JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-fsjarbali.com | Kericuhan terjadi di depan pintu masuk ruang sidang Rapat Paripurna DPRD Bali, Selasa (14/5) pagi.

Ketua Fraksi sekaligus Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bali, I Kadek Diana dipukuli oleh Dewa Nyoman Rai dari anggota Komisi I DPRD Bali asal Buleleng.

Tidak terima dipukul, Kadek Diana melaporkannya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali.

Usai melapor ke SPKT Polda Bali, Kadek Diana dari fraksi PDI Perjuangan ini  mengatakan, sebelum sidang dirinya duduk-duduk di luar ruangan sidang Kantor DPRD Provinsi Bali bersama anggota Dewan lainnya, Selasa (14/5/2019) sekitar pukul 10.00 Wita.

"Tadi sebelum sidang kami duduk-duduk disana. Sementara saya duduk di depan pintu masuk. Ketika saya ngobrol dengan beberapa teman sekitar 10 orang, tiba-tiba saya dipukul. Saya tidak tau dia datang darimana," ujar korban didampingi kuasa hukumnya, I Gede Narayana SH MH.

Entah datang dari mana, Dewa Nyoman Rai anggota Komisi I DPRD Bali ini langsung memukul wajah korban sebanyak dua kali. Akibatnya pelipis kiri bengkak dan berdarah sehingga mendapat 5 jahitan. Beruntung, aksi pemukulan itu dilerai anggota dewan lainnya.

"Pelipis kiri saya dipukul dengan tangan kosong. Tapi sepertinya dia pakai cincin," ucap politisi Fraksi PDI Perjuangan asal Gianyar ini sambil menunjukkan pelipisnya yang berdarah.

Korban sendiri mengaku tidak mengetahui mengapa dirinya dipukul oleh Dewa Rai. Sementara itu, usai melapor ke SPKT Polda Bali, Kadek Diana langsung menuju ruangan Ditreskrimum Polda Bali. Tak berselang lama, datang anggota DPRD Bali lainnya, Nyoman Parta.

Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Kombespol Hengky Widjaja membenarkan masuknya laporan dan masih dalam penyelidikan. "Laporannya masih diselidiki," terang Kombes Hengky, Selasa (14/5). (hen/Fajar Bali)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR-fajarbali.com | Cewek berwajah bulat dan manis bernama Radita ini akhirnya diberi kesempatan oleh majelis hakim untuk mengajukan pembelaan, Kamis (16/5/2019).

DENPASAR-fajarbali.com | Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Denpasar saat ini tengah memburu I Wayan Carik (25) yang diduga mencabuli dua anak di bawah umur, berinisial Kadek A (10) dan Ni Wayan S (13).

DENPASAR-fajarbali.com | Badan Eksekutif Mahasiswa seluruh Universitas di Bali yang tergabung dalam BEM Aliansi Bali Dwipa melaksanakan tatap muka dengan Direktur Intelkam Polda Bali Kombes Pol. Drs. Wahyu Suyitno di Renon Denpasar, Selasa (14/5) lalu.

DENPASAR-fajarbali.com | Tujuh komplotan penipuan bermodus kredit online asal Makassar, Sulawesi Selatan disergap Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan di sebuah rumah kos di Jalan Dukuh Sari Gang Banteng Sesetan Denpasar Selatan, Jumat (10/5) dinihari.

DENPASAR-fajarbali.com | Ketut Putra Ismaya Jaya alias KERIS yang ditangkap karena kepemilikan sabu-sabu terus menjalani pemeriksaan penyidik Satresnarkoba Polresta Denpasar.

DENPASAR-fajarbali.com | Ketut Putra Ismaya Jaya (40) kembali berurusan dengan polisi. Mantan pentolan ormas yang pernah di penjara dalam kasus melawan pejabat pemerintah dan pernah dilaporkan istrinya dalam kasus penganiayaan, kali ini ditangkap dalam kasus narkoba.

DENPASAR-fajarbali.com | Delapan Bulan tidak disidang, kasus dugaan korupsi Yayasan Al Mar'uf dengan tiga tersangka masing-masing H Muhamad Saifudin, Supeni Mayangsari alias Bu Jero dan H Miftah Aulawi akhirnya terjawab.

DENPASAR-fsjarbali.com | Kericuhan terjadi di depan pintu masuk ruang sidang Rapat Paripurna DPRD Bali, Selasa (14/5) pagi.

DENPASAR-fajarbali.com | Satresnarkoba Polresta Denpasar dan Satgas CTOC membekuk 5 terduga narkoba dengan barang bukti 88,75 gram sabu sabu. Dari lima tersangka yang ditangkap secara terpisah, tiga diantaranya merupakan oknum anggota ormas di Bali.

DENPASAR-fajarbali.com | Terdakwa Nyoman Indranata (38) pemilik 5000 pil ekstasi dan hampir sekilo sabu menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu 98/5/2019).

DENPASAR-fajarbali.com | Tiga buruh bangunan asal Jember Jawa Timur, yakni Suhri (19), Zainullah (20), dan Arif (26), ditangkap massa saat beraksi di rumah Ibu Tania (35) di Perum Kopertis Gang Gustiwa X nomor 6, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Timur, Selasa (7/5) malam. Massa mengamuk menghajar pelaku hingga babak belur sebelum diamankan anggota Buser Polresta Denpasar.  

DENPASAR-fajarbali.com | Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan menegaskan, pihaknya sudah membentuk tim khusus pemburu perampok “berpistol” yang beraksi di 4 TKP Minimarket/Circle K di wilayah Kuta, Kuta Utara dan Denpasar Barat. Jika pelaku ditangkap pihaknya tidak segan-segan melakukan tindakan tegas.