JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Octavio Domingos Do Rosario Freitas, 23, mahasiswa asal Timor Leste, nyaris tewas ditangan tiga pelaku yang masuk ke rumah kosnya di Jalan Pakusaji Gang Cengganasari Kos Puri Citra 08, Desa Tanjung Bungkak Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur, Jumat (8/11/2019) pagi.

Tiga pelaku kabur setelah menusuk punggung dan pinggang belakang korban sebanyak dua kali dengan menggunakan pisau dan obeng.

Hingga kini belum diketahui apakah kasus penganiayaan ini bermotif pencurian, ataukah para pelaku memang berniat akan menghabisi nyawa korban di kamar kosnya. Anehnya lagi, di dalam kamar korban tidak ada barang-barang yang hilang.

Informasi menyebutkan, korban asal Desa Baucao Betulale, Timor Leste itu sedang tidur di kamar kosnya yang terletak di Jalan Pakusaji Gang Cengganasari Kos Puri Citra 08 Desa Tanjung Bungkak Desa Sumerta Kelod Denpasar Timur. Terungkap, kasus ini berlangsung pada Jumat (8/11/2019) sekitar pukul 05.30 Wita.

Pada jam tersebut di atas, tiba-tiba masuk pelaku dengan cara mencongkel jendela kamar dan langsung membuka pintu dari samping. Mendengar ada suara gaduh di kamarnya, mahasiswa ini sontak bangun dan melihat sudah ada 3 pelaku di kamarnya. Satu membawa pisau dan satu lagi membawa obeng.

“Korban terbangun dari tidur dan melihat tiga pelaku sudah dikamarnya. Korban tidak sempat bicara dan tiba-tiba pelaku langsung menyerang,” bisik sumber, Minggu (10/11/2019). 

Salah seorang pelaku secepat kilat memukul korban dengan tangan kosong dan mengenai bagian kepala korban. Sedangkan teman pelaku yang memegang pisau ikut menyerang korban. Namun serangan itu kandas setelah korban sigap memegang tangan pelaku.

 “Setelah memegang tangan pelaku, korban lari keluar kamar dan sembari berteriak minta tolong,” ujar sumber.

Melihat sasarannya kabur, tiga pelaku mengejar korban yang berlari ke luar kamar hingga menuju sebuah gang kecil. Namun saat berlari, korban terjatuh di gang. Tragis, tiga pelaku yang berada dibelakang langsung menusuk punggung dan pinggang belakang korban secara membabi buta.

“Saat korban terjatuh, dua pelaku menusuk korban sebanyak dua kali dibagian punggung dan pinggang belakang dengan pisau dan obeng,” terang sumber.

Setelah insiden penusukan itu, korban terkapar bersimbah darah. Tiga pelaku akhirnya memilih pergi. Tak lama, Octavinus dilarikan temannya ke RSUP Sanglah untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan kasus ini dilaporkan ke Polsek Denpasar Timur.

Aparat kepolisian Polsek Denpasar Timur hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait kasus penganiayaan yang menimpa Octavianus. Sejumlah saksi sudah diperiksa dan olah TKP. Korban yang dirawat di rumah sakit belum bisa dimintai keterangan. Saat ini, identitas pelaku belum ada titik terang.

Kapolsek Denpasar Timur Kompol Made Karang belum memberikan komentar terkait kasus penganiayaan tersebut. Saat dihubungi wartawan melalui Whatsapp, Minggu (10/112019) enggan membalasnya.(hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

 

DENPASAR -fajarbali.com |Sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan, sebanyak 40 tahanan jalani Test Swab di halaman belakang Polda Bali, Jumat (3/7/2020). Pelaksanaan test Swab ini diawasi langsung Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Bali AKBP Sapa Saparini, S.H., M.H. 


DENPASAR -fajarbali.com |Kehabisan uang selama liburan di Bali, turis asal Rusia, Markelov Maksim berbuat ricuh di sebuah vila di kawasan Pererenan Mengwi Badung. Akibatnya pria berusia 24 tahun itu diamankan petugas Imigrasi Kelas 1 TPI Denpasar. 


DENPASAR -fajarbali.com |Buruh bangunan nyambi kurir narkoba, Hendrianto (38) ditangkap anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar di rumah kosnya di Jalan Sedap Malam Gang Ratna Denpasar Timur, pada Kamis (25/6/2020) siang lalu. Di kamar kos tersangka diamankan 17 plastik sabu seberat 236, 92 gram, 2 plastik sabu warna biru seberat 20,23 gram dan 49 butir ekstasi. 

 

 

Proses penangkapan tersangka Hendrianto berlangsung selama 3 hari. Terhitung setelah anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar menerima informasi maraknya peredaran narkoba di Jalan Sedap Malam Denpasar Timur. 


Hasil penyelidikan, Kamis (25/6/2020) sekitar pukul 12.00 Wita, Polisi berhasil melacak rumah kos tersangka Hendrianto di Jalan Sedap Malam Gang Ratna nomor 58 Banjar Buaji Kelurahan Kesiman Denpasar Timur. 


"Dia ini bekerja buruh bangunan tapi nyambi kurir narkoba," bisik sumber dilapangan, Jumat (3/7/2020). 


Tersangka Hendrianto ditangkap tanpa perlawanan. Dari penggeledahan disita 1 buah tas hitam yang didalamnya terdapat 29 paket plastik berisi ratusan gram sabu dan 2 paket plastik berisi 49 butir ekstasi warna ungu dan merah. 


"Total sabu seberat 236, 92 gram, 2 plastik sabu warna biru seberat 20,23 gram dan 49 butir ekstasi," ungkap sumber. 


Selain menyita sabu dan ekstasi juga ditemukan timbangan elektrik, isolasi, dan belasan potongan pipet. "Paketan plastik narkoba itu disembunyikan di bawah kompor masak kamar kos tersangka," ungkap sumber. 


Tersangka Hendrianto mengaku mendapatkan narkoba dari bossnya Black yang dikenalnya melalui telpon dan belom pernah bertemu. Pria asal Banyuwangi Jawa Timur itu mengatakan memperoleh narkoba tersebut dengan cara mengambil disebuah tempat. 


"Pelaku menunggu perintah Black untuk menempel disejumlah tempat yang sudah diatur Black," bebernya. 


Hendrianto yang kini berusia 38 tahun itu mengaku sudah jadi kurir sejak 3 Bulan lalu. Upah yang diterimanya dari Black sebesar Rp 50.000 hingga Rp.100.000 untuk persekali tempel. 


Sebelumnya, saat rilis Kamis (2/7/2020), Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menerangkan bahwa tersangka ini sudah tergolong bandar. Karena barang bukti yang diamankan cukup banyak. "Bisa disebut bandar. Karena barang buktinya banyak," terangnya. 


Mantan Wadireskrimsus Polda Papua Barat itu mengakui selama musim Pandemi ini jumlah pelaku narkoba dan barang bukti yang diamankan cukup banyak. 


"Presentasenya cukup meningkat. Mungkin karena banyak orang yang kehilangan pekerjaan," tandas perwira dengan melati tiga di pundak ini. (hen) 


NUSA PENIDA -fajarbali.com |Hendak memancing di pinggir tebing Pantai Gamat, Nusa Penida, apes dialami Nyoman Wiroste (45). Warga setempat yang tinggal di Desa Sakti Nusa Penida Klungkung itu terjatuh ke laut, Kamis (2/7/2020) petang dan kini masih dalam pencaharian. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan tubuh Wayan Sukrayasa (17) yang tenggelam di Sungai Batu Penyu, Denpasar, Jumat (3/7/2020) pagi. Jenasah pelajar SMA asal Banjar Buaji, Siulan Penatih Dangin Puri itu ditemukan oleh tim penyelam tak jauh dari lokasi awal ia tenggelam, dalam keadaan sudah tidak bernyawa. 

 

DENPASAR -fajarbali.com | Tim Basarnas Bali masih melakukan pencaharian terhadap pelajar SMA asal  Banjar Buaji, Jalan Siulan, Penatih Dangin Puri yang dilaporkan tenggelam di Tukad (sungai) Batu Penyu di Jalan Siulan Gang Flamboyan, Kamis (2/7/2020) petang. 

 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Cari bambu untuk membuat layang-layang, nasib tragis dialami seorang pelajar kelas XII, Wayan Sukrayasa, 17. Pelajar ini terpeleset dan tenggelam di Tukad (sungai) Batu Penyu di Jalan Siulan Gang Flamboyan, Penatih Dangin Puri, pada Kamis (2/7/2020) petang. 

 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Peredaran narkoba menggunakan modus cairan liquid vape (rokok elektrik) bercampur tembakau gorilla diungkap jajaran Satresnarkoba Polresta Denpasar. Seorang pelakunya berhasil ditangkap di Jalan Persada Sari Denpasar

 

DENPASAR -fajarbali.com |Mara Elise Worford warganegara Amerika Serikat (51) ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakanya di Jalan Siligita Gang Jambu no 28A Kelurahan Benoa Kuta Selatan. Belum diketahui penyebab kematian korban namun diduga karena sakit. 


BENOA -fajarbali.com |Dua hari dilakukan pencaharian, Kadek Dika (19) yang tenggelam usai sampannya terbalik, ditemukan Tim Basarnas gabungan, pada Kamis (2/7/2020). Pria asal Jimbaran itu awalnya ditemukan nelayan dan dilaporkan Tim SAR. 

DENPASAR - Fajarbali.com | Setelah kurang lebih 4 bulan tidak menerima tahana baru, Lapas kelas II A Kerobokan akhirnya kembali menerima tahanan titipan dari Kejaksaan.


DENPASAR- fajarbali.com |Kesal di PHK di tempat kerjanya di Toko Roda Tehnik di Jalan Imam Bonjol Denpasar Barat, pria bernama Ahmad Baihagi (25) nekat membakar warung, toko dan dua unit mobil di wilayah Denpasar. 

 


Salah satu mobil yang dibakar yakni mobil Dahatsu Xenia warna silver DK 1182 FG di Jalan Gunung Karang Gang Kubu Padi Monang Maning Denpasar Barat. Dari hasil penyelidikan Polisi berhasil menangkap tersangka Ahmad tak jauh dari lokasi. 


Menurut Kanitreskrim Polsek Denpasar Barat AKP Andi Muhamad Nurul Yaqin, pihaknya menyelidiki kasus terbakarnya mobil Xenia milik korban, Beni Setiabudi (34). Mobil korban sebelumnya diparkir di tempat penyewaan mobil di TKP, pada Minggu (28/6/2020) sekitar pukul 17.00 Wita. 


Setelah itu, dia pulang ke rumahnya di Jalan Imam Bonjol Gang Imbora nomor 19C, Denpasar Barat. Paginya, Senin (29/6/2020), korban asal Jakarta itu mengetahui mobilnya yang diparkir sudah terbakar dan melaporkanya ke Polsek Denbar.  


"Kami menduga kuat mobil korban dibakar oleh orang lain dan melakukan penyelidikan," ungkap perwira asal Makassar Sulawesi Selatan itu, Kamis (2/7/2020). 


AKP Yaqin mengatakan pihaknya kemudian melakukan penyelidikan, memeriksa keterangan saksi saksi dan kamera CCTV di lokasi kejadian. Tapi sayang tidak ada CCTV diseputaran lokasi. "Jadi, kami hanya memperdalam keterangan saksi-saksi di TKP," beber mantan Kanitreskrim Polsek Kuta Selatan itu. 


Hasil pengembangan, pihaknya berhasil mendapatkan identitas pelakunya yang tinggal tak jauh dari TKP. Selanjutnya tersangka Ahmad Baihagi ditangkap tanpa perlawanan, pada Rabu (1/7/2020). "Pelaku pembakaran kami tangkap di kosnya dekat TKP," ujar AKP