JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR -Fajarbali.com | Kasus pencurian yang berakhir tewasnya teller bank, Ni Putu Widiastuti  dengan tersangka/pelaku anak berinisial PAHP alias Aldy tidak lama lagi akan segara masuk ke meja persidangan.

Ini menyusul telah dilakukannya pelimpahan tahap II oleh penyidik Polresta Denpasar ke Kejaksaan Negeri (Kerjari) Denpasar, Senin (11/1/2021) setelah jaksa peneliti menyatakan berkas lengkap alias P21. 

Kepala Seksi Pidana Umum (Kejari) Denpasar I Wayan Eka Widanta saat dikonfirmasi membenarkan bahwa tersangka/pelaku anak serta berkas acara pemeriksaan (BAP) kasus yang tejadi pada tanggal 27 Desember 2020 sudah dilimpahkan. 

"Benar pihak penyidik Polresta Denpasar sudah melimpahkan perkara ini ke Kejaksaan. Saat ini pelaku anak dan berkas perkara sudah kami terima," ujar Eka Windanta, Senin (11/1/2021) saat dikonfirmasi. 

Eka Windanta menuturkan, karena pelaku masih berstatus anak dibawah umur, maka Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya memiliki waktu 5 hari untuk menyusun dakwaan dan segera melimpahkan ke Pengadilan. 

"Kami sudah menunjuk dua orang jaksa yang salah satunya adalah Ni Putu Widyaningsih untuk menyidangkan perkara ini di Pengadilan nanti," tutur Eka Windanta. 

Eka Windanta menyebutkan, sebagaimana dalam berkas acara pemeriksaan (BAP) terungkap, kasus pembunuhan atau pencurian dengan kekerasan ini terjadi pada tanggal 27 Desember 2020 sekira pukul 12.00 WITA di Jalan Kartanegara Gang Widura No. 24 Denpasar. 

Kasus ini berawal saat tersangka/pelaku anak sehari sebelum kejadian melintas di rumah korban dan melihat korban tinggal seorang diri. 

"Mengetahui korban tinggal seorang diri, pelaku yang tinggal tidak jauh dari rumah korban pun berniat untuk mengasak harta benda milik korban," ungkap Eka Windanta. 

Keesokan harinya, pelaku yang tinggal bersama ibu tirinya di Jalan Kertanagara Gang Widura No. 40 Denpasar menyusun rencana pencurian dengan diawali mengambil pisau pada pukul 16.00 WITA. 

Setelah mengambil pisau, pelaku bergegas menunju rumah korban. Sesampai di rumah korban, pelaku langsung mengamati sekitar rumah korban yang pada saat itu memang dalam keadaan sepi. 

"Karena suasana sepi, pelaku langsung  masuk ke dalam rumah dengan cara memanjat tembok setinggi 2 meter disisi timur rumah korban, kemudian pelaku masuk ke rumah korban melalui pintu depan yang tidak terkunci," sebutnya. 

Setelah masuk, pelaku langsung menuju ke kamar di lantai satu dan mencari barang-barang berharga. Pada saat pelaku sedang mencari barang berharga, korbon melintas di kamar hendak menuju ke lantai dua. 

Melihat korban, kata Eka Widanta, pelaku langsung bersembunyi dibalik pintu. Setelah itu pelaku pun berjalan mengikuti korban ke lantai atas. Saat di tangga pelaku melihat korban sasik bemain Hp sehingga pelaku terus menaiki tangga.

Pada saat pelaku sampai di atas, tiba-tiba korban membalikan bandan dan melihat pelaku. Karena terkejut,  korban pun langsung beteriak. 

Teriakan korban membuat pelaku panik dan langsung menyerang korban dengan mendorong korban hingga terjatuh diatas kasur. 

Melihat korban terjatuh, pelaku langsung membekap mulut korban. Karena korban melawan pelaku mengambil pusau yang diselipkan di pinggang sebalah kanan lalu menusuk korban. 

Meski sudah terkena tusukan, sambil berteriak korban terus melakukan perlawanan hingga berhasil merebut pisau dari pelaku serta sempat pula melukai lengan kiri pelaku. 

Tapi pelaku kembali merebut pisau dan menyerang korban dengan pisau tersebut secara acak kebagian dada, purut dan paha, sehingga ditubuh korban terdapat lebih dari 17 tusukan. 

Setelah melumpukan korban, pelaku turun ke lantai bawah membersihkan lukanya. Setelah itu pelaku kembali naik ke lantai dua untuk mencari barang-barang berharga. 

Pelaku akhirnya mengambil barang barang berupa uang Rp 200 ribu serta sebuah sepeda motor. "Pelaku awalnya juga ingin mengambil Hp milik korban, tapi niat itu batal karena Hp korban tedapat kode sandi," kata Eka Widanta. 

Pelaku lalu kabur meninggalkan korban menuju Singaraja dengan menaiki sepeda motor milik korban. Sampai di Singaraja pelaku menggadaikan motor korban seharga Rp 3 juta. 

Tidak lama kemidian pelaku pun ditangkap dan dibawa ke Polresta Denpasar. Atas perbuatan itu pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 365 ayat (1) KUHP tentang pencurian yang disertai dengan kekerasan.(eli)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

 

DENPASAR -fajarbali.com |Aksi bule Rusia, Sergei Senko, yang viral setelah menjatuhkan motornya terjun ke laut mengunakan sepeda motor di wilayah Karangasem menjadi perhatian pihak Imigrasi Bali. Setelah di panggil dan diperiksa, bule yang tinggal di Jalan Siligita Nusa Dua itu langsung dideportasi ke negaranya, Minggu (24/1/2021). 

DENPASAR- Fajarbali.com | Pelaku kasus pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban Ni Putu Widiastiti (25) meninggal dunia, PHAP alias Aldy (14) sudah dituntut 7 tahun dan 6 bululan atau 7,5 tahun penjara. 


DENPASAR -fajarbali.com |Mobil ambulans Puskesmas II Denpasar Timur yang mengangkut 3 pasien positif covid-19 mengalami tabrakan di perempatan Jalan Gatot Subroto-Noja, Denpasar timur, Jumat (22/1/2021) sekitar pukul 11.30 Wita. Mobil ambulans tersebut ditabrak oleh pengemudi mobil Suzuki X-Over DK 1700 BP yang meluncur dengan kecepatan tinggi. 

 


MENGWI -fajarbali.com |Dua anggota organisasi masyarakat (ormas) yang menjabat Koordinator Lapangan (Korlap) di wilayah Tabanan, yakni I Kadek Doris Pranata (30) dan I Made Sudiasa alias Tapak (35) ditangkap anggota buser Polsek Mengwi. Keduanya terlibat aksi pengeroyokan terhadap Adi Siswanto di depan kamar kos di Banjar Gegaran Desa Baha Mengwi Badung, Kamis (21/1/2021) malam. 


SANUR -fajarbali.com |Berdasarkan hasil penyidikan Polisi, tersangka Laurens Parera (30) mengaku membawa pisau dan berniat menghabisi nyawa korban Andriana Simeonova (29), WNA asal Slovakia. Sehingga Polisi menjerat pria asal Sorong Papua Barat itu dengan pasal berlapis, salah satunya pasal terberat yakni pembunuhan berencana. 


SANUR -fajarbali.com |Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengungkapkan, motif tewasnya perempuan WNA asal Slovakia, Andriana Simeonova (29) akibat sakit hati. Mantan pacar korban, Laurens Parera (30) tidak terima diputus sehingga nekat membunuh saat korban berada di dapur rumah kontrakannya di Jalan Pengiasan III No. 88 Desa Sanur, Denpasar Selatan, Senin (18/1/2021) sore. 

 
DENPASAR -fajarbali.com |Tewasnya Dwi Farica Lestari (24) di lantai 2 kamar homestay di Jalan Tukad Batanghari, Panjer Denpasar Selatan, Sabtu (16/1/2021) malam, sedikitnya mulai terkuak. Korban diduga seorang PSK yang menjajakan dirinya melalui prostitusi online. Sementara berdasarkan hasil penyelidikan Polisi, pelaku pembunuh adalah orang ke 5 yang akan dilayani perempuan asal Subang Jawa Barat tersebut. 

DENPASAR - Fajarbali.com | Bocah berinisial PHAP alias Aldy (14) yang menjadi terdakwa dalam kasus pencurian dengan kekerasan hingga menyebabkan teller bank bernama Ni Putu Widiastiti (25) tewas secara mengenaskan dituntut 7 tahun 6 bulan penjara.


SANUR -fajarbali.com |Dari fakta yang terungkap di lapangan, Lauren Parera (30) diduga kuat sebagai pelaku yang menghabisi nyawa perempuan WNA asal Slovakia, Andriana Simeonova (29) di dapur rumah kontrakannya di Jalan Pengiasan III, NO 88, Sanur Kauh, Denpasar Selatan. Bahkan pelaku ini sudah menyiapkan pisau kecil dari rumahnya untuk menghabisi nyawa korban. 


DENPASAR -fajarbali.com |Setelah mendarat di Bandar Udara Ngurah Rai, jenasah pramugari Sriwijaya Air SJ-182 asal Denpasar, Mia Tresetyana Wadu (23) tiba di rumah duka di Jalan Tirta Gangga, Renon Denpasar, Rabu (20/1/2021) sekitar pukul 16.30 Wita. Kedatangan jenasah Mia disambut isak tangis keluarga. 

SANUR-Fajarbali.com | Tewasnya turis asal Slovakia, Andriana Sineonova (29) di rumah kontrakannya di Jalan Pengiasan III Nomor 88 Sanur Kauh, Denpasar Selatan (Densel), Rabu (20/1/2021) masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

SANUR-Fajarbali.com | Kasus menghilangkan nyawa orang lain beruntun terjadi di wilayah Sanur. Setelah kasus tewasnya seorang perempuan di homestay di Sanur, giliran turis perempuan asal Slovakia diduga tewas dibunuh di kamarnya dengan luka tusuk di bagian leher.