JA Teline V - шаблон joomla Форекс

DENPASAR
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Pelayanan dasar khusunya dalam pelayanan kesehatan di Puskesmas menjadi perhatian serius Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Walikota I GN Jaya Negara.

Sehingga Puskesmas II Denpasar Barat (Denbar) Berhasil meraih penghargaan sebagai puskesmas terbaik di tingkat Nasional.

Keberhasilan ini juga membuat Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) mendaulat Kepala Puskesmas II Denbar dr. Lanawati sebagai “Keynote Speaker” dalam Semiloka Nasional yang dibuka Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, DR. Ir. Muhammad Hudori, M.Si., di Nusa Dua Convention Center, Rabu (20/3) yang diselenggarakan selama empat hari dari tanggal 19 hingga 22 Maret 2019.

Mengangkat tema “Percepatan Pembentukan PPK BLUD, Pelaksanaan SPM Kesehatan Terbaru dan Penjaminan Mutu Fasyankes dalam Implementasi JKN” yang bertujuan mendorong terjadinya perbaikan kualitas dan kuantitas pelayanan publik bidang kesehatan. Melalui percepatan penetapan Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) milik daerah sebagai Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) dan peningkatan kapasitas Dinas Kesehatan dalam pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan serta penjaminan mutu Fasyankes dalam pelaksanaan JKN, BPJS Kesehatan gandeng ADINKES

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini mengatakan, dalam Semiloka Nasional ini, Pemerintah Kota Denpasar melalui Puskesmas II Denbar menjadi salah satu narasumber. Hal ini  untuk memotivasi dan berbagi kiat dalam mencapai Puskesmas Paripurna Terakreditasi. Sebab Puskesmas II Denbar berhasil meraih prestasi terbaik tingkat nasional katagori perkotaan dan penghargaan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Sementara saat menjadi “Keynote Speaker” Kepala Pusksemas II Denbar, dr. Lanawati, berbagi tips dalam peningkatan pelayanan kesehatan di puskesmas. Pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan sesuai dengan standar operasional prosedur. Disamping itu berbagai inovasi telah dilakukan sehingga mengantarkan Puskesmas II Denbar meraih prestasi tingkat nasional. Inovasi yang telah dilakukan Puskesmas II Denbar meliputi program pengelolaan penyakit kronis (prolanis) dan paguyuban diabetes.

Lanawati mengaku setiap tahun pihaknya mendapatkan evaluasi rutin dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Pada akhirnya, tahun ini Puskesmas II Denbar kembali meraih predikat Puskesmas Berprestasi Tingkat Nasional yang mana tiga tahun sebelumnya juga meraih predikat yang sama.

Bahkan prestasi yang diraih ini merupakan predikat juara I nasional katagori Puskesmas Perkotaan. Indikator penilaian pun meliputi manajemen puskesmas (perencanaan, pelaksanaan dan pengorganisasian, serta pemantauan, pengawasan dan pertanggungjawaban), pengelolaan keuangan, SDM, obat, alat kesehatan, lingkungan, sarana prasarana pendukung, pelayanan yang bermutu, keterlibatan serta lintas sektor, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi-inovasi pelayanan untuk mencapai target program yang telah ditetapkan.

“Di samping meraih predikat Puskesmas Berprestasi, Puskesmas II Denpasar Barat juga lulus akreditasi Paripurna Tingkat Tertinggi. Prestasi Puskesmas II Denbar ini merupakan perolehan satu-satunya yang diraih perwakilan Bali,” pungkas dr. Lanawati. (car)