JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Garda Pemuda Nasdem Giring Pemilih Pemula Untuk Mantra-Kerta

PILGUB BALI 2018
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Pesan politik yang disampaikan anak muda saat ini semakin berpengaruh dalam mengawal demokrasi bangsa sebagai garda terdepan. Tidak saja saat momen Pilkada di daerah, kiprah gerakan kepemudaan sudah diawali sejak pergerakan kemerdekaan.

"Anak muda  sebagai poros utama pergerakan kemerdekaan Indonesia di era kekinian memegang peranan sentral yang kuat dalam membentuk opini publik dalam membawa pesan perubahan," papar Wakil Sekretaris Garda Pemuda Nasdem Provinsi Bali, Bagus Santa Wardana, Se, Msi.

Pemuda juga sebagai generasi emas yang memiliki ide serta gagasan kreatif untuk mengawal pembangunan daerah kedepan. Bagus Santa berpendapat kiprah generasi muda saat ini juga sangat terlihat pada Pilgub Bali 2018. Denpasar sebagai kota yang sangat heterogen dan plural juga menggerakkan kaum muda untuk tidak diam serta berfikir realistik dan rasional ikut menentukan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali pilihan.

Organisasi kepemudaan sudah mulai berfikir dan bergerak menilai sosok pemimpin yang layak serta dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat Bali kedepan. Tergabung dalam Garda Pemuda Nasdem Provinsi Bali, Santa juga mengatakan Generasi muda di Kota Denpasar mulai merapatkan barisan dan mengarahkan dukungan kepada pasangan Mantra-Kerta (Ida Bagus Rai Dharma Wijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta).

Pergerakan kaum muda ini sebanding dengan pergerakan relawan Mantra-Kerta yang bergerak masif. Hanya saja kalangan muda yang tergabung dalam jaringan Ormas, sayap partai dan Garda Pemuda Nasdem pergerakannya lebih tajam merangkul dukungan dikalangan muda.

"Dukungan generasi muda untuk pasangan Mantra-Kerta pada Pilgub Bali sudah semakin kuat, bergerak masif hingga tingkat desa dan banjar. Berani hadir tidak hanya mewakili kelembagaan atau sayap partai tetapi sudah berani berbicara secara pribadi. Kita berusaha membuka pemikiran anak muda di bawah serta mengajak mereka  untuk  berfikir secara rasional memilih pemimpin sesuai nalar dan logika bahwa pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali Ida Bagus Rai Dharma Wijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta akan memnetikan perubahan pembangunan yang lebih baik terhadap Bali," jelas Staf Ahli DPRD Provinsi Bali ini.

Penguatan dukungan terus terbangun hingga obrolan di warung kopi dan berlanjut di media sosial yang kemudian sangat kuat mempengaruhi dukungan yang lebih luas masyarakat. Kondisi ini menjelaskan bahwa kekuatan multi level marketing tidak hanya diartikan untuk gaya bisnis tetapi development dalam gaya marketing politik bergaya anak muda.

Fakta di lapangan menyajikan data pemilih muda atau swing porter di Bali hampir  mencapai 40 persen dan mampu berinteraksi aktif melalui komunikasi di media sosial. Hadirnya sosok Mantra-Kerta dalam Pilkada Bali yang dekat dengan generasi mida langsung mendaoatkan sambutan hangat.

Kekuatan dan kefiguran yang dimiliki pasangan ini benar-benar telah membius generasi muda, membuka pandangan bahwasanya pasangan Mantra-Kerta tidak hanya mampu membangun opini publik namun lebih pada keterbukaan pikiran masyarakat bahwa Mantra-Kerta sosok pemimpin yang bisa dihatapakan dan tepat bagi Bali lima tahun kedepan.

"Membangun daerah dengan kebijaka-kebijakan yang populis prorakyat dan sifatnya mengaktualisasi anak muda, pengusaha muda hinggga seniman muda. Sosok Mantra-Kerta dinilai mampu membangkitkan gairah anak muda untuk menggolkan satu visi satu misi bersama Mantra-Kerta. Kita akan coba untuk bisa mempengaruhi 40 persen kalangan muda secara signifikan dalam menggiring dukungan, kita pastikan pemilih di kalangan milenial mengarah untuk paket Mantra-Kerta," tegasnya.

Lebih jauh Bagus Santa menjelaskan di organisasi sayap Partai Nasdem banyak gerakan kepemudaan yang terbangun dan menyasar seluruh aspek, sehingga kekuatan ini akan semakin optimal dalam ikut mempengaruhi masyarakat dalam mencari soaok pemimpin. Bertolak pada peningkatan kecerdasan politik yang terus menguat di tengah masyarakat juga dipastikan akan melahirkan pemimpin yang juga berkarakter kuat. (kdk)