JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR- Fajarbali.com | Luhur Istighfar yang tanggal 4 Maret 2021 nanti akan melepas jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar yang sudah diembannya selama kurang lebih 1,5 tahun, Senin (1/3/2021)  pamitan kepada para awak media yang sehari-hari ngepos di Kejari Denpasar.

Kepada wartawan, Luhur mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas semua kerjasama yang selama ini sudah terjalin."Mudah-mudahan apa yang sudah terjalin selama ini bisa berlanjut dengan pejabat baru yang menggantikan saya," kata Luhur di Denpasar. 

Dikataka pula, selama menjabat sebagai Kajari, ada satu kasus yang sempat membuat jantung berdebar, yaitu kasus ujaran kebencian terhadap Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali dengan terdakwa I Gede Aryastina alias Jerinx. 

"Semua perkara yang ditangani memiliki kesulitan yang berbeda. Hanya saja kasus Jerinx ini cukup membuat jantung bedebar dengan adanya iplikasi dan kasus ini juga menjadi sorotan media masa secara nasional," ungkapnya. 

Yang kedua, kata Luhur adalah kasus korupsi. Kasus yang dimaksud adalah kasus korupsi APBDes di Desa Dauh Puri Klod." Dikatakannya meski pihaknya sudah menetapkan tersangka dan saat ini sudan divonis, tapi masih ada pihak yang kurang puas terhadap perkara ini," ujarnya. 

Namun yang pasti, kata Luhur Kejaksaan pada intinya berusaha sebagaimana mungkin untuk bisa mengakomodir semua pihak, namun penegakan hukum tetap ditegakkan.

 "Kalau masih ditanya apa yang paling berkesan selama menjabat sebagai Kejari Denpasar, ya saya menjabat Kajari Denpasar sudah sangat  berkesan," katanya sambil tersenyum.

Yang terakhir, Luhur mengucap syukur karena selama menjabat sebagai Kajari hampir tidak pernah menemui kesulitan, baik dari sisi anggaran, penanganan perkara dan pencarian alat bukti lainnya.

Diketahui Luhur Istighfar akan digantikan oleh Yuliana Sagala sebagai Kejari Denpasar. Luhur akan mengisi jabatan sebagai Inspektur Muda Kepegawaian dan Tugas Umum pada Inspektorat I, Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejagung RI.(eli)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

 

DENPASAR -fajarbali.com |Tiga petinggi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III resmi ditetapkan tersangka oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Bali. Ketiganya diduga terlibat kasus penggelapan di perusahaan BUMN tersebut. 

 

 

Tiga Direksi yang ditetapkan tersangka ini masing masing Kokok Susanto selaku Direksi Pelindo III. Kemudian, Wawan Sulistyawan selaku Direktur PT Pelindo Energi Logistik (PT PEL) dan Irsyam Bakri selaku Ganeral Manager (GM) dari PT PEL.

 

Menurut Direktur Ditreskrimsus Polda Bali Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho penetapan tersangka petinggi Pelindo III ini berdasarkan informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. 

 

Hasil lidik, pihaknya menemukan bukti unsur permulaan yang cukup dalam kasus penggelapan di PT Pelindo yang bergerak dalam jasa kepelabuhanan tersebut

 

DENPASAR -fajarbali.com |Penyidik Provost Polresta Denpasar memanggil pengacara Siti Sapurah untuk diminta klarifikasi seputar laporannya terhadap penyidik Unit I Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar. Kasus yang dilaporkan ini menyangkut kasus aniaya menimpa kliennya, Ayu Paramita Dewi yang dilakukan oleh suaminya. 

 

MANGUPURA -fajarbali.com |Penyidik Satuan Reskrim Polres Badung memanggil Zaenal Tayeb (65) untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, pada Senin (19/4/2021). Namun pengusaha asal Mamasa Sulawesi Barat itu mangkir dari panggilan penyidik dengan alasan sakit. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Tim Advokasi Penegakan Dharma yang tergabung dari 6 ormas Hindu, yakni Persada Nusantara, KMHDI Bali, Prajaniti Bali, Peradah Indonesia Bali, Persadha Nusantara Bali, dan Paiketan Krama Bali mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali, Senin (19/4/2021). 

Denpasar - Fajarbali.com | Propam Polresta Denpasar memanggil perempuan berinisial APD. Pemanggilan terkait laporan aksi penganiayaan yang dilakukan suami APD berinisial KAD beberapa bulan lalu.

 

DENPASAR -fajarbali.com |Direktorat Lalu Lintas Polda Bali mempercepat pemasangan Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di wilayah Denpasar. Salah satu wilayah yang sudah terpasang ETLE terletak di Simpang Teuku Umar-Jalan Imam Bonjol atau tepatnya di simpang Buagan Denpasar Barat. Rencananya, akhir Bulan April ini sudah bisa berfungsi dan di uji coba. 

 

MENGWI -fajarbali.com |Aksi pencurian helm dilakukan seorang bule asal Rusia, Ivan Kashtaev (25) yang menginap di Vila Arikaya Umalas Kuta Utara. Bule tersebut melakukan pencurian helm di halaman parkir Vila Markisa di Banjar Pengembungan Desa Pererenan Mengwi Badung, Jumat (16/4/2021) sekitar pukul 07.00 Wita. 

 

MANGUPURA -fajarbali.com |Satuan Lantas Polres Badung melaksanakan Operasi Keselamatan Agung 2021 dengan langkah-langkah humanis dan edukatif dalam menjaga Kamseltibcarlantas. Selain berfokus pada kesadaran masyarakat dalam mentaati aturan berlalu lintas, juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan. 

 

NUSA DUA -fajarbali.com |Kematian Hendra alias William (29) asal Dusun Niaga Karya Kelurahan Tanjung Niaga Kabupaten Malawi Kalimantan Barat (Kalbar), akibat tergencet di kolong mobil saat akan menolong anjing peliharaan majikannya, menyimpan duka mendalam bagi keluarga. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Tidak mau bayar usai dilayani di ranjang dan malah main pukul, Arienda Pratama (29) mengadukan David seorang bule asal Swedia, David (44) ke Polsek Denpasar Selatan, Senin (22/3/2021). Perempuan yang tinggal di Jalan Gelogor Carik 315 Residence Pemogan Denpasar Selatan itu mengaku dihajar oleh David hingga babak belur setelah menolak dimintai uang sebesar Rp 800.000. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Tewasnya Hendra alias William (29) akibat tergencet mobil, Kamis (15/4/2021) sore, menguak fakta terbaru. Korban asal Kalimantan Barat (Kalbar) yang tinggal di rumah bossnya di Jalan Tukad Badung XD Nomor 8, Renon, Denpasar Selatan sempat mencari anjing peliharaanya yang hilang dan diketahui terjepit di dalam kolong mobil. 


KUTA -fajarbali.com |Zaenal Tayeb kini berstatus tersangka. Pengusaha asal Bali yang terjerat kasus dugaan pemalsuan akta autentik itu angkat bicara. Ia menilai apa yang dituduhkan kepadanya adalah tidak benar dan dinilai maladministrasi dalam penyidikan. Sehingga ia pun bersurat ke Kapolri dan Jaksa Agung untuk meminta perlindungan hukum.