikan apresiasi kepada Ketua Harian KKI Pengprov Bali Gede Pasek Suardika (GPS) yang telah menyediakan fasilitas luar biasa. “Bersyukur kita punya ketua harian yang menyediakan tempat luar biasa ini. Fasilitas lengkap, dan tempat latihan representatif,” ujar dia.

Sejak dilantik 2016 lalu, sebagian besar pihak mengaku puas dengan kinerjanya dalam menggerakkan roda organisasi. Prestasi di awal, Mahendra berhasil memvalidasi jumlah dojo, penyandang sabuk hitam, dan siswa yang berlatih di masing-masing dojo. Awalnya, jumlah dojo di Bali tercatat 105, penyandang sabuk hitam 351 orang, dan siswa yang sedang berlatih di masing-masing dojo hampir 4 ribu karateka. “Dulu datanya masih kacau. Sehingga validasi itu yang kami garap di awal kepemimpinan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, GPS mengatakan Gashuku merupakan kegiatan latihan bersama keluarga besar KKI se-Bali dari semua tingkatan, sebagai ajang membangun tali silaturahmi dan untuk menyamakan, serta menyempurnakan gerak karate di perguruan KKI.

Selaku ketua harian, ia ingin mendesain dan memetakan segala potensi besar di dalam tubuh KKI, dalam konteks pengembangan prestasi karateka Bali ke depan. Menurut dia, selama ini KKI telah berperan besar dalam menunjang prestasi karateka di Pulau Dewata. “Kuncinya ada di masing-masing dojo, sebagai ujung tombak kemajuan KKI,” sebutnya.

Lebiih lanjut, politisi Bali yang berkibar di kancah nasional ini menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali, khususnya anggota KKI yang mungkin selama ini jarang bertemu langsung dengannya. Mengingat segudang aktivitasnya. Namun demikian, ia tak akan lupa dengan kewajiban terhadap tanah kelahirannya. “Jadi mohon dimaklumi kesibukan saya. Tapi setiap ada kesempatan saya selalu ke Bali, bertemu ‘semeton’ dan mengabdi untuk tanah kelahiran saya,” ujar dia.

Sebelumnya, Ketua Umum PP KKI Oesman Sapta Odang (Oso) mengatakan, olahraga karate sangat berbeda dengan olahraga lainnnya. Sebab, Kushin Ryu itu sifatnya dilatih untuk membunuh. Menghantam dan menghentikan musuh. "Kami akui organisasi di KKI Bali terbaik di nasional sekarang ini," ujar Oso sewaktu pelantikan AA Ngurah Mahendra, di Denpasar. (eka)