JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

 

DENPASAR -fajarbali.com |Tim Advokasi Penegakan Dharma yang tergabung dari 6 ormas Hindu, yakni Persada Nusantara, KMHDI Bali, Prajaniti Bali, Peradah Indonesia Bali, Persadha Nusantara Bali, dan Paiketan Krama Bali mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali, Senin (19/4/2021). 

 

Kedatangan Tim Advokasi Penegakan Dharma ini untuk melaporkan Desak Made Darmawati yang viral akibat video ceramahnya yang dinilai melecehkan dan menghina agama Hindu. Dalam video yang disebarluaskan oleh akun YouTube Istiqomah TV itu, Desak Made Darmawati salah satunya mengatakan di agama Hindu banyak Tuhan yang disembah.

 

Kedatangan tim advokasi sekitar pukul 14.30 Wita ini dipimpin Gede Suardana dengan rombongan kurang lebih 10 orang. Gede Suardana mengatakan setelah di kantor SPKT dan dibawa ke gedung Ditreskrimsus Polda Bali, laporan mereka diterima dalam bentuk Pengaduan Masyarakat (Dumas). 

 

"Ya laporan kami sudah diterima dalam bentuk Dumas. Kami tim advokasi penegakan dharma melaporkan akun Istiqomah TV yang menyebarkan konten video tausiah dari Desak Made Darmawati yang diduga mengandung unsur penistaan dan penodaan agama Hindu," ujarnya. 

 

Sejumlah barang bukti sudah dibawa dalam pelaporan tersebut. Diantaranya berupa satu keping CD yang berisi video ceramah dari Desak Made Darmawati. Video itu diambil dari akun YouTube YouTube Istiqomah TV yang menyebarkan pertama kali video ceramah dari Desak Made Darmawati yang mengandung unsur penistaan dan penodaan terhadap agama Hindu. 

 

Dikatakan mantan wartawan senior ini, ceramah Made Desak yang berada di akun YouTube Istiqomah TV itu menyebar luas secara masif 15 April 2021 ke berbagai media sosial. Akibatnya membuat keresahan terhadap umat Hindu. 

 

"Awalnya video itu ada di YouTube Istiqomah TV. Kemudian tersebar secara masif 15 April kemarin. Video itu bisa diakses oleh siapa pun dan di mana pun melalui HP. Jelas dalam konten itu menistakan dan menodakan agama Hindu," bebernya. 

 

Menurut Gede Suardana, salah satu bukti lainnya yang mereka sertakan adalah surat permintaan maaf dari Desak Made Darmawati. Pada poin 4  dari surat permohonan itu, Desak Made Darmawati mengakui melakukan penodaan agama dan siap bertanggungjawab. Menurutnya itu menunjukan pengakuan dari Desak Made Darmawati. 

 

Ditegaskannya, Polisi harus menerima laporan dari semua warga masyarakat termasuk laporan yang mereka ajukan kemarin. Apakah nantinya dalam prosesnya harus dilimpahkan ke Mabes Polri yang terpenting Polda Bali menerima dan memproses laporan mereka. "Kalau kasus ini perlu dilimpahkan ke Mabes Polri tidak menjadi masalah," terangnya.

 

Lebih lanjut Gede Suardana mengatakan dalam kasus dugaan penistaan dan penghinaan yang dilakukan oleh Desak Made Darmawati pihaknya memegang dua prinsip. Yakni darma agama dan darma negara. Sebagai amalan darma agama pihaknya menerima permohonan maaf dari yang bersangkutan, tapi tidak menghapus tindakan pidana yang dilakukan.

 

"Sebagai wujud amalan darma negara maka cara yang paling elegan dan damai adalah dengan melaporkan kasus ini ke polisi. Tujuannya agar ada efek jera terhadap yang bersangkutan. Kalau misalnya kasus mesti dilimpahkan ke Mabes Polri silahkan saja. Kalau tidak proses kami menganggap polisi tidak profesional," tegasnya. (hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

 

DENPASAR -fajarbali.com |Perempuan bercadar bernama Nurhayati alias Nurhayati Binti Sarni gegerkan markas Polda Bali yang terletak di Jalan WR Supratman Denpasar Timur, Senin 10 Mei 2021 sekitar pukul 20.30 Wita. Perempuan kelahiran 17 Agustus 1979 asal Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung itu sempat diamankan setelah dicurigai mondar mandir di depan mapolda Bali. 


DENPASAR -fajarbali.com |Usai menyasar gereja, pemulung hingga panti asuhan, kali ini sumbangan yang diberikan oleh Serdik Sespimen Pendidikan Reguler (Dikreg)-61, Pius X.Febry Aceng Loda, S.I.K, M.H diberikan yayasan difabel atau disabilitas. Sumbangan berupa uang tunai jutaan rupiah itu diberikan kepada Yayasan Cahaya Mutiara Ubud yang terletak di jalan Sasibrata, Banjar Kawan Tengah, Tampak Siring, Gianyar.  

 

 

Sumbangan uang tunai itu diberikan langsung oleh pria yang juga pernah menjabat sebagai Kasie BPKB Dit Lantas Polda Bali dan Kasie STNK Renon Denpasar hingga Kasatlantas Polres Gianyar ini pada Selasa (27/4/2021) lalu. Dijelaskan mantan Wakapolres Jembrana, Gianyar dan Bangli ini, bahwa sumbangan uang ini sebagai bentuk kepeduliannya terhadap sesama. 

 

"Ini adalah bentuk kepedulian saya terhadap sesama mahluk sosial. Terlebih saat pandemi seperti sekarang ini, banyak sesama kita yang membutuhkan pertolongan," katanya Minggu 11 Mei 2021.

 

Dijelaskan mantan Kapolsek Kuta Utara ini, sumbangan dan kunjungannya itu juga dalam rangka program lembaga Pendidikan Sespimen Dikreg-61 dengan tema Menciptakan Pimpinan Tingkat Menengah Polri, Kementrian dan Lembaga Yang Presisi Untuk Indonesia Maju.

 

Usai memberikan bantuan dana di Yayasan Cahaya Ubud, Tampaksiring, Gianyar, perwira menengah Polda Bali ini langsung menyambangi sekretariat Pemuda Katolik, Gianyar. Di sana dia juga memberikan sumbangsihnya berupa dana. Aksi itu bukan hanya sekali dilakukannya guna mendukung kegiatan pemuda Katolik. Serdik Sespimen Pendidikan Reguler (Dikreg)-61, Pius X.Febry Aceng Loda, S.I.K, M.H.

 

Sebelumnya memang selalu memberikan sumbangsihnya sejak organisasi pemuda Katolik itu terbentuk. Baik itu sumbangsih moril maupun ide. Saat dirinya menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Gianyar, bersama pastor paroki, dia pernah membentuk PAM Swakarsa untuk pengamanan internal gereja katolik  Santa Maria Ratu Rosari, Gianyar.

 

Tidak cukup sampai di situ, saat dirinya menjabat sebagai Wakapolres Gianyar, dia juga terlibat sebagai Satgas Covid-19 di internal Gereja Katolik katolik Santa Maria Ratu Rosari, Gianyar yang dimana pengurus satgas itu dilantik oleh dia sendiri.

 

Sementara Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Gianyar, Agustinus Ana Goga menyampaikan terimakasihnya atas dukungan itu. "Saya sangat berterimakasih karena dukungan pak Serdik Sespimen Pendidikan Reguler (Dikreg)-61, Pius X.Febry Aceng Loda, S.I.K, M.H. Sejak terbentuknya pemuda katolik sampai saat ini, beliau bukan saja sebagai donatur dari segi dana namun beliau juga donatur dalam ide dan pergerakan  program  Pemuda Katolik  Komisariat Cabang Gianyar selama ini," katanya. 

 

Keterangan terpisah

 

MANGUPURA -fajarbali.com |Sejak Pemerintah memberlakukan larangan Mudik Lebaran 2021, Polres Badung perketat jalur jalan menuju Mudik di Pos Pengamanan jalan Mengwitani, tepatnya didepan pintu masuk Terminal Mengwi, Badung, pada Selasa 11 Mei 2021 sekitar pukul 09.30 Wita. 

 

SIBANG -fajarbali.com |Nahas dialami Nyoman Suweji alias Kak Gaul (59). Kakek asal Banjar Piakan Desa Sibangkaja itu tewas setelah motor yang dikendarainya terjatuh di jembatan Tukad Ayung, Sibangkaja, Abiansemal Badung, Selasa 11 Mei 2021. 

 

SANUR -fajarbali.com |Tindakan Komang Swastika (34) tidak patut ditiru. Diduga depresi, ia berencana bunuh diri dengan meminum cairan pembersih lantai soklin dan ceburkan diri ke laut di Pantai Sanur, Jalan Hang Tuah, Denpasar Selatan, pada Senin 10 Mei 2021. Namun aksinya itu berhasil digagalkan petugas Pos Polisi yang sedang patroli. 

 

 

Kenekatan Swastika berlangsung sekitar pukul 23.00 Wita. Pria asal Banjar Batu Dawa, Kubu Karangasem itu datang ke pantai dan langsung menceburkan diri. Ia memang sudah berniat akan bunuh diri.

 

AMLAPURA-fajarbali.com | I Gede APJ, Perbekel Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Karangasem yang masih menjalani proses hukum atas dugaan korupsi bantuan sosial bedah rumah sementara waktu diganti oleh sekretaris Desa (Sekdes) I Gede Arya Getas menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Pengisian Plt ini, sampai ada keputusan pengadilan tetap atas kasus tersebut. 

DENPASAR - fajarbali.com | Setelah melalui perjalanan panjang bahkan hingga memakan waktu berbulan-bulan, seorang ibu muda berinisial Ayu PD, Selasa (11/5/2021) kembali bertemu buah hatinya telah berpisah 7 bulan lamannya. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Tim gabungan Yustisi menindak tegas empat tempat hiburan malam (THM) yang berlokasi di Legian Kuta karena melakukan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Ke 4 THM tersebut kedapatan beroperasi lebih dari waktu yang ditentukan, bahkan dengan jumlah pengunjung yang membludak. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Pelarangan mudik Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021 banyak yang tidak diindahkan masyarakat. Bahkan ada yang nekat menyembunyikan "penumpang gelap" di dalam bus atau mobil Pick Up agar bisa berlebaran ke kampung halamannya. 

SINGARAJA-fajarbali.com | Mengaku akibat sakit hati yang dideritan Yoni Jatmiko (29) warga Desa Mlinjeng, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur membuat dirinya hendak memberikan pembelajaran terhadap Ketut Mintaning warga masyarakat Penarukan namun lantaran mengalami benturan akhirnya korban meninggal dunia.


DENPASAR -fajarbali.com |Sumbangan yang diberikan oleh Serdik Sespimen Pendidikan Reguler (Dikreg)-61, Pius X.Febry Aceng Loda, S.I.K, M.H, kali ini menyasar gereja. 

 

MANGUPURA -fajarbali.com |Anggota Satuan Lalu Lintas Polres Badung meringkus seorang pengemudi mobil Xenia berplat DK 1452 FM, yakni I Wayan Witasnyana (50). Pelaku yang tinggal di Mengwi itu ditangkap setelah menabrak pengendara motor (pemotor) di Jalan Raya Sibang Banjar Senggu Sibang Gede Abiansemal Badung. Kecelakaan yang terjadi pada Minggu 2 Mei 2021 ini sempat viral di media sosial (medsos).