Marcus Rashford Kembali ke Manchester United Setelah Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Marcus Rashford akan kembali memperkuat Manchester United pada musim baru setelah menyelesaikan tugasnya bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, dilansir dari Bola.

Rashford awalnya diperkirakan tidak akan memakai seragam MU lagi setelah masa peminjaman di Barcelona tidak diperpanjang karena klub Katalonia memilih tidak mengaktifkan klausul pembelian permanen senilai 26 juta paun.

Barcelona justru merekrut Anthony Gordon dari Newcastle United, sementara Tottenham Hotspur juga dikabarkan tertarik merekrut Rashford, membuat masa depan pemain berusia 28 tahun ini belum pasti.

Mantan pemain MU, Paul Parker, menilai Rashford harus merasa malu karena Barcelona lebih memilih Gordon.

"Hal terbesar adalah bagaimana dia bisa kembali mendapatkan kepercayaan dari rekan-rekan setimnya? Dia tidak menjalankan tugasnya dengan baik, tetapi semua orang membiarkannya hingga akhirnya mereka mengetahui seperti apa dirinya," ujar Parker kepada PariuriX, dikutip Express.

Parker menambahkan, "Pada masa saya dulu, pemain senior pasti sudah menariknya dan melakukan sesuatu yang tidak akan menyenangkan baginya."

Kesempatan Rashford kembali ke MU muncul karena Barcelona tidak mempermanenkannya. "Dia mendapat kesempatan kecil untuk kembali dan, sejujurnya, kesempatan itu hanya datang karena Barcelona tidak menginginkannya lagi," kata Parker.

"Mereka memilih mengeluarkan uang lebih banyak untuk Anthony Gordon. Rashford seharusnya merasa malu. Ketika mereka memutuskan mengeluarkan uang sebanyak itu untuk Gordon, dia seharusnya merasa malu," tambah mantan bek MU tersebut.

Keputusan Barcelona merekrut Gordon sempat mengejutkan karena alasan finansial disebut menjadi kendala mempermanenkan Rashford. Selain Tottenham, AS Roma juga disebut tertarik pada Rashford, namun gaji tinggi Rashford yang mencapai 325 ribu paun per pekan menjadi hambatan.

Parker menegaskan Rashford masih memiliki peluang membuktikan diri namun tantangannya berat.

"Kalau dia benar-benar serius ingin membuktikan dirinya lagi, itu akan menjadi tantangan besar baginya," ujar Parker.

"Suporter tidak akan langsung menerimanya hanya karena satu pertandingan atau satu gol. Dia harus bekerja keras secara konsisten," lanjutnya.

Parker juga menyoroti sikap Rashford di luar lapangan saat kembali ke MU.

"Bagaimana sikapnya saat duduk di bangku cadangan menyaksikan pertandingan? Bagaimana perilakunya saat latihan dan dalam kehidupan sosial? Itu menjadi salah satu masalah besar dan alasan mengapa dia berada dalam situasi seperti sekarang," papar Parker.

"Masih banyak yang harus dia lakukan dan buktikan. Sejujurnya, ini adalah kesempatan terakhirnya. Benar-benar kesempatan terakhir," tutup Parker.

Sebelum masa peminjaman di Barcelona dan Aston Villa, hubungan Rashford dengan mantan pelatih MU, Ruben Amorim, dilaporkan memburuk. Namun, Michael Carrick diyakini memiliki hubungan berbeda dengan Rashford dan ingin memasukkan sang penyerang ke skuad musim depan.

Editors Team
Daisy Floren