JA Teline V - шаблон joomla Форекс

DPRD Bali Lantik Dauh Wijana dan Made Sutena

POLITIK
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | DPRD Bali akhirnya resmi melantik I Made Dauh Wijana dan Made Sutena sebagai anggota DPRD Bali di sisa masa jabatan 2014-2019, Senin (14/5/2018). Kedua nama tersebut merupakan Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Tjokorda Raka Kerthiyasa yang maju sebagai calon Bupati Gianyar dan Ketut Mandia yang maju sebagai Calon Wakil Bupati Klungkung.

Dauh Wijana diangkat menjadi anggota DPRD Bali melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 161.51-1580 Tahun 2018. Sedangkan Made Sutena melalui Keputusan Nomor 161.51-1578 Tahun 2018. Dengan demikian, Cok Ibah (Sapaan Tjokorda Raka Kerthyasa) dan Ketut Mandia sudah tak lagi menjadi anggota dewan. Hal ini tertuang dalam Surat Pemberhentian Anggota DPRD Bali yang dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri Bernomor  161.51-1579 tahun 2018 dan Nomor 161.51-1577 Tahun 2018.

Seusai pelantikan, Dauh Wijana mengaku tak menyangka jika dirinya akan kembali duduk sebagai anggota DPRD Bali. “Tentu rasa bersyukur saja lah. Jadi ada kesempatan untuk kita melakukan tugas dan pengabdian yang akan saya lakukan dengan sebaik-baiknya, apalagi saya dulu pernah," papar politikus asal Desa Tegalalang, Kecamatan Tegalalang ini.

Dirinya tak mempermasalahkan dimana nantinya akan ditempatkan. Ia mengaku siap mendapat tugas. Hanya saja, dirinya mengaku mendapat informasi akan diterjunkan di Komisi IV yang ditinggalkan oleh kompatriotnya di Golkar yakni Tjok Ibah.

"Saya kira nggak masalah. Saya di manapun di tugaskan siap. Mungkin karena ini masih sisa periode mungkin saya di Komisi IV," tandasnya.

Sementara itu, PAW Ketut mandia Made Sutena menyatakan bahwa dirinya menjadi anggota dewan merupakan penugasan dari partai. “Ya ini kan penugasan partai, karena merupakan amanat partai. Kami selaku kader partai baik di tempatkan maupun tidak harus siap," jelasnya.

Baginya menjadi anggota dewan tak mudah. Apalagi amanat dari rakyat juga cukup berat. Untuk itu, perlu adanya persiapan dalam mengawal aspirasi masyarakat, khususnya Klungkung.

"Ini juga berat mengemban amanat partai untuk terus berusaha sebagai petugas partai disamping juga memperjuangkan aspirasi masyarakat," akunya.

Mengenai posisinya, Made Sutena mengaku akan meneruskan perjuangan Ketut Mandia di Komisi IV. "Kalau berdasarkan sedikitnya pengalaman kami harus belajar juga di Komisi IV. Walaupun dahulu saya pernah setengah periode di Komisi II dan setengah periode di Komisi I. Karena itu bidang pendidikan, kesehatan, dan pariwisata itu," pungkasnya. (her)