JA Teline V - шаблон joomla Форекс

STIKES Bali Lepas 241 Sarjana Keperawatan

PENDIDIKAN
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bali I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp.,M.Ng.,PhD., melepas 241 Sarjana Keperawatan pada Wisuda Periode III tahun 2018, Rabu (8/8/2018) di Convention Hall STIKES Bali.

Perjuangan mereka untuk menjadi perawat profesional belum usai, karena para wisudawan ini harus mengikuti pendidikan pada jenjang Profesi Ners.

Karenanya, Darma Suyasa memohon kepada seluruh orangtua wisudawan agar mendukung proses profesi Ners sampai pada pelaksanaan uji kompetensi di tahun 2019. Jika dilihat dari komposisinya, para Sarjana Keperawatan STIKES Bali yang dilepas sangat membanggakan, yakni 9,95 persen lulus dengan predikat Dengan Pujian, 89,2 persen lulus dengan predikat Sangat Memuaskan, dan 0,83 persen lulus dengan predikat Memuaskan.

Sementara untuk lulusan terbaik pertama diraih oleh I Gusti Ayu Utari Harmoni (IPK 3,89). Disusul  Tahani Surya Kateran E  (IPK 3,84), serta di posisi ketiga Ida Ayu Anggun Jelita Frenada (IPK 3,83).

“Kami mengucapkan selamat untuk seluruh wisudawan dan segenap para orangtua. Waktu 4 tahun perjuangan mereka dalam mengikuti kuliah, praktik di laboratorium, dan klinik telah membuahkan hasil yang gemilang sehingga bisa kita saksikan bersama, mereka hari ini diwisuda,” kata pria lulusan s3 di Australia ini.

Untuk penerimaan mahasiswa baru, menurut Darma Suyasa, tercatat 1.033 orang mendaftar sebagai calon mahasiswa baru dan sudah dinyatakan dinyatakan lulus sejumlah 315 orang jalur PMDK, 138 jalur tes tulis, 55 orang jalur program B dari DIII Keperawatan ke S1 Keperawatan dan 212 orang ke Profesi Ners. Untuk jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau dari SPK ke DIII, sebanyak 40 orang akan dilakukan asesmen tanggal 9-10 Agustus 2018. “Ada yang ke luar, ada pula yang masuk,” imbuh dia.

Terkait pelaksanaan Tridharma Peguruan Tinggi, dia melanjutkan, STIKES Bali telah melaksanakan dengan baik, lancar dan selalu tunduk kepada peraturan dan perundangundangan yang berlaku dalam kancah Pendidikan Tinggi. Pelaksanaan pengajaran berjalan dengan lancar karena didukung oleh fasilitas yang memadai, yang secara kontinue dilengkapi dan dikembangkan sesuai dengan perkembangan IPTEK di bidang pendidikan dan kesehatan.

Menariknnya, STIKES Bali tanggal 2-4 Juli 2018 menjadi tuan rumah pelaksanaan National University Debating Championship tingkat LLDikti Wilayah VIII, dan tim debat bahasa Inggris dari STIKES Bali maju ke tingkat nasional mewakili LLDikti Wilayah VIII tanggal 15-21 Agustus 2018.

Demikian juga, tim debat Bahasa Indonesia dari STIKES Bali akan mewakili LLDikti Wilayah VIII untuk debat bahasa Indonesia tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Universitas Negeri Malang. Ini merupakan sebuah bukti nyata bahwa STIKES Bali merupakan sebuah institusi yang kredibel dan berkualitas dari segi sarana dan sumber daya manusia dan memiliki potensi-potensi mahasiswa yang mampu bersaing baik pada tingkat lokal, nasional dan internasional.

Lebih lanjut, di bidang Penelitian dalam 2 tahun terakhir, STIKES Bali mengelola 84 judul penelitian dan 20 kegiatan pengabdian dengan dana dari Dikti, Yayasan, partner univesity dan dana dari Desa Binaan.

Kegiatan Student and Faculty Exchange (Pertukaran mahasiswa dan Dosen) yang kami galang sejak tahun 2008 terus tumbuh dan berkembang serta menjadi salah satu program unggulan di STIKES Bali. Alumnus-alumnus kami yang mengikuti program ini terserap dengan sangat baik di lapangan kerja karena pengetahuan global serta kemampuan berbahasa asing yang mereka miliki.

“Saat ini kami memiliki kerjasama dengan 6 College of Nursing di Thailand, dengan 1 College of Public Health, 1 College Thai Traditional Meadicine, juga dengan St Louis College di Bangkok Thailand, dengan Mahidol University Bangkok Thailand, dan National Taipei Unversity of Nursing and Health Sciences. Kerjasama dengan institusi pengiriman tenaga kerja ke Jepang,” ungkapnya.

STIKES Bali juga telah menandatangani MoU dengan Yayasan Bina Mandiri ASEAN, dan dengan Hapinesu Fukushikai Jepang berkaitan dengan kegiatan magang dan belajar Bahasa Jepang di Jepang. Mulai tahun 2018, program magang mahasiswa ke Jepan gakan dimulai. Wisuda juga dihadiri Kepala LLDikti, Yayasan PPLPK Bali, Kadiskes Kota Denpasar, direktur sejumlah rumah sakit negeri dan swasta. (gde)