JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Niswatun Badriyah anggota Bhayangkari gadungan yang terjerat kasus penipuan, Selasa (11/6/2019) divonis tiga tahun penjara. 

Majelis hakim PN Denpasar pimpinan I Gede Ginarsa dalam amar putusnya menyatakan terdakwa yang mengaku sebagai istri anggota Polisi itu terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan yang dilakukan secara berlanjut. 

Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) ke 1. "Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Niswatun Badriyah dengan pidana penjara selama tiga tahun, " tegas Hakim Ginarsa dalam amar putusannya. 

Atas putusan itu, terdakwa menyatakan menerima sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cokorda Intan Merlany Dewie yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama tiga tahun dan enam bulan menyatakan pikir-pikir. 

Seperti diketahui, kasus yang menjerat terdakwa ini berawal saat terdakwa mendatangi rumah saksi korban, I Ketut Widiantara Udayana. Kepada orang tua korban, terdakwa mengaku anggota Bhayangkari (istri polisi) dan sudah beberapa kali meloloskan orang masuk Akpol.

Karena merasa percaya dengan omongan terdakwa, korban pun meminta kepada terdakwa untuk menjadi anggota polisi. Tidak lama kemudian, terdakwa menghubungi saksi korban ada paket Rp.150 juta dan langsung lolos menjadi anggota polisi.

“Singkat cerita korban dan orang tua korban setuju dengan tawaran terdakwa dan langsung menyanggupi biaya yang ditawarkan oleh terdakwa,”ungkap jaksa Kejati Denpasar itu.

Disebut pula, korban memberikan yang kepada terdakwa dengan cara bertahap hingga mencapai Rp. 639 juta. Bahkan uang diberikan oleh korban melebihi dari harga paket yang ditawarkan terdakwa.

Tapi apa yang dijanjikan terdakwa kepada korban tidak terbukti. Sebab, saat mengikuti tes polisi, korban sudah gugur di teras awal (tes psikologi). Namun demikian terdakwa tetap menjanjikan korban berangkat pendidikan walau nyatanya hingga saat ini korban tetap saja tidak berangkat. Sedangkan uang Rp.639 juta yang dikirim oleh korban kepada korban tidak juga dikembalikan, tapi malah digunakan sendiri olah terdakwa. (eli/Fajar Bali)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR-fajarbali.com | Warga Negara (WN) Rusia, Andrei Zhestkov yang ditangkap karena mencoba menyelundupkan orangutan, Rabu (25/6/2019) dituntut hukuman 6 bulan penjara. 

DENPASAR-fajarbali.com | Kasus penipuan mobil Mitsubishi Pajero Sport yang dilaporkan Nyoman Budiana ke Ditreskrimum Polda Bali 26 Oktober 2016 dengan terlapor Anak Agung Rai Sugiartha, kembali dipertanyakan.

MANGUPURA-fajarbali.com | Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung meringkus saudagar jual beli babi, I Wayan Edik Ardika (34) di gudang pemotongan babi di Banjar Bersih, Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung, Sabtu (22/6/2019) siang.

DENPASAR-fajarbali.com | Setelah mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang pekan lalu, kini giliran A.A. Alit Wiraputra memberikan tanggapan atau eksepsi atas dakwaan tersebut. Dibacakan oleh tim kuasa hukumnya, mantan Ketua KADIN  itu menyebut bahwa dakwaan jaksa cacat Formal (error' procedure). 

DENPASAR-fajarbali.com | Masih ingat penangkapan pengedar narkoba Asep Wahyudin (36) yang gagal menyelundupkan pakaian bayi berisi 195 butir ekstasi dan sabu seberat 135,47 gram di Bandara Ngurah Rai Kuta ? Ternyata Asep tidak bekerja lagi sebagai tukang kebun Hotel Harris Sunset Road Kuta.

DENPASAR-fajarbai.com | Pria kelahiran Jember, Fredy Sambara (33) hanya bisa menundukkan kepalanya saat mengetahui dituntut dua tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Made Ayu Citra Maya Sari  dalam sidang, Senin (24/6) kemarin di PN Denpasar.

DENPASAR-fajarbali.com | Hanya karena upah kerja tidak dibayar, Mochamad Chusen tega  menghabisi nyawa Ho Sigit Pramono dengan menggunakan pisah dan bumbu runcing. Akibat perbuatannya itu, Chusen yang asal Jombang ini pun harus diadili untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

DENPASAR-fajarbali.com | Komplotan pembobol ATM asal Rumania, Alisa Sardaru, Sorin Velcu, Alin Sardaru, dan Sorinel Miclescu, Kamis (20/6/2019) didudukan di kursi pesakitan PN Denpasar untuk diadili. 

DENPASARfajarbali.com | Keseriusan Kejari Denpasar dalam menangani kasus dugaan penyelewengan dana desa di Desa Dauh Puri Klod  nampaknya tidak perlu diragukan lagi.

DENPASAR-fajarbali.com | Direktur PT. Panorama Bali I Made Anom Antara (48),yang diduga menipu seorang pengusaha bernama Njoo Daniel Dino Dinata,  Kamis (20/6/2019) tunntut hukuman satu tahun enam bulan (1,5 tahun). 

DENPASAR-fajarbali.com | Pedagang obat tradisional atau jamu bernama Juwarni (40) asal Situbondo, Jawa Timur, yang diadili karena menjual obat atau jamu yang tidak dibekali dengan izin edar, Rabu (18/6/2019) dituntut hukuman empat bulan penjara. 

DENPASAR-fajarbali.com | Setelah menyelidiki kasus penganiayaan di rumah kos di Jalan Kapten Japa Gang XVIII No.10 A Denpasar Timur, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur berhasil menangkap tersangka Adi Aprianto (32) di rumah pamannya di Jalan Tukad Pakerisan nomor 95 Denpasar Selatan, Kamis (13/6/2019) sekitar pukul 17.00 Wita.