JA Teline V - шаблон joomla Форекс

DENPASAR
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Di tengah menggelar rapat Koordinasi Pembina Samsat Nasional 2018 di Kuta, Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri menarget awal tahun 2019 seluruh pemilik kendaraan bermotor sudah bisa menikmati Samsat Online di seluruh Indonesia.

Penerapan E-Samsat ini tidak hanya diterapkan di Kota Besar tapi sampai di pedesaaan bekerjasama dengan bank pemerintah maupun swasta. 
“Jadi, tahun ini sudah 24 provinsi di Indonesia menerapkan Samsat Online, tinggal 10 provinsi lagi seperti Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat. Target kami di awal tahun 2019 seluruh kabupaten/kota di Indonesia sudah menerapkan Samsat Online bekerjasama dengan perbankan,” ujar Irjen Refdi kepada awak media, Kamis (15/11/2018). 

BERITA TERKAIT:

Di Bali, Kapolri Resmikan E-Samsat di 24 Provinsi

 

Menurut Irjen Refdi, rapat koordinasi Pembina Samsat Nasional dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan 30 bank itu merupakan tindak lanjut dari tahun 2017. Dimana, Samsat Online bisa melakukan transaksi dimana saja dan tidak perlu antre di Kantor Samsat. Bahkan, E-Samsat yang memudahkan bagi wajib pajak ini sudah tersebar disejumlah kota-kota besar dan pedesaan. 

”Waktunya juga sangat efisien. Dari uji coba tadi, hanya butuh dua menit untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor, sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas serta pengesehan STNK,” terangnya. 

Selain itu, pembayaran pajak kendaraan bermotor, sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas dan pengesehan STNK dilakukan dalam satu atap dan tidak lagi terpisah. “Apa yang sudah dilakukan tahun lalu kita evaluasi dan sempurnakan lagi di penghujung tahun 2018. Semua kepengurusan administrasi diselesaikan dalam satu atap,” tandasnya. (hen)