JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BADUNG
Typography

MANGUPURA-fajarbali.com | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP Badung) telah menutup seluruh kafe atau warung remang-remang di Badung beberapa waktu lalu. Kasatpol PP Badung IGAK Suryanegara pun menegaskan tidak akan memberikan negosiasi untuk membuka kembali kafe-kafe tersebut.

Perintah Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menurutnya sangat tegas mengimbau untuk menutup semua warung remang-remang yang ada di wilayah Badung.

Suryanegara mengaku sempat didatangi sebanyak 12 orang perwakilan pemilik warung remang-remang yang sebelumnya telah disegel oleh Pol PP.  Namun, kembali ia menegaskan tidak akan mentolerir. “Tadi ada sekitar 12 pemilik kafe datang kantor untuk meminta kebijaksanaan,” ungkap Suryanegara dihubungi, Selasa (3/9) lalu.

Kepada pemilik warung remang-remang tersebut, pihaknya menyatakan tidak ada negosisasi lantaran perintah pimpinan sudah sangat jelas, yaitu tutup. “Ya kita sampaikan tidak ada nego-nego lagi. Perintah Bapak Bupati langsung kepada saya agar semua kafe remang-remang ditutup,” ujarnya.

Guna memastikan warung remang-remang dan salon plus-plus yang sudah ditutup tidak beroperasi kembali, pihaknya bersama aparat Kepolisian, TNI, Pom Dam, melakukan monitoring ke 40 kafe remang-remang dan salon plus-plus yang sebelumnya sudah ditutup.

Tim membagi diri menjadi beberapa kelompok yang bergerak di wilayah Kuta Utara, Kuta Selatan, Abiansemal dan Mengwi. “Dari pemantauan ke 40 kafe atau warung remang-remang tidak ada yang beroperasi. Hanya saja tadi ada kecurigaan 3 warung menjual minuman keras, tapi setelah dicek sampai ke dapurnya bahkan gudang, tidak ditemukan adanya minuman keras,” pungkasnya. (put)