JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BADUNG
Typography
MANGUPURA - fajarbali.com | Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengungkapkan komitmennya untuk menjadikan Kuwum sebagai desa wisata. Untuk itu rest area dan pasar rakyat Kuwum akan ditata, setelah itu Banjar Kuwum, Nyelati, Balangan dan Balangan Kangin akan dikoneksikan melalui jalan lingkar. Demikian pula halnya dengan pembangunan sport center, sampai kepada pembangunan BLK berbasis pendidikan vokasional untuk menyiapkan SDM yang siap kerja.




 “Semua itu kami lakukan untuk memberdayakan masyarakat dan memaksimalkan potensi lokal yang ada di Desa Kuwum sehingga roda perekonomian menjadi berputar,” kata Bupati Giri Prasta saat menghadiri karya Melaspas Ngenteg Linggih Nyanggar Agung di Banjar Adat Kuwum, Jumat (21/8/2020). 




Digelarnya karya tersebut seiring dengan rampungnya pembangunan fisik Bale Banjar, Pura Melanting dan Pura Dugul, Br Adat Kuwum yang merupakan hasil bantuan dana hibah dari Pemkab Badung. Pada kesempatan tersebut Bupati juga ngaturang ayah mendem pedagingan dan menandatangani Prasasti Balai Banjar, Pura Melanting dan Pura Dugul. Serta untuk mensukseskan pelaksanaan yadnya yang digelar oleh masyarakat Kuwum Bupati Giri Prasta secara pribadi menghaturkan punia sebesar Rp, 25 juta.




Lebih lanjut Giri Prasta dihadapan masyarakat menyampaikan apresiasi atas semangat warga untuk mewujudkan pembangunan Balai Banjar, Pura Melanting dan Pura Dugul yang ada di wilayahnya. "Inilah yang namanya from zero to Hero. Sangat luar biasa krama Banjar Adat Kuwum melaksanakan perubahan yang berkualitas. Kami di eksekutif sudah sepakat dengan legislatif untuk selalu mengedepankan program yang mensejahterakan masyarakat Badung. Berkenaan dengan rampungnya pembangunan Balai Banjar, Pura Melanting dan Pura Dugul Br. Adat Kuwum, ini merupakan simbol adat dan agama yang akan kita jadikan legacy untuk generasi penerus" ujar Bupati Badung yang juga didampingi Ketua DPRD Putu Parwata.




Disisi lain Wayan Regep selaku anggota DPRD sekaligus Bendesa Adat Kuwum Nyelati menyampaikan terima kasih atas segala macam bentuk bantuan yang telah digelontorkan Bupati Badung dalam membantu masyarakat di Desa Adat Kuwum dan Nyelati. "Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Bupati sekaligus memohon kepada beliau agar senantiasa membantu Desa Kuwum kedepannya, baik itu dari sektor ekonomi, pendidikan maupun sosial budaya, untuk mewujudkan Desa Kuwum yang mandiri," ucapnya.




Sementara itu Kelian Adat Br. Kuwum Gede Bawa didampingi Made Suarsa selaku Ketua Panitia Pembangunan Pura Melanting Pura Dugul dan Balai Br. Banjar Adat Kuwum menceritakan bahwa sejak tahun 1950, masyarakat Kuwum sudah berencana untuk

memindahkan lokasi bangunan Balai Banjar dan Pura Melanting karena lokasi lama tempatnya tidak relevan dan representatif, karena menggunakan lahan milik pribadi. 




"Dari tahun 1950 kami sudah berencana untuk memindahkan Balai Banjar dan Pura Melanting. Namun dengan bermacam kendala rencana itu dari tahun ke tahun urung terealisasi. Dan berkat kepemimpinan dan bantuan dana hibah sebesar Rp. 3,6 M dari Bapak Bupati yang difasilitasi oleh Bapak Wayan Regep, akhirnya impian masyarakat Kuwum ini bisa terealisasi. Ini merupakan legacy yang akan diterima oleh generasi penerus Br. Adat Kuwum," ujarnya.




Turut hadir pada kesempatan tersebut Camat Mengwi Nyoman Suhartana, Pj. Perbekel Kuwum, Bendesa Adat Balangan, serta tokoh dan masyarakat Br. Adat Kuwum.(put).