JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Tersangka I Gusti Made Susila (33), pelaku sayat betis yang ditangkap di tempat kerjanya pabrik roti di Jalan Majapahit Kuta, terus menjalani pemeriksaan penyidik Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Polresta Denpasar.

Pengakuan tersangka sangat mencegangkan. Pria yang sudah cerai dengan istrinya ini mengaku jatuh cinta dengan korban AA PD (12), yang masih duduk dibangku SD itu. 

“Namun karena cintanya ditolak dan akun Facebooknya diblokir oleh korban, pelaku marah. Sehingga dia sakit hati berniat melukai korban,” beber Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana, Rabu (5/12/2018). 

Menurut perwira melati dua dipundak ini, korban berkenalan dengan pelaku I Gusti Made Susila sejak tahun 2016, setelah dikenalkan oleh saudara korban. Perkenalan itu terus berlanjut hingga ke WhatsApp dan media social Facebook. 

BERITA TERKAIT: Pelaku Sayat Betis Pelajar SD Ditangkap Tim Resmob Polresta Denpasar

Ternyata diam-diam, pelaku menaruh hati kepada pelajar Kelas 6 SD ini. Apalagi melihat penampilan korban sudah dewasa, padahal masih duduk dibangku Sekolah Dasar. Saat chating di Facebook, pelaku juga pernah menyatakan rasa suka dan cinta kepada korban. Cinta pelaku kandas setelah ditolak oleh korban. 

“Karena sering digoda, korban kesal dan memblokir Facebook pelaku,” ujarnya. Tidak terima Facebooknya diblokir, tersangka yang bekerja di pabrik roti bagian ngepak-ngepak ini berniat melukai korban. Ia pun menyiapkan cutter dan mendatangi Sekolah korban diseputaran Pemecutan Denpasar Barat, Senin (3/12) sekitar pukul 13.00 Wita. 

Setelah pulang dari sekolah, pelaku membuntuti korban saat berjalan kaki menuju rumahnya. Peristiwa sayat betis itu terjadi di belakang SD Muhahamadyah I di Jalan Gunung Penulisan Gang I Pemecutan Denpasar Barat, Senin (3/12) sekitar pukul 13.00 wita. (hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR-fajarbali.com | Cewek berwajah bulat dan manis bernama Radita ini akhirnya diberi kesempatan oleh majelis hakim untuk mengajukan pembelaan, Kamis (16/5/2019).

DENPASAR-fajarbali.com | Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Denpasar saat ini tengah memburu I Wayan Carik (25) yang diduga mencabuli dua anak di bawah umur, berinisial Kadek A (10) dan Ni Wayan S (13).

DENPASAR-fajarbali.com | Badan Eksekutif Mahasiswa seluruh Universitas di Bali yang tergabung dalam BEM Aliansi Bali Dwipa melaksanakan tatap muka dengan Direktur Intelkam Polda Bali Kombes Pol. Drs. Wahyu Suyitno di Renon Denpasar, Selasa (14/5) lalu.

DENPASAR-fajarbali.com | Tujuh komplotan penipuan bermodus kredit online asal Makassar, Sulawesi Selatan disergap Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan di sebuah rumah kos di Jalan Dukuh Sari Gang Banteng Sesetan Denpasar Selatan, Jumat (10/5) dinihari.

DENPASAR-fajarbali.com | Ketut Putra Ismaya Jaya alias KERIS yang ditangkap karena kepemilikan sabu-sabu terus menjalani pemeriksaan penyidik Satresnarkoba Polresta Denpasar.

DENPASAR-fajarbali.com | Ketut Putra Ismaya Jaya (40) kembali berurusan dengan polisi. Mantan pentolan ormas yang pernah di penjara dalam kasus melawan pejabat pemerintah dan pernah dilaporkan istrinya dalam kasus penganiayaan, kali ini ditangkap dalam kasus narkoba.

DENPASAR-fajarbali.com | Delapan Bulan tidak disidang, kasus dugaan korupsi Yayasan Al Mar'uf dengan tiga tersangka masing-masing H Muhamad Saifudin, Supeni Mayangsari alias Bu Jero dan H Miftah Aulawi akhirnya terjawab.

DENPASAR-fsjarbali.com | Kericuhan terjadi di depan pintu masuk ruang sidang Rapat Paripurna DPRD Bali, Selasa (14/5) pagi.

DENPASAR-fajarbali.com | Satresnarkoba Polresta Denpasar dan Satgas CTOC membekuk 5 terduga narkoba dengan barang bukti 88,75 gram sabu sabu. Dari lima tersangka yang ditangkap secara terpisah, tiga diantaranya merupakan oknum anggota ormas di Bali.

DENPASAR-fajarbali.com | Terdakwa Nyoman Indranata (38) pemilik 5000 pil ekstasi dan hampir sekilo sabu menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu 98/5/2019).

DENPASAR-fajarbali.com | Tiga buruh bangunan asal Jember Jawa Timur, yakni Suhri (19), Zainullah (20), dan Arif (26), ditangkap massa saat beraksi di rumah Ibu Tania (35) di Perum Kopertis Gang Gustiwa X nomor 6, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Timur, Selasa (7/5) malam. Massa mengamuk menghajar pelaku hingga babak belur sebelum diamankan anggota Buser Polresta Denpasar.  

DENPASAR-fajarbali.com | Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan menegaskan, pihaknya sudah membentuk tim khusus pemburu perampok “berpistol” yang beraksi di 4 TKP Minimarket/Circle K di wilayah Kuta, Kuta Utara dan Denpasar Barat. Jika pelaku ditangkap pihaknya tidak segan-segan melakukan tindakan tegas.