JA Teline V - шаблон joomla Форекс

"Outcome" SMK BKM Badung Jadi Tenaga Kesehatan Andal

PENDIDIKAN
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | SMK Kesehatan Bali Khresna Medika (BKM) Badung menargetkan lulusannya menjadi tenaga kesehatan andal. Lulusan SMK kesehatan juga diharapkan dapat melanjutkan studi yang relevan dengan bidang ilmunya di perguruan tinggi (PT) berkualiatas.

“Kami ingin, tahun depan banyak lulusan yang melanjutkan studi, baik di PT Bali atau luar Bali. Itu membuktikan nanti kualitas mereka di lapangan, sejauh mana pembelajaran dan praktiknya di sekolah akan terbukti di perguruan tinggi,” demikian disampaikan Kepala SMK Bali Khresna Medika, I Wayan Suparta di sela-sela acara Pelepasan Siswa SMK Kesehatan BKM Badung Tahun Pelajaran 2017/2018, Kamis (10/5/2018) di Hotel Aston Denpasar.
 
Suparta menjelaskan, lulusan SMK Bali Khresna Medika sudah berkualifikasi untuk menempati beberapa posisi di lembaga pelayanan kesehatan masyarakat. Hal itu diperkuat dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 80 Tahun 2016 oleh Menteri Nila Farid Moeloek, tanggal 29 Desember 2016. "Dengan adanya wadah Profesi Asisten Tenaga Kesehatan yang mengakomodasi lulusan SMK kesehatan dapat berkarier sebagai asisten tenaga kesehatan," tambahnya.

Suparta mengungkapkan, hingga saat ini para lulusan tercatat sudah bekerja di beberapa lembaga. Beberapa di antaranya mengisi lowongan di apotek-apotek, poliklinik, hingga homecare. “Sedari dulu kami sudah antisipasi bahwa tamatan Smk kesehatan agar bisa bekerja, atau bekerja sambil melanjutkan. Walaupun kualifikasi tamatan SMK belum bisa masuk jadi perawat, namun demikian, sudah diakomodasi dengan profesi asisten tenaga kesehatan.”
 
Selain bekerja, Suparta mengatakan ada tiga lulusan yang sudah diterima di program studi Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018. Beberapa di antaranya juga telah terdaftar sebagai calon mahasiswa di salah satu PTS Surabaya.
 
“Dari tahun ke tahun tetap mempertahankan prestasi itu. Mudah-mudahan tahun ini lebih banyak diterima lewat jalur SBMPTN di perguruan tinggi favorit,” harapnya.
 
Suparta juga menginginkan, para siswa yang hendak masuk ke perguruan tinggi, supaya banyak diterima di program studi kedokteran umum. “Ini juga sebagai bukti bahwa tamatan kami yang diisukan tidak dapat lanjut ke Fakultas Kedokteran, tapi sudah tiap tahun selalu dapat tempat di Fakultas Kedokteran,” pungkas dia.
 
Sebanyak 63 siswa SMK Bali Khresna Medika Badung dilepas secara meriah, dan dihadiri para siswa, guru, dan orangtua. Nilai hasil dari pembelajaran siswa juga dinyatakan sangat baik dan lulus 100 persen dengan predikat sangat baik. (eka)