JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

SANUR-Fajarbali.com | Kasus menghilangkan nyawa orang lain beruntun terjadi di wilayah Sanur. Setelah kasus tewasnya seorang perempuan di homestay di Sanur, giliran turis perempuan asal Slovakia diduga tewas dibunuh di kamarnya dengan luka tusuk di bagian leher.

Turis bernama Andriana Simeonova (29) ditemukan tewas di rumah kontrakanya di Jalan Pengiasan III Nomor 88 Sanur Kauh, Denpasar Selatan (Densel), Rabu (20/1/2021) pukul 09.00 Wita. Dalam kasus ini, pelaku yang diduga mantan pacar korban kabarnya sudah ditangkap di Jimbaran Kuta Selatan. 

Jasad korban kali pertama ditemukan oleh saksi Akbar Natsir (33). Saksi datang ke rumah kontrakan korban untuk mengetahui kondisi korban. Karena sebelumnya saat dihubungi korban tidak mengangkat telpon. 

Setelah tiba di rumah kontrakan korban di Jalan Pengiasan III Nomor 88 Sanur Kauh, Denpasar Selatan, saksi sempat memanggil namun tidak ada respon dari dalam rumah. Saksi pun masuk pintu gerbang ditutup namun tidak terkunci. 

"Saksi masuk dan melintas di depan dapur. Ia melihat korban terlentang di lantai dengan posisi kepala korban arah ke bagian untara," terang sumber, Rabu (20/1/2021). 

Penemuan jasad korban langsung dilaporkan ke warga setempat. Polisi kemudian datang ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Setelah pengecekan berlangsung jasad turis asal Slovakia itu langsung dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar. 

Sementara itu saksi menuturkan, sejak 3 minggu lalu korban putus dengan pacarnya. Sehingga korban memilih tinggal sendiri di TKP. Diakui saksi, korban sempat datang ke rumahnya di Jalan Gumitir dengan maksud jalan jalan di Pantai Biang. Saat itulah korban bercerita sudah pernah pacaran dengan seseorang laki - laki asal Raja Ampat Papua bernama Lauren Parera. 

Selama 3 tahun pacaran, mereka putua 3 minggu lalu karena tidak ada kecocokan. "Pacarnya Lauren Parera suka minum alkohol sehingga korban berniat putus," ujar saksi dalam keterangannya ke Polisi.  

Namun Lauren terkesan tidak mau putus. Ia tetap menghubungi korban untuk balikan lagi, tapi korban tetap menolak. "Mantan pacarnya mau kembali ke Raja Ampat dan tidak akan lagi mengganggu korban namun dengan syarat korban harus membayar mantan pacarnya sebesar Rp.50 juta. Morban tidak menyanggupi dengan alasan korban tidak mempunyai uang," ungkapnya. 

Bahkan, kata saksi mantan pacar korban sempat mengancam saksi pada Rabu (13/1/2021) pukul 21.00 Wita melalui masenger Facebook dengan ancaman akan membunuh korban. "Korban diancam akan dibunuh oleh mantan pacarnya," jelasnya lagi. 

Sementara pascakasus tersebut dikabarkan Lauren sudah ditangkap di Jimbaran oleh petugas Polsek Densel. Namun belum diketahui pasti apakah Lauren terlibat pembunuhan dengan mantan pacarnya tersebut.  

Menanggapi kejadian tersebut Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan belum berani berkomentar banyak. Kepada wartawan, Rabu (20/1/2021), ia mengatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan. "Masih kita dalami lagi, perlu dilakukan pengumpulan bukti-bukti dulu," tegasnya.(hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List


DENPASAR -fajarbali.com |Satresnarkoba Polresta Denpasar membongkar kasus peredaran narkoba dengan mengamankan barang bukti 30 kg ganja kering. Barang haram itu disita dari 2 tersangka SS dan RR saat disergap di dalam rumah kos di Jalan Pulau Belitung, Denpasar Selatan, Kamis (4/3/2021). 


Pengerebekan ini dipimpin oleh Tim Opsnal Unit I Satresnarkoba Polresta Denpasar dipimpin Kanit Iptu Putu Budi Artama. Tidak hanya 30 kg ganja kering, di kamar kedua bandar narkoba tersebut juga disita 50 gram hasish, sabu dan ekstasi.  


Sumber dilapangan mengungkapkan, terbongkarnya barang bukti narkoba sebanyak itu berdasarkan informasi masyarakat. Dimana, bermula ditangkapnya seorang pelaku di Jalan Pulau Singkep, Denpasar Selatan. Setelah dilakukan pengembangan mengarah ke rumah kos Jalan Pulau Belitung Denpasar Selatan. "Di kamar kos, dua pelaku bandar dibekuk tanpa perlawanan," ungkap sumber. 


Kemudian, rumah kos tersebut digeledah petugas dan kaget mendapati banyak tumpukan ganja kering di kamar kos. "Setelah digeledah di kamar kos ditemukan tumpukan ganja kering total berat 30 kg," bisik sumber. 


Selanjutnya, tim kembali melakukan penggeledahan di kamar kos. Selain ditemukan 30 kg ganja kering, tim juga mengamankan 50 gram hasish, sabu dan ekstasi. "Ada juga hasis ekstasi dan sabu," bebernya. 


Mengenai tangkapan terbesar ini dibenarkan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan. Ia merasa bangga terhadap prestasi anggotanya di Satresnarkoba terkait pengungkapan tersebut. Dia juga mengatakan selain 30 kg turut diamankan 2 bandar narkoba berjumlah 2 orang. 


"Ya pelakunya dua orang dan masih dikembangkan. Mohon doanya supaya makin banyak kasus narkoba diungkap sehingga masyarakat Bali terselamatkan dari bahaya barang terlarang ini," tegas perwira menengah melati tiga dipundak yang pernah menjabat Wadireskrimsus Polda Papua Barat tersebut. (hen)

MANGUPURA -Fajarbali.com|  Oknum pegawai sebuah Bank BUMN berinisial IBGS ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung atas kasus dugaan tindak pidana korupsi.


DENPASAR -fajarbali.com |Empat anggota ormas ditangkap Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali, pada Senin (1/3/2021) sore, setelah melakukan pengancaman dan perampasan mobil terhadap seorang korbannya I Komang Ery Darma Yuda. Aksi premanisme yang dilakukan para tersangka itu terjadi di rumah korban di Jalan Muding Kerobokan Kuta Utara, 8 Pebruari 2021 lalu. 


KUTA UTARA -fajarbali.com |Seorang buruh bangunan bernama Ahmad Miskadi (40) tewas mengenaskan setelah ditusuk kawanan maling di depan sendok warung di Jalan Raya Semat , Tibubeneng, Kuta Utara, Kamis (4/3/2021) dinihari. Korban terkena tusukan setelah memergoki dua kawanan maling yang masuk ke bangunan proyek villa. 


MENGWI -fajarbali.com |Dua kali masuk lapas dalam kasus pencurian, tidak membuat I Made Ariana (32) jera. Bahkan, pria yang tinggal di Banjar Jangkahan Desa Batuaji, Kerambitan Tabanan ini mengajak istrinya, Ni Putu Sekaradi (27) untuk mencuri motor di Vila Bali 1 di Jalan Dalem Warung Br Tiying Tutul Desa Pererenan Mengwi Badung, Jumat (25/12/2020) lalu. 


DENPASAR -fajarbali.com |Kasus perampokan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) nomor 54.801.51 di Jalan Benoa Pesanggaran, Denpasar Selatan, Kamis (28/1/2021) sekitar pukul 19.54 Wita, menuai titik-terang. Jajaran Resmob Polresta Denpasar berhasil mengidentifikasi pelaku tunggal tersebut. Namun karena harus melakukan pembuktian mendalam, Polisi belum melakukan penangkapan. 

DENPASAR - Fajarbali.com | Dua pemuda pengangguran, I Kadek Alvin Sindu Prasya (20) dan I Gede Artha Yoga (19) yang ditangkap polisi dengan barang bukti 2 paket sabu sabh seberat 0,48 gram divonis hukiman 1 tahun dan 4 bulan (16 bulan) penjara.

DENPASAR- Fajarbali.com | Imam Arifin (34) pria asal Madura terdakwa kasus pembunuhan yang terjadi di Cafe Jelita, Jalan Danau Tempe Komplek Barat, Kecamatan Denpasar Selatan, 11 Oktober 2020 dituntut hukuman 11 tahun penjara.

DENPASAR - Fajarbali.com | Oknum dokter bernama Irfana (42) dituntut pidana penjara 3 tahun 6 bulan (3,5) tahun lantaran melakukan aksi penipuan terhadap sesama dokter bernama Elizabeth Lisa Ernalis.


DENPASAR -fajarbali.com |Proses vaksinasi tahap pertama tengah berlangsung di mapolda Bali, Senin (1/3/2021) pagi. Sedianya ada 5000 vaksin yang sudah diterima Polda Bali dan akan dibagi menjadi 2 tahap. Pembagian vaksin tahap awal akan diprioritaskan kepada seluruh anggota bhabinkamtibmas di Bali.  


DENPASAR -fajarbali.com |Samin alias Pakde ditemukan tewas di dalam bangunan terbengkalai di Jalan Gatot Subroto Barat, tepatnya di sebelah barat Pitza Hut, Senin (1/3/2021). Pria asal Jember Jawa Timur itu diduga kuat korban pembunuhan. Pasalnya, di bagian kepala korban ditemukan luka dan di atas telinga terdapat luka lebar 2 cm. 

DENPASAR - Fajarbali.com | Selain memeriksa saksi untuk kasus dugaan korupsi di LPD Gerogak, tim jaksa Pidus Kejati Bali juga memeriksa sejumlah saksi untuk kasus dugaan penguasaan lahan tanpa alasan hukum yang sah milik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan.