JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Belasan Ribu Pil Koplo Dipasok dari Banyuwangi, Dijual Sistem Tempel

LINTAS KRIMINAL
Typography

MANGUPURA-fajarbali.com | Dua pengedar Pil Koplo, yakni Puput Bagus Pamungkas (31) dan Aulia Yahya (22) sudah ditahan, dan keterangannya masih didalami untuk mengejar pelaku lain.

Kedua tersangka mengaku pil koplo tersebut dipasok dari seorang Bandar di Muncar Banyuwangi Jawa Timur untuk diedarkan di Denpasar dan Badung. 

Menurut Kapolres Badung AKBP Yudith, kedua tersangka merupakan residivis kasus yang sama. Setelah keluar dari penjara lapas kerobokan, pria asal Jember dan Banyuwangi ini mengulangi perbuatan serupa mengedarkan pil koplo di wilayah Denpasar dan Badung. “Jadi mereka sudah punya pelanggan masing-masing dan menjualnya dengan sistem tempel,” beber Kapolres didampingi Kasatresnarkoba AKP Djoko Hariady. 

Dalam pengakuan kedua tersangka, belasan ribu pil koplo tersebut dipasok dari Bandar yang sama asal Muncar Banyuwangi Jawa Timur. Terungkap, pasokan ini sudah kelima kalinya dilakukan. “Setiap satu kali memasok 10.000 butir. Mereka menjual kepada pelanggannya 10 butir seharga Rp 25.000. Kebanyakan pelanggannya buruh bangunan,” bebernya. 

Diterangkan perwira melati dua di pundak ini, kedua tersangka membeli pil koplo kepada sang bandar menggunakan sistem kepercayaan. Yakni, apabila habis terjual mereka langsung mentransfer uang hasil penjualan kepada bandarnya. Sebulannya bisa mencapai Rp 25 juta rupiah. 

Selain itu, setiap kali pengiriman barang cenderung menggunakan paketan jasa ekspedisi agar tidak terendus polisi. Bisa juga diambil langsung ke bandarnya di Banyuwangi. “Kalau sudah habis, minta lagi ke bandarnya. Bandarnya ini masih kami kejar,” tegas AKBP Yudith. 

Menurut Kapolres, saat ini pihaknya sudah mengamankan barang bukti 11.520 butir pil koplo. Pil tersebut disita dari tersangka Puput sebesar 2.900 butir dan tersangka Aulia sebanyak 8.620 butir. “Barang bukti ini merupakan sisa dari penjualan yang 10.000 butir itu,” ujarnya.  

AKBP Yudith menjelaskan, pengungkapan belasan ribu butir pil koplo ini berawal dari tertangkapnya tersangka Puput Bagus Pamungkas saat dipancing transaksi di Jalan Subur Gang Murah Cempaka Br. Monang maning Denpasar Barat, Selasa (1/11/2018) sekitar pukul 08.15 Wita. 

Di lokasi transaksi, polisi mengamankan barang bukti 1 paket sabu yang diakui miliknya tersangka. “Kamar kosnya juga kami geledah dan ditemukan 3 paket sabu lainnya. Dalam penggeledahan kami juga temukan plastik besar berisi 2.900 butir pil koplo didalam tas,” ujarnya. 
Pascapenangkapan tersangka Puput, polisi menemukan tersangka Aulia di kamar tersebut.

Setelah digeledah dan HP miliknya dicek, buruh cat ini mengaku menyimpan banyak pil koplo. Polisi kemudian mengelandang tersangka ke rumahnya di Jalan Pulau Galang Gang Ratnasari No. 3, Gelogor Carik, Denpasar Selatan. Dalam penggeledahan, ditemukan plastik besar berisi 8.620 butir pil koplo warna putih yang disembunyikan di kulkas rusak. (hen)