HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Kasus perampokan yang terjadi di Money Canger (MC) X Calent Actly di Jalan Pulau Tarakan, Denpasar Barat, Minggu (21/7/2019) sore, berhasil digagalkan. Namun naas, kawanan perampok berjumlah 3 orang itu menikam karyawan, Lalu Muhamad Buhari (26) hingga nyaris tewas. 

Saat ini saksi korban asal Lombok sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, akibat luka tusuk di bagian perut kiri. Sementara polisi sudah mengamankan 1 pelaku yakni Gigih Adita (31) dan dua lagi masih dikejar.

Aksi perampokan itu berlangsung sekitar pukul 15.00 Wita. Saat itu MC Calent Actly sepi dari pengunjung yang hendak menukarkan uang. Pada jam yang bersamaa, datanglah 3 pelaku ke TKP berpura-pura menukarkan uang. Ketiga rampok itu dilayani oleh karyawan bernama Lalu Muhamad Buhari (26).

Tak disangka saat sedang melayani, tiba-tiba salah seorang rampok mengeluarkan pisau dapur dari balik jaketnya seraya menodongkan ke karyawan asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu. Akibat ancaman tersebut, saksi karyawan melawan.

“Saksi karyawan diancam akan ditusuk jika tidak memberikan uang. Tapi ternyata karyawan itu melawan dan berusaha merebut pisau pelaku,” terang sumber di lapangan, Minggu (21/7/2019).

Naas, dalam pergumulan merebut pisau, korban Buhari terkena tusukan di perut kiri. Meski ditusuk korban tetap melawan dan tetap berusaha merebut pisau pelaku. Di tengah pergumulan, korban Buhari  berteriak minta tolong hingga akhirnya juru parkir dan masyarakat di sekitar TKP berdatangan. Saat warga datang, satu pelaku Gigih Adita berhasil ditangkap oleh karyawan MC. “Satu ditangkap, dua rampok melarikan diri,” ungkap sumber.

Polsek Denpasar Barat yang menerima laporan langsung ke TKP dan mengamankan perampok bernama Gigih Adita. Dari tangan pria asal Pondok Aren, Jakarta itu diamankan sebilah pisau. “Pisau sudah diamankan untuk barang bukti,” ujar sumber.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Aji Yoga Sekar yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan mengamankan satu pelaku. “Keterangannya masih didalami. Nanti kami sampaikan perkembangannya,” kata Iptu Yoga, Minggu (21/7/2019). (hen)