JA Teline V - шаблон joomla Форекс

TNI AU Gadungan Belum Tersangka, Sebut Nama Oknum TNI Asal Malang 

DENPASAR
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Pemuda asal Malang, Pipin Aston (38) yang ditangkap dan diduga anggota TNI AU gadungan terus menjalani pemeriksaan penyidik Ditreskrimum Polda Bali.

Di pemeriksaan, Pipin yang belum berstatus tersangka ini mengaku diperintahkan seorang oknum TNI asal Malang berinisial Praka YJ untuk membawa mobil dan diberikan kepada seseorang di Bali. Bahkan Praka YJ juga menyuruhnya untuk mengenakan pakaian dinas TNI AU, agar bisa lolos dari pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk. 

Sumber di lapangan mengungkapkan, saat ditangkap Pipin mengenakan baju dinas TNI bernama Pratu Fery Diantoro NRP 541745 Kesatuan Lanud Abd Saleh. Sopir yang tinggal di Jalan Pringgondani Desa Taman Harjo, Singosari, Malang ini mengaku sebelum ke Bali dia dihubungi oleh Praka YJ, Sabtu (19/10/2018) sekitar pukul 18.00 Wita. 

Menurutnya, Praka YJ yang dikenalnya sejak 3 bulan lalu meminta bantuan untuk membawa mobil Kijang Inova Plat W 1613 RU ke Bali. Tak hanya itu, Praka YJ yang diduga anggota Denmatra 2 Wing 2 Paskhas Lanud Abd, juga membekalinya ongkos perjalanan sebesar Rp 1,6 juta dan sepasang baju PDL Loreng TNI AU miliknya. 

“Selain itu, SIM milik Praka YJ juga diberikan agar dalam perjalanan aman dan tidak bayar ongkos penyeberangan di pelabuhan,” ungkap sumber yang enggan disebut namanya itu, Senin (22/10). 

Setelah masuk ke Bali, Minggu (20/10) sekitar pukul 08.00 Wita, Pipin menuju ke lokasi pengiriman mobil, yakni Ibu Resita di Jalan Tukad Batanghari XI, Panjer, Denpasar Selatan. Nah, saat itulah Tim Resmob Polda Bali dan Satresnarkoba Polres Badung menangkapnya. 

Sebelumnya, sopir berpostur pendek ini sudah menjadi target operasi karena dicurigai pemasok narkoba dari Malang ke Bali. Saat penangkapan tersebut, polisi tidak menemukan barang bukti narkoba. Namun Polisi mendapati pria ini berpakaian TNI AU, padahal dia hanyalah seorang warga sipil. “Dia mengaku sudah 3 kali memasukkan mobil ke Bali,” terang sumber. 

Dikonfirmasi terpisah, Direskrimum Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan mengatakan, untuk kasus ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satpom Lanud Ngurah Rai, Satpom Lanud Ngurah Rai dan Dansatpom Lanud Abd. 

Terkait adanya pengakuan Pipin yang disuruh oknum TNI AU asal Malang, Praka YJ, pihak Polda Bali akan melimpahkannya ke Satpom Lanud Abd. “Yang bersangkutan belum tersangka karena dugaan awal kita back-up Polres Badung terkait masalah narkoba. Kami masih dalami status mobil yang dibawa ke Bali,” tegasnya, Senin (22/10). (hen)