Josko Gvardiol Ungkap Kerinduan pada John Stones dan Bernardo Silva di Manchester City
FajarBali.co.id Josko Gvardiol mengungkapkan kerinduannya terhadap John Stones dan Bernardo Silva yang meninggalkan Manchester City musim panas ini, seperti dilansir dari Detik Sport.
Kedua pemain senior itu pergi setelah kontrak mereka habis dan tidak diperpanjang, dengan Stones pindah ke Inter Milan dan Silva bergabung dengan Real Madrid.
Gvardiol yang menghabiskan tiga tahun bersama Stones dan Silva di City menganggap keduanya sebagai sosok penting dalam skuad dan mendoakan kesuksesan mereka.
"Ketika saya masih muda, saya tidak akan mengatakan John adalah idola saya karena saya sudah menjadi bek, tetapi dia adalah salah satu bek terbaik. Ini rahasia, tetapi setiap musim saya memintanya untuk menandatangani kaus untuk saya," ujar Gvardiol dalam wawancara dengan The Athletic.
Gvardiol menjelaskan kedekatannya dengan Stones, yang kerap menjadi sosok lucu dalam berbagai kesempatan bersama tim.
"(Kami) sangat dekat. Kami membahas sepak bola, tapi tak setiap saat karena tak mungkin membahas sepak bola setiap hari - terkadang kami perlu istirahat. Setiap kali kami makan malam tim, pesta, atau apa pun, dia adalah salah satu orang yang paling lucu, dia dan Matheus Nunes.
Dia lucu. Sekarang kami harus melihat, karena John telah pergi, jadi dia akan merindukan belahan jiwanya."
Dia juga memuji Bernardo Silva sebagai sosok yang hebat dan mengakui kehilangan besar yang dirasakan tim dengan kepergian keduanya.
"Juga, Bernardo, keduanya adalah orang dan karakter yang hebat. Seberapa besar kehilangan yang kami alami? Kami akan mengetahuinya ketika kami berkumpul kembali di awal musim, tetapi kami akan merindukan keduanya."
Gvardiol menyebut Inter Milan sebagai klub yang tepat untuk Stones dan menganggap kepindahan Silva ke Spanyol sebagai sebuah kembalinya ke tempat asalnya.
"(Inter) adalah klub yang sempurna untuk John. Dia pasti akan senang berada di Italia dan juga Bernardo kembali ke tempat asalnya - dia sudah lama sekali membicarakan Spanyol!" tegas Gvardiol.