JA Teline V - шаблон joomla Форекс

DENPASAR
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar. beserta para caleg partai berlambang kepala banteng bermulut putih dalam lingkarang ini melakukan persembahyangan bersama di Pura Agung Jagatnata. Persembahyangan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memohon agar  pelaksanaan pemilu serentak yang jatuh pada 17 April ini bisa berjalan dengan baik.

Ketua DPC PDI-P Denpasar, I Gusti Ngurah Gede,SH., didampingi sejumlah pengurus lainnya, di sela persembahyangan bersama kemarin mengungkapkan, kegiatan sembahyang bersama ini sebagai umat Hindu, pihaknya melakukan upaya niskala untuk meminta kerahayuan dalam menyambut pelaksanaan pemilu ini. “ Intinya kegiatan ini untuk memohon agar seluruh kader dan pengurus PDI Perjuangan dilimpahkan kerahayuan, serta Pemilu serentak nantinya berjalan aman, lancar dan damai,” ujar Gusti Ngurah Gede yang juga Ketua DPRD Denpasar ini, Senin (15/4).

Dikatakan, secara niskalanya, intinya nunas kerahayuan. Terutama pelaksanaan pemilu presiden dan legislatif, 17 April besok berlangsung dengan aman, lancar dan damai.  Khususnya PDI Perjuangan bisa memenangkan hajatan ini dengan prosentase yang baik.

Pihaknya menargetkan, pada pemilu ini perolehan kursi di DPRD Denpasar bisa lebih banyak.  Merupakan instruksi DPD, yakni bisa meraih kemenangan pemilu sebesar 50 persen lebih. Kalau dihitung pada pemilu sebelumnya, PDI-P hanya bisa mencapai 18 kursi, (42 persen), sehingga tahun ini paling tidak bisa mencapai 23 kursi dari 45 kursi yang ada.

Acara sembahyang bersama ini, selain melibatkan pengurus, kader partai dan caleg, juga diikuti seluruh saksi yang disiapkan PDI Perjuangan. Menurut Ngurah Gede, pada pemilu kali ini, PDI Perjuangan menyiapkan dua orang saksi untuk setiap TPS, di samping koordinator desa. ‘’Di Denpasar kami siapkan sekitar 3.550 saksi. Jumlah itu untuk 1.737 TPS dan kordes,’’ ujar Ngurah Gede.

Disinggung soal masalah alat peraga kampanye (APK), Ngurah Gede mengatakan, pihaknya sudah mengikuti norma dan aturan pemilu. Di mana, sesuai instruksi tanggal 13 April diinstruksikan menurunkan seluruh APK, sehingga memasuki masa tenang 14 April semuanya sudah bersih. Terhadap hal ini, kata Ngurah Gede, PDI Perjuangan sudah mulai menurunkan APK sejak 11 April lalu. Begitu juga atribut partai agar diturunkan, kecuali yang ada di rumah-rumah kader atau posko atau kantor partai. “ PDI Perjuangan sudah mengikuti dengan pola
maksimal, terkait dengan aturan,’’ ujarnya.

Selain melakukan persembahyangan di Pura Jagatnatha,  pihaknya juga sudah menginstruksikan agar semua ranting juga nunas ica di masing-masing kahyangan tiga, atau tempat-tempat lainnya. ‘’Kegiatan ini bisa dilaksanakan hari ini (kemarin-red) setelah sembahyang, atau bisa besok (hari ini-red). Semuanya ini untuk memohon agar pelaksanaan pesta demokrasi ini berjalan lancar dan damai,’’ katanya. (car)