JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Reskontruksi kasus tewasnya Halima ditangan suaminya Rudianto berlangsung di depan Kampus Stipol Wirabakti Kreneng, Denpasar Timur, Selasa (5/11/2019) pagi.

Dari rekontruksi 26 adegan itu terungkap kesadisan Rudianto menghabisi nyawa korban dengan menggunakan pisau yang dibawanya dari Jember, Jawa Timur.

Menurut Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Andi Muhamad Nurul Yaqin, adegan rekontruksi yang berlangsung sekitar pukul 08.00 Wita sampai selesai pukul 09.45 Wita ini dipimpin Kanit I Satreskrim Polresta Denpasar Iptu Made Putra Yudhistira S.H, Kasubnit Iptu Eka, dan dihadiri pihak Kejaksaan Negeri Denpasar serta pengacara tersangka.

Tersangka Rudianto dihadirkan dalam rekontruksi tersebut. Dia datang dengan tangan diborgol dan dikawal anggota buser. Polisi juga melakukan Poline line di kampus Stipol agar masyarakat tidak mengganggu jalannya rekontruksi. 
Dalam rekontruksi terungkap, Rudianto datang ke kampus Stipol dengan maksud bertemu dan menghabisi nyawa Halima.

Pasangan suami istri itu sudah lama pisah ranjang sejak beberapa bulan lalu. Berbekal pisau yang dibelinya di Jember, Jawa Timur, tersangka Rudianto berangkat dari Surabaya mengendarai motor Suzuki warna hitam DK 5508 XM menuju Bali. Ia bertemu dengan korban Senin 5 Agustus 2019 sekitar pukul 20.00 Wita di depan Kampus Stipol, Denpasar Timur.

Dari adegan 1 hingga adegan ke 8, keduanya sempat mengobrol dan tersangka menanyakan dimana alamat kos namun tidak dijawab oleh korban. Tak lama, mendadak keduanya bertengkar masalah chating di akun Facebook milik korban. Tersangka diduga cemburu. 

Dia menunjukkan screenshot Facebook dan menuduh korban berselingkuh dengan pria bernama Wawan. Karena tidak dijawab, tersangka mengancam akan membunuh korban saat itu juga.

 “Kamu mati duluan,” teriak korban. 
Pada adegan ke 13,  tersangka mengambil pisau di jok sepeda motor dengan menggunakan tangan kanan. Korban berusaha merebut pisau tersebut dan mengancam akan menghabisi tersangka.

Sontak tersangka memindahkan pisau dari tangan kanannya ke tangan kirinya dan langsung ditusukkan ke perut sebelah kiri korban dan berkata “kamu yang mati duluan..!!

Perutnya ditusuk, korban Halima meronta kesakitan dan berteriak minta tolong. Ia juga berusaha merebut pisau dari tangan tersangka. Tragis, tersangka terus menusuk pisau ke perut korban berkali kali sehingga korban mundur ke arah kampus.

Walau sudah jatuh tersungkur, tersangka Rudianto kembali menusuk punggung kiri korban sekali lagi. 

Akhirnya korban tersungkur di depan kampus dalam posisi tertelungkup. Selanjutnya pisau dibuang di bawah patung. Tersangka mengaku tidak berniat melarikan diri karena yang dibunuhnya adalah istrinya dan ini masalah harga diri.(hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR-fajarbali.com | Hari Pahlawan ke 74 yang jatuh pada tanggal 10 November 2019 menjadi hari bahagia bagi jajaran Satresnarkoba Polresta Denpasar. Belasan anggota narkoba tersebut diberikan penghargaan karena berhasil menangkap bule asal India dengan barang bukti 3 kg sabu.

DENPASAR-fajarbali.com | Octavio Domingos Do Rosario Freitas, 23, mahasiswa asal Timor Leste, nyaris tewas ditangan tiga pelaku yang masuk ke rumah kosnya di Jalan Pakusaji Gang Cengganasari Kos Puri Citra 08, Desa Tanjung Bungkak Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur, Jumat (8/11/2019) pagi.

KUTA-fajarbali.com | Tempat hiburan malam (THM) “S2 KTV and Club” di Jalan Patih Jelantik, Komplek Sentral Parkir, Kuta, kembali jadi bulan-bulanan pengerebekan.

DENPASAR-fajarbali.com | Kasus mafia tanah kembali menjadi sorotan jajaran Subdit II Direktorat Reskrimum Polda Bali. Kasus terbaru yakni dugaan penipuan terkait pelepasan hak atas tanah menjadi SHGB yang dilaporkan oleh Nyoman Mertha, 47 ke Sentra Kepolisian Terpadu (SPKT) tertanggal 24 Januari 2018 silam.

DENPASAR-fajarbali.com |  Kabar tak sedap menimpa Polda Bali. Seorang oknum perwira Polda Bali AKP BN dipergoki berduaan bersama seorang mami Karaoke Grahadi Bali berinisial IV, di sebuah rumah di Jalan Raya Pemogan Denpasar Selatan (Densel), Kamis (7/11) pukul 18.00 Wita.

DENPASAR-fajarbali.com | Reskontruksi kasus tewasnya Halima ditangan suaminya Rudianto berlangsung di depan Kampus Stipol Wirabakti Kreneng, Denpasar Timur, Selasa (5/11/2019) pagi.

 DENPASAR-fajarbali.com | Jajaran Direktorat Intelkam Polda Bali dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali menjalin kerjasama menyongsong Pilkada serentak Tahun 2020 yang berlangsung di 6 Kabupaten Kota di Bali. Dalam pertemuan yang berlangsung di Warung Makan Klungah Jl. Hangtuah No.65 Sanur Denpasar, Senin (4/11/2019), kedua lembaga itu sepakat mewujudkan Pilkada yang aman dan damai di Bali.

DENPASAR-fajarbali.com | Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali membekuk maling rumah lintas Provinsi bernama Arsy Hermawan (28). Pelaku asal Lampung ini terpaksa ditembak kaki kirinya setelah ditangkap di wilayah Tanggerang, pada Jumat (1/11/2019) pagi.

DENPASAR-fajarbali.com | Jajaran Subdit II Direktorat Reskrimum Polda Bali kembali gencar memberantas kasus mafia tanah. Kasus teranyar, seorang pria asal Jakarta bernama Abriyanto Budi Setiono (54) menjadi tersangka dalam Pasal 266 KUHP dan pasal 242 KUHP jo pasal 55 KUHP tentang menyuruh menempatkan keterangan palsu ke dalam akta autentik dan sumpah palsu.

DENPASAR-fajarbali.com | Direktorat Ditreskrimum Polda Bali berhasil membongkar kasus mafia property bodong/fiktif, dalam proyek pembangunan di The Anaya Village Pecatu, Desa Pecatu Kuta Selatan. 

DENPASAR-fajarbali.com | Diuber karena melakukan pencurian handphone dibeberapa rumah kos, Edhy Purnawan alias Haris (37) akhirnya tak berkutik ditangkap Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali di sebuah Hotel dikawasan Jalan Gunung Soputan Denpasar Barat.

MANGUPURA-fajarbali.com | ua karyawan penjual tiket PO Bus Titian Emas, yakni I Gusti Ngurah Putu Wiswibawa (34) dan Deny Suryadi (46) ditangkap Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali, Minggu (20/10/2019). Keduanya terlibat aksi perampasan handphone milik anak kecil di dalam terminal tersebut.