JA Teline V - шаблон joomla Форекс

PENDIDIKAN
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Bali mengadakan seleksi bagi calon mahasiswa baru (Maba), Senin (2/7/2018) pagi di Kampus Pusat, Jalan Seroja, Denpasar. Sebanyak 306 orang telah terdaftar di gelombang pertama.

Wakil Rektor Bidang Akademik yang juga ketua panitia seleksi, Pande Wayan Bawa menegaskan, tahun ini jumlah pendaftar berjumlah 306 orang pada gelombang pertama. Itu dikatakan meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya mencapai 500 orang secara keseluruhan.

 

Pande Bawa juga memprediksi, jumlah pendaftar bakal meningkat 15 persen pada gelombang kedua. Jika diakumulasikan, diprediksi jumlah mahasiswa baru tahun ini, baik dari dua gelombang berjumlah 600 hingga 700 orang.

 

"Umumnya pendaftar di gelombang kedua lebih banyak daripada gelombang pertama. Pendaftar didominasi dari masyarakat NTB dan NTT," ungkap Pande Bawa.

 

Calon mahasiswa baru diseleksi melalui dua tahapan, yakni tes tulis dan wawancara. Tes kesehatan dan kompetensi keolahragaan juga dilalui bagi pemilih program pendidikan olahraga.

 

Hasil seleksi, kata Pande Bawa, bakal diumumkan pada 6 Juli 2018. "Pendaftaran ulang gelombang pertama, yaitu tanggal 7 sampai 14 Juli 2018. Untuk tes gelombang kedua diadakan tanggal 28 Agustus dan diumumkan hasilnya 31 Agustus nanti," terangnya seraya mengatakan pendaftaran bagi peserta gelombang kedua diadakan 1-5 September 2018.

 

Sementara itu, Rektor IKIP PGRI Bali, Dr. I Made Suarta menyebut institusi keguruan yang dipimpinnya untuk ketiga kali itu tetap mengedepankan pola pendidikan enterprenuership.

 

"Program kami ke depan akan mengembangkan kompetensi para mahasiswa, baik itu seni, teknologi, akademik, maupun olahraga. Itu penting karena IKIP tidak saja melahirkan sarjana pendidikan, namun pendidikan menghasilkan sarjana yang 'sujana', beeguna di segala bidang," kata rektor yang aktif berkesenian itu.

 

Pengembangan minat dan bakat, kata Suarta, telah dikembangkan melalui Inkubator Bisnis Teknologi (IBT). "Melalui UKM-UKM juga kami kembangkan kemampuan mahasiswa. Kami juga sesuaikan program kependidikan yang sejalan dengan apa kondisi yang terjadi saat ini," tambahnya.

 

Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali, I Gusti Bagus Arthanegara juga menyampaikan hal senada. Untuk menunjang keberlangsungan pendidikan mahasiswa di IKIP, lembaga telah menyiapkan segudang beasiswa.

 

"Kami berikan fasilitas beasiswa seperti beasiswa PPA (Peningkatan Prestasi Akademik), beasiswa belajar mahasiswa, beasiswa institusi, beasiswa Bidik Misi, beasiswa tugas akhir, dan masih banyak lagi," kata Arthanegara.

 

Dengan demikian, perhatian lembaga bagi para mahasiswa tersebut diharapkan dapat memacu keinginan belajar para calon mahasiswa meraih prestasi sekaligus termotivasi untuk dapat berkontribusi bagi kemajuan lembaga. (eka)