JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Semarak HUT ke-VIII FPS Unhi Wadahi Kreativitas Pelajar SMA/SMK se-Bali

PENDIDIKAN
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Menyambut har jadinya yang ke-VIII, pada Februari 2018, Fakultas Pendidikan Agama dan Seni (FPS)  Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar, membuka kesempatan bagi pelajar SMA/SMK se-Bali unjuk kebolehan dengan beberapa lomba, di antaranya Lomba Cerdas Cermat (19/2/2018), Lomba Dharma Gita SMA (21/2/2018), Dekan Cup Lomba Tari Teruna Jaya (23/2/2018), Lomba Lukis (24/2/2018), Kuliah Umum (26/2/2018), dan diakhiri dengan Gebyar Kreativitas pada puncak HUT (28/2/2018).

Rangkaian hari ulang tahun (HUT) dimulai Sabtu (17/2/2018) dengan yoga massal di kampus setempat. Yoga itu melibatkan ratusan peserta dari civitas akademika, warga sekitar, pegawai dan masyarakat umum. Selain sudah menjadi tradisi rutin tiap Sabtu pagi, yoga juga dianggap tepat untuk memulai suatu kegiatan, karena membuat pikiran dan jiwa menjadi seimbang. Demikian dikatakan Dekan FPS Unhi Prof. Dr. Ida Ayu Gde Yadnyawati, M.Pd., usai mengikuti yoga massal, Sabtu (17/2/2018) di Kampus Unhi.

Merefleksi usia ke-VIII fakultas yang dipimpinnya, Yadnyawati berencana menggenjot sejumlah program prioritas, terutama peningkatan akreditasi empat program studi (prodi) yang dikelola FPS. “Pertama jelas kita berbenah, menyusun masing-masing job discreption, memantapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, selanjutnya target kita meningkatkan akreditasi prodi yang kita kelola, semoga bisa A,” kata dia.

Meski belum genap sebulan dilantik menjabat Dekan FPS, Yadnyawati optimis mencapai target strategisnya, mengigat potensi yang dimiliki FPS Unhi sangat mendukung. Seperti sumber daya manusia (SDM) yang terdiri dari beberapa profesor, doktor dan minimal strata dua. “Harus tetap optimis, disertai kerja keras semua pihak,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Senat Unhi Komang Atik Partayanti menjelaskan, peringatan hari jadi fakultas adalah momentum mempererat tali silaturahmi antarcivitas akademika, warga sekitar kampus, serta masyarakat umum.

Melalui yoga massal tersebut membuktikan Unhi sebagai kampus-nya umat Hindu selalu berkomitmen memberi kontribusi positif terhadap kesehatan warga. “Rangkaian HUT tahun ini kami angkat ‘Saniagam Brahmacari’ dengan tema ‘Anom Satya Dharma. Jadi kami menggali potensi-potensi pelajar SMA/SMK se-Bali melalui perlombaan,” kata dia memungkasi.

Insstruktur yoga Unhi Dr. I Gusti Bagus Wirawan, M.Si., memaparkan, peserta yang hadir diberikan Ata Yoga yang merupakan bagian dari yoga besar. Ata yoga, kata dia, lebih dikonsentrasikan pada gerakan tubuh. Karenanya, dalam latihan ada beberapa tahapan.

Pertama, masih menurut Bagus Wirawan, diawali dengan melantunkan Gaya Tri Mantra sebanyak tiga kali, dan Pranawa Om sebanyak lima kali.  Hal ini dimaksudkan membersihkan lima lapisan badan, yaitu Panca Maya Kosa, dari Anamaya Kosa sampai Ananda Maya Kosa. “Untuk peserta non-Hindu, jangan khawatir, kami persilahkan melantukan sesuai ajaran masing-masing,” sebutnya.

Pembersihan lapisan tersebut dianggap sangat penting untuk membersihkan diri dari makanan dan minuman yang kita konsumsi, hingga menembus lapisan kebahagiaan. “Pada dasarnya, yoga adalah ke dalam, mulat sarira (introspeksi), masuk kelapisan badan itu sampai bertemu dengan sang jati diri untuk mencapai kesehatan dan kebahagiaan,” tandas dia. W-009