JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Usaha mantan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta dan dua rekannya, Wayan Wakil dan Anak Agung Ngurah Agung untuk lepas dari jeratan hukum atas kasus yang sedang menimpanya melalui jalur eksepsi harus gigit jari.

Pasalnya, dalam sidang, Kamis (26/9) kemarin Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pimpinan Esthar Oktavi dengan tegas menolak eksepsi atau keberatan para terdakwa atas dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Majelis Hakim menilai, eksepsi yang diajukan oleh tim kuasa hukum para terdakwa sudah masuk pada pokok materi persoalan yang harus dibuktikan dalam persidangan. Terkait eksepsi terdakwa yang menyebut bahwa kasus ini bukan kasus pidana melainkan kasus perdata, Majelis Hakim menyebut kuasa hukum para terdakwa gagal paham.

Hakim menyebut, untuk mengetahui kasus ini pidana atau bukan, harus melalui tahapan pemeriksaan dan pembuktian. "Soal menentukan kasus ini adalah pidana atau perdata merupakan putusan akhir dan yang lebih dahulu harus lebih dahulu melalui tahap pembuktian," tegas Hakim Esthar.

"Oleh karena itu menolak eksepsi atau keberatan para terdakwa, dan memerintahkan jaksa melanjutkan sidang pembuktian dengan memanggil saksi-saksi," tegas Hakim sambil mengetuk palu tanda sidang usai.

Sementara itu, untuk sidang perdana pembuktian, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy Artha Wijaya dkk.,,mengatakan akan memanggil lima orang saksi. Diantaranya saksi korban Alim Markus dan Notaris Sujarni. Diketahui pula, dalam kasus ini, ada 55 orang saksi yang kemungkinan akan dihadirkan dalam sidang. (eli)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR-fajarbali.com | Anak Agung Putu Paranatha (38) kurir narkoba yang ditangkap membawa sabu seberat 0,40 gram dan sepucuk senjata api cis jenis relvolver caliber 22 dengan 5 butir amunisi terus menjalani pemeriksaan penyidik Satresnarkoba Polresta Denpasar.

KUTA-fajarbali.com | Wisatawan asing yang berlibur ke Bali kembali terjerat kasus narkoba. Adalah Mohammed Khaled Ahmed Moussa (31), asal Mesir ditangkap saat dugem di tempat hiburan malam High Club LXXY di Jalan Raya Legian Kuta, Rabu (09/10/2019) malam.

DENPASAR-fajarbali.com | Pasar Kreneng Denpasar Selasa (15/10/2019) geger. Seorang perempuan bernama Hamaliah mengalami luka tusuk di bagian punggung di depan pintu masuk STISPOL (Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik) Wira bakti Denpasar di Jalan Lely Desa Dangri Kangin, Denpasar Timur.

DENPASAR-fajarbali.com | Jajaran Polresta Denpasar dipimpin Waka Polresta Denpasar AKBP Beny Pramono melaksanakan peduli kasih di Sekolah Luar Biasa (SLB) YPAC Bali di Jalan By Pass I Gusti Ngurah Rai km 30 Jimbaran, Sabtu (12/10/2019)

MENGWI-fajarbali.com | Tersangka Faisoli Rubianto (26) ditangkap buser Polsek Mengwi dalam kasus pencurian 2 buah handphone milik Muhamad Rifai (21) yang raib di kamar kosnya di Banjar Binong Desa Werdi Bhuwana Mengwi Badung, Minggu 29 September 2019 lalu.

DENPASAR-fajarbali.com | Selain AT (45) dan anaknya ZAI (14), Tim Densus 88 diduga turut mengamankan istri AT saat penggeledahan berlangsung di rumah kos mereka di Jalan Sedap Malam Gang Gardenia, Kebonkuri, nomor 11, Denpasar Timur, Kamis (10/10/2019) malam.

DENPASAR-fajarbali.com |  Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja mengatakan terduga teroris AT dan ZAI yang ditangkap di Jembrana diduga berbaiat pada kelompok radikal ISIS.

DENPASAR-fajarbali.com | Dua terduga teroris NK dan JA yang ditangkap di wilayah Jembrana 2 hari lalu tepatnya Kamis (10/10/2019) malam, sempat kos di Jalan Sedap Malam Denpasar Timur. 

DENPASAR-fajarbali.com | Naira Khumaryan (37) yang juga WN Rusia yang diduga membantu  menyembunyikan buronan terduga kasus perampokan Money Changer yang terjadi 19 Maret 2019 lalu di PT. Bali Maspintjinara AMC (BMC) benar-benar beruntung. 

MENGWI-fajarbali.com | Sepeda motornya tidak bisa diperbaiki, I Gede Suartama (43) tidak terima. Pembuat perahu ini emosi dan menghajar pemilik bengkel Yusuf Hutasoit (33) dibagian muka hingga babak belur.

KUTA-fajarbali.com | Terkait kasus Sky Garden, penyidik Polsek Kuta berencana akan memanggil paksa tersangka Titian Wilaras dan anak kandungnya Pamela Wilaras serta  Yulianne Rustanti. Pasalnya, penyidik sudah 2 kali melayangkan panggilan, namun ketiganya mangkir diperiksa.

DENPASAR-fajarbali.com | Tertangkapnya pasangan suami istri SA dan FD dalam aksi penyerangan dan penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di Menes, Pandeglang, Banten terus dikembangkan Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror dengan melakukan preventive strike dibeberapa wilayah di Indonesia.