HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Dua sejoli, Moh. Abdul Muntolib dan Riska Anastasia yang tinggal bersama di Jalan Guang, Gang Kunti Denpasar yang kedapatan menyimpan atau membawa Narktika jenis sabu sabu dan ekstasi, divonis 10 tahun penjara.

Dalam sidang, Senin (15/7) kemarin, majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi dalam amar putusanya menyatakan sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Putu Eri Setiawan yang menyatakan kedua terdakwa terbukti malanggar Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 UU Nakotika.

 

"Kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana percobaan permufakatan jahat menyimpan, memiliki, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I yang beratnya melebihi lima gram,” tandas Hakim Esthar Oktavi. 

 

Selain menjatuhkan hukuman penjara, majelis juga mengganjar kedua terdakwa dengan pidana denda satu miliar. “Apabila tidak dibayar diganti dengan hukuman kurungan selama 3 bulan,"  pungkas hakim sambil mengetuk palunya.

Mendengar vonis itu, terdakwa Riska Anastasia langsung meneteskan air mata. sementara terdakwa Moh. Abdul Muntolib hanya bisa menundukan kepala tanpa berarni menatap majelis hakim. Namun Demikian, melalui kuasa hukumnya, kedua terdakwa menyatakan menerima putusan itu. 

"Setelah kami berunding dengan terdakwa, kami menyatakan menerima putusan hakim ini," ujar tim kuasa hukum terdakwa dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar. 

Jaksa I Putu Eri Setiawan yang sebelumnya menuntut kedua terdakwa dengan pidana penjara selama 13 tahun juga menyatakan menerima. "Kami menerima putusan ini," ujar jaksa Kejari Denpasar itu. 

Diberitakan sebelumnya, dalam dakwaan jaksa terungkap kedua terdakwa ditangkap polisi di depan lapangan Futsal Jalan Pulau Moyo, Maret 2019 lalu.Kedua terdakwa ditangkap karena sebelumnya ada warga yang melapor bahwa kedua terdakwa diduga mengedarkan narkoba.

Atas laporan itu petugas lalu melakukan pengintaian hingga penangkapan terhadap keduanya. Saat ditangkap dan digeledah, polisi menemukan 28 paket sabu di dalam tas gendong milik terdakwa Abdul Muntolib. Sedangkan pada diri terdakwa Riska Anastasia, polisi mengamankan dua plastik klip berisikan 5 butir pil ektasi yang disimpan dalam tas yang dibawanya.

Kepada petugas kedua terdakwa mengaku barang bukti itu adalah milik kedua terdakwa yang didapat dari orang yang bernama Agus. Kedua terdakwa membantu Agus untuk menempel sabu dan eksatsi demi mendapat upah 50 ribu sekali tempel. (sar)