JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography


DENPASAR -fajarbali.com |Bule asal Inggris Collum (31) dan bule Australia Aaron Wayne Coyle (44) yang ditangkap Satresnarkoba Polresta Denpasar dalam kasus kepemilikan sabu dan ekstasi, mendadak menjalani perawatan di RS Trijata Polda Bali. 


Mereka disebut-sebut stress dan mengamuk di dalam ruang tahanan Polda Bali dan dianggap terkena penyakit bipolar alias gila. Padahal sebelum ditangkap kondisinya sehat bugar alias tidak ada indikasi terkena bipolar. 


Sebagaimana diketahui, Collum asal Inggris ditangkap anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar di Jalan Dewi Sri VIII nomor 17 Denpasar, Selasa (1/9/2020). Darinya disita 14 paket sabu seberat 11.84 gram dan 15 butir ekstasi warna ungu logo granat. 


Sehari kemudian, Polisi kembali menangkap Aaron Wayne Coyle di Jalan Nakula nomor 2 Seminyak Kuta, Rabu (2/9/2020) sekitar pukul 00.45 Wita. Barang bukti yang diamankan yakni 1 paket sabu seberat 1,23 gram. Aaron mengaku mendapatkan sabu dari tersangka Collum. 


Lantaran melibatkan orang asing, kasus ini dilimpahkan ke Direktorat Resnarkoba Polda Bali. Namun, anehnya setelah ditangani Polda Bali kedua bule narkoba itu malah mendadak dirawat di RS Trijata Polda Bali dan dinyatakan terkena bipolar karena pemakaian obat. 


Hal ini disampaikan oleh Wadir Narkoba Polda Bali, AKBP I Putu Yuni Setiawan saat dihubungi wartawan, Jumat (11/9/2020). Ia menyatakan, kedua bule berstatus tersangka itu mengamuk saat dimasukkan ke dalam tahanan narkoba Polda Bali. Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, keduanya dirawat di RS Trijata Polda Bali. 

 

"Keduanya dirawat di rumah sakit. Sakitnya bipolar sama depresi. Karena pemakaian obat itu," ungkap AKBP Putu Yuni. 


Diterangkannya, kedua bule itu masih menjalani perawatan di rumah sakit, hingga Jumat (11/9/2020). "Ketahuannya di tahanan kondisinya ngamuk, depresi. Seperti itu. Kita ini gak boleh kalau ada kejadian di tahanan kita gak respon. Kalau di rumah sakit kan sudah ada penanganan," bebernya. 


Jelasnya lagi, sampai saat ini kedua bule itu masih dijerat Pasal 112 ayat 2 dan 112 ayat 1 dengan barang bukti yang sama saat ditangkap Satresnarkoba Polresta Denpasar. "Yang pasti BB-nya masih sama dengan dari Polresta," sebutnya. 


Bagian lain, sumber dilapangan mengungkapkan kedua bule tersebut sama sekali belum dimasukkan ke ruang tahanan. Malah setelah kasusnya dilimpahkan dari Polresta Denpasar kedua bule itu langsung dirawat di rumah sakit Trijata Polda Bali. 


Sumber juga heran dengan pernyataan Wadir Narkoba Polda Bali, AKBP Putu Yuni yang menyebut kedua tersangka terkena bipolar dan depresi. Ada dugaan itu bagian dari upaya agar kedua bule narkoba itu terbebas dari hukuman berat. Padahal, kedua bule itu merupakan sindikat narkoba dengan barang bukti yang cukup banyak yang seharusnya mendapat hukuman setimpal. 


"Mereka ini kan sindikat. Kok dengan semudah itu dikatakan mereka itu bipolar. Bagaimana mungkin keduanya sama-sama dinyatakan bipolar," beber sumber. 


Untuk itu Polisi diminta bersikap adil dan profesional dalam menangani kasus narkoba tersebut. Sesuai dengan visi dan misi Kapolda Bali yang gencar memberantas narkoba di Bali. 


"Kami berharap agar Polisi bersikap adil. Kalau memang mereka sindikat hukumlah dengan berat, jangan pura-pura gila jadinya direhab hukumannya," pinta sumber. (hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR-Fajarbali.com |  Anna Legostaeva warga negara Rusia yang kedapatan mengantongi narkotika jenis hasis seberat 0,94 gram benar-benar bernasib mujur.


DENPASAR -fajarbali.com |Dua oknum Polisi Jembrana yang kedapatan melakukan pungli di jalan, hingga kini belum menjalani sidang kode etik profesi kepolisian. Sambil menunggu jadwal persidangan, keduanya masih tetap bekerja seperti biasa. 

 

 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Wabah pandemi covid-19 meningkat di Bali, jajaran Polresta Denpasar dan Polsek-Polsek bergerak cepat melakukan sosialisasi dan razia masker  ke masyarakat. 


KUTA UTARA -fajarbali.com |Usai galungan, jambret kembali beraksi. Kali ini menimpa seorang turis wanita asal Ukraina, berinisial DB. Korban terjatuh dan luka-luka setelah dijambret di Jalan Raya Semer Kuta Utara, Kamis (17/9/2020) malam. 

 


Insiden jambret yang menimpa korban DB terjadi sekitar pukul 22.30 Wita. Malam itu korban jalan-jalan mengendarai motor seorang diri. "Korban dijambret malam hari saat mengendarai motor," ujar sumber, Jumat (18/9/2020). 


Seorang diri mengendarai motor di malam hari, korban melintas di Jalan Raya Semer, Kuta Utara, Badung. Tak disangka, dari arah belakang, penjambret diduga mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max langsung merampas tas korban. 


Dalam aksi jambret tersebut korban kehilangan kesimbangan dan terjatuh dari motornya. "Korban terjatuh ke aspal dan mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya," ungkap sumber. 


Warga yang melihat kejadian memberikan pertolongan. Sementara warga lainnya mengejar pelaku yang hilang di tengah malam. Akibat kejadian, korban kehilangan barang berupa tas coklat berisi HP, uang tunai dan juga kartu-kartu identitas korban. 


Dihubungi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara AKP Androyuan Elim membenarkan korban terjatuh dari sepeda motornya hingga mengalami luka di sekujur tubuhnya. "Korbannya turis wanita asal Ukraina dan sudah dibawa berobat untuk perawatan medis," beber AKP Andro, Jumat (18/9/2020).  


Namun kata AKP Andro, korban hingga kini belum melaporkan resmi kejadian ke Polsek Kuta Utara. Pasalnya korban masih menjalani perawatan akibat luka yang dialaminya. "Ya benar. Korban belum membuat laporan. Dia masih minta waktu untuk istirahat. Mungkin besok baru dia bisa membuat laporan," pungkasnya. (hen)


SANUR -fajarbali.com |Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali, Maluku dan Maluku Utara menjalin kesepakatan untuk melaksanakan penguatan pembangunan zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kesepakatan ini dilaksanakan secara virtual bertempat di Hotel Grand Inna Bali Beach Sanur, pada Jumat (18/9/2020). 

 

MANGUPURA -fajarbali.com |Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Roby Septiadi, SIK langsung turun ke Pasar-pasar mengecek pendisiplinan protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran virus corona yang terus mengalami peningkatan. 

 

MANGUPURA -fajarbali.com |Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Roby Septiadi, SIK didampingi Kapolsek Mengwi dan Kasat Lantas melaksanakan Safari Kamtibmas dalam rangka Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kabupaten Badung. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Dandim 1611/Badung Kolonel Infanteri I Mase Alit Yudana bersama stakeholder lainnya, melaksanakan sidak Pendisiplinan Masyarakat dan Penegakkan Hukum sebagai implementasi Pergub Nomor 46 Tahun 2020 di sejumlah tempat hiburan malam di Denpasar, Jumat (11/09/2020) malam lalu. Dalam kegiatan ini banyak ditemukan masyarakat yang tidak disiplin mengenakan masker. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Setelah melaporkan akun Facebook bernama Ulian Demen yang memuat ujaran pelecehan dan pencemaran nama baik Pemangku dan dalang pewayangan, pelapor Jro Mangku Dalang I Putu Gede Sartika kembali dipanggil penyidik Ditreskrimsus Polda Bali, pada Jumat (11/9/2020), untuk menjalani pemeriksaan tambahan. 

 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika diungkap jajaran Direktorat Resnarkoba Polda Bali. Seorang bule asal Australia, berinisial DSC (46) diringkus ditempat tinggalnya di Jalan Raya Pupuan Tabanan, Kamis (10/9/2020), dengan barang bukti 1 linting ganja kering dan serbuk ekstasi. 


DENPASAR -fajarbali.com |Akhir-akhir ini kecelakaan lalulintas cenderung menimpa pengendara motor dalam kondisi pengaruh alkohol. Sebelumnya dua pemuda tabrakan di Jalan Sidakarya Denpasar Selatan, Kamis (10/9/2020) dinihari. 

POLITIK