JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

MANGUPURA -Fajarbali.com|  Oknum pegawai sebuah Bank BUMN berinisial IBGS ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung atas kasus dugaan tindak pidana korupsi.

"Terhadap penetapan tersangka IBGS, selanjutnya yang bersangkutan dilakukan penahanan selama 20 hari terhitung mulai hari ini dan ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan," terang Kepala Kejaksaan Negeri Badung Ketut Maha Agung, Rabu (3/3/2021) di Kejari Badung.

Dijelakan Maha Agung, pengungkapan kasus bermula dari adanya laporan pihak bank tempat tersangka bekerja. Dari Hasil pemeriksaan, tersangka diduga telah melakukan tindak pidana korupsi di kantornya yaitu Kantor Cabang Kuta.

Dugaan korupsi tersebut berupa pemberian kredit topengan, kredit tempilan, pemakaian setoran pelunasan kredit debitur, pemakaian setoran angsuran kredit debitur dan penggelapan agunan kredit debitur dengan modus operandi melakukan penyalahgunaan SOP Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta pencurian dan penggelapan agunan kredit yang dilakukan sejak tahun 2013 sampai dengan 2017.

"Nilai total kerugian akibat perbuatan tersangka kurang lebih Rp 1 miliar, dan menurut pengakuan tersangka uang itu digunakan untuk bermian judi online," tegas Maha Agung yang didampingi Dewa Lanang Raharja (Kasi Pidsus) dan I Made Gede Bamax Wira Wibowo  (Kasi Intel). 

Setelah cukup bukti, oleh tim jaksa penyidik, IBGS selaku marketing di bank tersebut kemudian ditetapkan sebagai tersangka, Jumat (26/2/2021). Ia disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Pasal 8 jo. Pasal 18 UU Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 64 KUHP.

Terpisah penasehat hukum terdakwa dari Kayana Law Office mengatakan, pihaknya akan mengajukan permohonan penangguhan penahanan untuk tersangka.

Penangguhan penahanan akan diajukan dengan alasan tersangka kooperaktif dan tidak menghilangkan barang bukti.

"Artinya dari sisi situ, kami akan berkoordinasi dengan pihak keluarga bahwa akan mengajukan penangguhan penahanan," ucap kuasa hukum terdakwa.

Ditanya apakah tersangka melakukan dugaan korupsi sendiri, kuasa hukum tersangka menyatakan untuk sementara baru kliennya yang terlibat dalam kasus ini.

Ketika ditanya uang hasil korupsi digunakan untuk apa oleh tersangka, kuasa hukum mengatakan bahwa uang digunakan untuk bermain judi online.

Kuasa hukum tersangka menambahkan, dari total kerugian yang diderita oleh Bank BRI, sebagian telah dikembalikan oleh tersangka dan disimpan di dana kas Bank BRI yaitu kurang lebih Rp 180 juta.

"Sebelum proses itu sudah dilakukan sebenarnya. Karena ini kan pakai kredit topengan, artinya ia mencicil dengan nama orang yang bersangkutan," tuturnya.(eli)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

 

DENPASAR -fajarbali.com |Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putera menegaskan kasus penistaan agama dengan terlapor Dr. Desak Made Darmawati, Spd, MM yang dilaporkan oleh sejumlah komponen organisasi masyarakat Hindu di Bali, akan tetap diproses dan ditindaklanjuti. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Tiga petinggi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III resmi ditetapkan tersangka oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Bali. Ketiganya diduga terlibat kasus penggelapan di perusahaan BUMN tersebut. 

 

 

Tiga Direksi yang ditetapkan tersangka ini masing masing Kokok Susanto selaku Direksi Pelindo III. Kemudian, Wawan Sulistyawan selaku Direktur PT Pelindo Energi Logistik (PT PEL) dan Irsyam Bakri selaku Ganeral Manager (GM) dari PT PEL.

 

Menurut Direktur Ditreskrimsus Polda Bali Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho penetapan tersangka petinggi Pelindo III ini berdasarkan informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. 

 

Hasil lidik, pihaknya menemukan bukti unsur permulaan yang cukup dalam kasus penggelapan di PT Pelindo yang bergerak dalam jasa kepelabuhanan tersebut

 

DENPASAR -fajarbali.com |Penyidik Provost Polresta Denpasar memanggil pengacara Siti Sapurah untuk diminta klarifikasi seputar laporannya terhadap penyidik Unit I Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar. Kasus yang dilaporkan ini menyangkut kasus aniaya menimpa kliennya, Ayu Paramita Dewi yang dilakukan oleh suaminya. 

 

MANGUPURA -fajarbali.com |Penyidik Satuan Reskrim Polres Badung memanggil Zaenal Tayeb (65) untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, pada Senin (19/4/2021). Namun pengusaha asal Mamasa Sulawesi Barat itu mangkir dari panggilan penyidik dengan alasan sakit. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Tim Advokasi Penegakan Dharma yang tergabung dari 6 ormas Hindu, yakni Persada Nusantara, KMHDI Bali, Prajaniti Bali, Peradah Indonesia Bali, Persadha Nusantara Bali, dan Paiketan Krama Bali mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali, Senin (19/4/2021). 

Denpasar - Fajarbali.com | Propam Polresta Denpasar memanggil perempuan berinisial APD. Pemanggilan terkait laporan aksi penganiayaan yang dilakukan suami APD berinisial KAD beberapa bulan lalu.

 

DENPASAR -fajarbali.com |Direktorat Lalu Lintas Polda Bali mempercepat pemasangan Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di wilayah Denpasar. Salah satu wilayah yang sudah terpasang ETLE terletak di Simpang Teuku Umar-Jalan Imam Bonjol atau tepatnya di simpang Buagan Denpasar Barat. Rencananya, akhir Bulan April ini sudah bisa berfungsi dan di uji coba. 

 

MENGWI -fajarbali.com |Aksi pencurian helm dilakukan seorang bule asal Rusia, Ivan Kashtaev (25) yang menginap di Vila Arikaya Umalas Kuta Utara. Bule tersebut melakukan pencurian helm di halaman parkir Vila Markisa di Banjar Pengembungan Desa Pererenan Mengwi Badung, Jumat (16/4/2021) sekitar pukul 07.00 Wita. 

 

MANGUPURA -fajarbali.com |Satuan Lantas Polres Badung melaksanakan Operasi Keselamatan Agung 2021 dengan langkah-langkah humanis dan edukatif dalam menjaga Kamseltibcarlantas. Selain berfokus pada kesadaran masyarakat dalam mentaati aturan berlalu lintas, juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan. 

 

NUSA DUA -fajarbali.com |Kematian Hendra alias William (29) asal Dusun Niaga Karya Kelurahan Tanjung Niaga Kabupaten Malawi Kalimantan Barat (Kalbar), akibat tergencet di kolong mobil saat akan menolong anjing peliharaan majikannya, menyimpan duka mendalam bagi keluarga. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Tidak mau bayar usai dilayani di ranjang dan malah main pukul, Arienda Pratama (29) mengadukan David seorang bule asal Swedia, David (44) ke Polsek Denpasar Selatan, Senin (22/3/2021). Perempuan yang tinggal di Jalan Gelogor Carik 315 Residence Pemogan Denpasar Selatan itu mengaku dihajar oleh David hingga babak belur setelah menolak dimintai uang sebesar Rp 800.000. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Tewasnya Hendra alias William (29) akibat tergencet mobil, Kamis (15/4/2021) sore, menguak fakta terbaru. Korban asal Kalimantan Barat (Kalbar) yang tinggal di rumah bossnya di Jalan Tukad Badung XD Nomor 8, Renon, Denpasar Selatan sempat mencari anjing peliharaanya yang hilang dan diketahui terjepit di dalam kolong mobil.