JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR - Fajarbali.com | Sidang kasus dugaan ujaran kebencian dengan terdakwa I Gede Ary Astina alias Jerinx, Selasa (20/10/2020) kembali dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi meringankan yang dihadirkan oleh Jerinx. 

Agenda ini, benar-benar dimanfaatkan oleh kubu terdakwa dengan menghadirkan 4 saksi  meringankan (a de charge) sekaligus dalam sidang yang digelar secara offline di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar dan dipimpin oleh hakim Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi. 

Dari empat saksi tersebut dua diantaranya adalah rekan Jerinx di grup band Superman Is Dead (SID), Eka dan Boby. Sedangkan dua lainnya adalah pasangan suami istri Gusti Ayu Arianti dan i Nyoman Yudi Prasetia Jaya asal Mataram, NTB. 

Kesaksian menarik diperoleh dari saksi Gusti Ayu Arianti. Awalnya saksi ditanya oleh hakim apakah saksi mengerti mengapa dihadirkan dalam persidangan sebagai saksi yang dijawab mengerti. 

Saksi mengatakan, dia hadir dalam persidangan untuk memberikan kesaksiannya terkait prosedur rapid tes kepada ibu hamil seperti yang pernah dialaminya. 

Dimuka sudang, saksi pun akhirnya bercerita tentang apa yang dialami saat hendak melahirkan. Saksi mengatakan, pada tanggal 18 Agustus 2020 lalu, saksi yang mengaku saat itu sedang hamil tua mengalami pecah ketuban. 

"Pecah ketuban saya alami saat masih di rumah. Kemudian saya dibawa ke rumah sakit. Tapi sampai di rumah sakit saya tidak langsung ditangani malah ditanya hasil rapid tes. Kalau belum punya, harus harus rapid tes dulu," ungkap saksi. 

Permintaan untuk melakukan rapid tes, menurut saksi membuatnya harus terus menahan sakit. "Kalau menurut saya, seharusnya kan ditangani dulu masalah yang saya alami untuk menyelamatkan anak dalam kandungan saya, bukan meminta rapid tes," ujat saksi. 

Hakim lalu bertanya kepada saksi apa dampak dari peristiwa yang saksi alami. Mendapat pertanyaan itu, Arianti menjawab, akibat prosedur rapid test yang membuat dirinya lambat ditangani oleh tim medis, anak di dalam kandungannya meninggal dunia. 

"Saya kecewa. Saya mau ikut rapid tes supaya cepat ditangani. Karena kalau gak pegang rapid kita gak ditangani. Setelah dirapit saya ke rumah sakit lain. Di sana di UGD jantung anak saya sudah lemah. Itu dikehahui dari alat ang dipasang di perut. Lahirnya anak saya meninggal," ungkapnya. 

"Apa yang anda tau dari terdakwa?," tanya Adnya Dewi  kepada saksi Arianti. Mendapatkan pertanyaan itu, Arianti menjawab jika dirinya mengetahui soal apa yang disuarakan Jerinx terkait prosedur rapid test kepada ibu hamil yang akan melahirkan.

"Dia kan menolak untuk melakukan rapid test kepada ibu hamil. Saya tidak pernah baca postingannya tetapi saya baca di  berita-berita kalau Jerinx menolak rapid test kepada ibu hamil. Dan saya setuju. Karena kita gak pernah tau kapan kita harus lahiran," pungkas Arianti.(eli) 

HUKUM & KRIMINAL

Grid List


DENPASAR -fajarbali.com |Diduga sakit paru-paru, Juminah (49) ditemukan tewas di samping kloset tempat kerjanya di pertokoan Sudirman di Jalan Raya Sesetan Denpasar Selatan, Selasa (24/11/2020). 


DENPASAR -fajarbali.com |Penyidik Ditreskrimsus Polda Bali memeriksa dua saksi pentolan Forum Komunikasi Taksu Bali Dwipa, Selasa (24/11/2020) siang. Kedua saksi pelapor masing-masing I Gusti Ngurah Marthapan dan I Kadek Susila Setiabudi. 

 


Kedua saksi inilah yang melaporkan anggota DPD RI dapil Bali Arya Wedakarna dalam dua pasal sekaligus Yakni tentang UU ITE Nomor 11 Tahun 2008 Pasal 27 ayat 1 terkait konten melanggar kesusilaan. Dan, Pasal 28 Ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang konten yang mengandung permusuhan berdasarkan suku, ras, agama, dan golongan. 


Kedua saksi pelapor bertemu dengan penyidik Ditreskrimsus Polda Bali didampingi 3 pengacaranya dari Bali Metangi dipimpin Agung Sanjaya dan 5 orang perwakilan dari Forkom Taksu Bali Dwipa. Mereka datang sekitar pukul 10.00 Wita dikawal puluhan orang perwakilan dari Forkom Taksu Bali Dwipa yang terdiri dari 44 elemen masyarakat. 


Menurut Agung Sanjaya, dalam pemeriksaan hanya IGN Marthapan yang diperiksa karena laporan kedua saksi sama persis. Saksi IGN Marthapan diperiksa selama kurang lebih 5 jam. Dari pukul 11.00 Wita hingga pukul 15.00 Wita. Dalam pemeriksaan selama 5 jam itu saksi dicecar 40 pertanyaan seputar dugaan penodaan agama dan soal seks bebas. 


"Tadi yang diperiksa hanya saksi pelapor IGN Marthapan. Untuk materi pemeriksaan saya belum bisa komentar karena ini adalah kewenangan penyidik. Kami berterimakasih ke Polda Bali karena sudah memberikan perhatian laporan dari klien kami. Semoga ini bisa sampai tuntas," ungkap Agung Sanjaya usai mendampingi kliennya di Polda Bali. 


Agung Sanjaya mengaku sangat yakin melihat keseriusan Polda Bali dalam kasus tersebut, dan sangat yakin laporan dalam bentuk pengaduan masyarakat (Dumas) itu bakal naik menjadi LP. Keseriusan lainnya, penyidik berencana akan memeriksa saksi lagi Minggu depan. 


"Minggu depan dipanggil lagi untuk dimintai keterangan tambahan. Minggu depan tak hanya saksi pelapor tapi juga saksi lainnya yang menguatkan," beber Agung Sanjaya. 


Menurut dia, saksi pelapor diperiksa terkait pernyataan AWK melalui salah satu chanel YouTube bernama Bali Berdaulat. Dimana melalui akun YouTube itu, AWK menyebutkan bahwa sosok yang disucikan oleh umat Hindu di Nusa Penida seperti Ratu Niang, Ratu Gede, Bhatara Sang Hyang Tohlangkir dikatakan bukan Dewa tetapi sebagai mahluk suci. 


Kemudian, ada juga video pidato AWK di salah satu SMA di Tabanan. Dalam video itu AWK menyarankan dan mendorong para pelajar melakukan seks bebas asal pakai kondom. 


"Kami juga membawa bukti video asli dari AWK yang dipersoalkan. Kalau nanti penyidik untuk minta bukti tambahan kami akan menyiapkannya," tegasnya lagi. 


Sementara dua saksi pelapor diperiksa, 


MENGWI -fajarbali.com |Penglingsir Puri Mengwi Anak Agung Gede menerima kunjungan Irjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose di kediamannya di Puri Mengwi, Kecamatan Mengwi Badung, pada Selasa, (24/11/2020) pagi. 


MENGWI -fajarbali.com |Bertempat di Pasar Mengwi, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung terus dilaksanakan sidak  masker dalam rangka Yustisi Protokol Kesehatan Covid-19 sesuai Pergub Bali No. 46 Th. 2020 dan Perbup Badung No. 52 Tahun 2020, pada Selasa (24/11/2020) sekitar pukul 06.00 wita. 


DENPASAR -fajarbali.com |Jajaran Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat berhasil menangkap pencuri motor yang beraksi di Jalan Marlboro XII depan warung kopi, Denpasar Barat, Kamis (19/11/2020) sore hari. Pelaku bernama Yudi Muhamad Sanusi (37) asal Bandung Jawa Barat. 


MANGUPURA -fajarbali.com |Jajaran Polres Badung dibawah komando Kabag Ops Kompol Wayan Suana mengawal pembukaan proses sortir dan lipat surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung yang berlangsung 9 Desember 2020 mendatang.


DENPASAR -fajarbali.com |Agus Aryana (35) kurang beruntung jadi maling. Saat membawa motor curian melintas di Jalan Pulau Misol Denpasar, Minggu (22/11/2020), pria yang kos di Jalan Griya Ayar Gang Delima Putih, Denpasar Selatan itu dibekuk Tim Resmob Polresta Denpasar. 

DENPASAR - Fajarbali.com |  Perkembangan Kasus gugatan wanprestasi yang dilayangkan pengacara Togar Situmorang, SH., MH., MAP.,CLA.,  terhadap pria asal Jerman Rolf Steffen Gornitz yang merupakan mantan kliennya terus bergulir di Pengadilan Negeri Denpasar dan makin menarik saja. 

DENPASAR - Fajarbali.com | Kuasa hukum oknum mahasiswa perguruan tinggi swasta di Denpasar berinisial HAS (23) yang diduga menjadi pelaku penculikan anak di bawah umur membantah jika HAS telah melakukan penculikan.


DENPASAR -fajarbali.com |Kejahatan jalanan kian merajela ditengah wabah pandemi covid-19. Seorang turis asing yang sedang mengendarai sepeda motor dijambret di pintu masuk Supermarket Lotte Mart di Jalan Bypass Ngurah Rai Serangan Denpasar Selatan, Sabtu (21/11/2020) siang.  

 


Peristiwa jambret itu terekam kamera CCTV dan kini tersebar luar di media sosial (medsos). Video diketahui berdurasi 19 detik. Dalam video tersebut terlihat seorang turis pria masuk ke dalam supermarket Lotte Mart. 


Tak lama dari arah belakang muncul seorang pria membuntuti dengan menggunakan sepeda motor. Pria tak dikenal itu langsung mengambil barang milik korban di dashboard depan motornya. 


Sadar dirinya dijambret, turis asing tersebut berbelok arah hendak mengejar. Namun nahas, turis tersebut kurang cetakan mengendalikan motornya hingga terjatuh. Sementara si jambret langsung kabur ke jalan raya. 


Menanggapi kejadian, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan AKP Hadimastika Karsito Putro mengaku belum menerima laporan dari korban. Ia akan mengecek kasus tersebut. "Kami selidiki dulu," ujarnya saat dihubungi wartawan, Minggu (22/11/2020) sore. (hen)


DENPASAR -fajarbali.com |Satu dari dua kawanan maling yang beraksi di Jalan Labak Indah No 1 Denpasar, dibekuk Tim Resmob dan Tim IT Ditreskrimum Polda Bali. Pelaku diketahui bernama Simson Tamo Bapa asal Kalanggaate Mata Kapore Kodi, Bangedo Nusa Tenggara Timur (NTT). 


MANGUPURA -fajarbali.com |Kejadian lakalantas terjadi di Jalan Raya Petitnget, Kuta Utara, Badung, Minggu (22/11). Mobil yang dikemudikan warga Perancis bernama Theo Bour (20) tiba-tiba nyelonong ke Balai Banjar Umasari, lalu menabrak Ketut Sutapa (63) yang sedang bersih-bersih di TKP. Dalam insiden tabrakan itu korban sempat terpental beberapa meter dan tewas di TKP.