JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-Fajarbali.com |Dua kawanan perampok yang beraksi di Mini Mart depan Rektorat Kampus Unud Jimbaran Kuta Selatan berhasil ditangkap Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali, pada Kamis (2/1/2020). Kedua rampok sadis itu ditembak kakinya karena melawan dan kabur. 

Menurut Direktur Ditreskrimum Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan, dua rampok yakni Edy Sugianto (32) asal Bondowoso Jawa Timur dan Mohamad Kuamadi (29) asal Bojonegoro Jawa Timur, memang terkenal sadis. 

Dalam aksinya mereka selalu bawa senjata tajam sejenis golok dan pisau besar. "Senjata tajam itu untuk menakut-nakuti korban dan apabila melawan tidak segan-segan melukai korbannya," ujarnya Sabtu (4/1/2020). 

Berdasarkan laporan, ungkap Kombes Andi, kedua rampok itu beraksi di Mini Mart depan Rektorat Kampus Unud Jimbaran, Rabu (25/12/2019) sekitar pukul 02.00 dinihari. Kedua rampok masuk ke dalam toko dengan menggunakan helm dan masker serta menjinjing tas warna hitam. Mereka pura-pura berbelanja. 

Melihat ada pengunjung yang berbelanja, karyawan Mini Mart yakni Rondi Bagus Malindo pergi ke kasir. Dari arah belakang, dua pelaku mengikuti dan tiba-tiba saja langsung menodongkan golok ke arah leher saksi karyawan. Dua rampok langsung meminta uang dan Handphone. "Mana uang mana uang dan Hp Hp," ujar perampok. 

Dibawah todongan golok di leher, saksi karyawan disuruh membuka kunci laci tempat penyimpanan uang. Selanjutnya, kawanan perampok menggasak uang di kasir dan 2 buah handphone. Barang jarahan itu dimasukkan ke dalam tas rangsel warna hitam yang mereka bawa sebelumnya. 

Ada pun barang barang yang digasak perampok yakni uang tunai Rp 1 juta, 2 buah handphone dengan total keseluruhan Rp 4.2 juta. "Dua perampok kabur keluar dan disana sudah ditunggu teman-temanya," ujarnya. 

Setelah melakukan penyelidikan, Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali bekerjasama dengan Polsek Kuta Selatan akhirnya mendapatkan ciri-ciri perampok. Keduanya termonitor pada Kamis (2/1/2020) sekitar pukul 03.47 Wita sedang mengendarai sepeda motor. 
Polisi membuntuti keduanya selama dua hari, hingga pada Sabtu (3/1/2020) keduanya diamankan di Jalan Raya Sember Kerobokan Kuta Utara persis di depan Circle K. 

"Dua pelaku ditangkap saat duduk di depan toko. Setelah diinterogasi, keduanya mengaku berencana merampok Circle K tersebut," ujar Kombes Andi.  

Mantan Direktur Ditsabhara Polda Sumut itu menegaskan kedua perampok diberikan tindakan tegas terukur karena membahayakan masyarakat dan melawan saat ditangkap. "Kami berikan tindakan tegaa terukur karena kedua pelaku melawan dan sangat meresahkan masyarakat," tegas perwira melati tiga dipundak itu.(hen) 

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

 

DENPASAR -fajarbali.com |Penyidik Ditreskrimsus Polda Bali telah melayangkan surat pemanggilan kedua terhadap pengebuk drum Superman Is Dead, si pemilik nama asli I Gede Ari Astina alias Jerinx SID. Jika tidak hadir, penyidik berencana akan menjemput paksa. 


DENPASAR -fajarbali.com |Drummer Superman Is Dead I Gede Ari Astina alias Jerinx SID kembali diserang kasus baru. Belum tuntas dilaporkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali, pria yang selalu kontroversial di media sosial itu dilaporkan oleh pecalang bernama I Made Suparta Karang. 

DENPASAR - Fajarbali.com | Tommy Dwi Hartanto, pria asal Jekarta kelahiran 19 Desember 1992 ini, Rabu (5/8/2020) terpaksa didudukkan dalam sidang yang digelar secara virtual terkait kepemilikan sabu 82,17 gram netto dan 100 butir ekstasi.

Denpasar - Fajarbali.com | Sidang kasus dugaan penganiayaan seorang karyawati sebuah vila di Seminyak terus digulirkan dalam sidang langsung di PN Denpasar.

 

BENOA -fajarbali.com |Penyidik Ditpolairud Polda Bali telah menetapkan dua tersangka terkait penyitaan 700 buah tabung gas diduga oplosan dari sebuah Truk Hino dari Kapal Ferry KMP Gading Nusantara di Dermaga 1 Pelabuhan Padangbai, Selasa (21/7/2020) pagi. 

 

Keduanya adalah, pemilik tabung gas Made Dedeg dan sopirnya Ketut Gejir Suyasa yang semula diamankan di TKP. Keduanya tidak ditahan karena ancaman hukumannya dibawah 5 tahun penjara. 

 

"Kedua tersangka tidak ditahan karena ancamannya kurang dari 5 tahun," tegas Direktur Polairud Polda Bali Kombes Pol Toni Ariadi Effendi di Pantai Kuta, Rabu (5/8/2020). 

 

Dijelaskannya kasus ratusan tabung elpiji saat ini masih dalam proses pemeriksaan. Sementara ratusan tabung yang diamankan kini dititipkan di Rubasan. "Kasus ini sudah kami proses. Barang bukti sudah kami titip di tempat penitipan barang bukti Rubasan," jelasnya

 

Menurutnya, dalam kasus ini pihaknya sudah menetapkan 2 tersangka pemilik tabung yakni Made Dedeg dan sopirnya Ketut Gejir Suyasa. "Kami menetapkan dua tersangka. Mereka melanggar UU Pelayaran dan Migas," jelasnya. 

 

Lanjut Kombes Toni, pihaknya dalam waktu dekat berencana akan merilis kasus tersebut ke media massa. "Nanti kami siapkam presrealesenya besok atau lusa dalam waktu dekat ini," ungkapnya. 

 

Diberitakan sebelumnya, Tim gabungan Subdit Patroli Polairud Polda Bali bekerjasama dengan KP Pelikan 5008 Korpolairud Baharkam Polri, mengamankan sebuah truk Hino bermuatan 700 tabung gas elpiji diduga oplosan. 

 

Truk tersebut sedianya sedang bongkar muat di atas Kapal Ferry KMP Gading Nusantara di Dermaga 1 Pelabuhan Padangbay, pada Selasa (21/7/2020) sekitar pukul 04.30 Wita.

 

Sumber dilapangan menerangkan, truk Hino itu sudah berada di atas Kapal Ferry KMP Gading Nusantara dengan tujuan Padangbay-Lembar. Tim gabungan yang mencurigai adanya aktititas ilegal di atas kapal ferry langsung melakukan serangkaian penyelidikan. 

 

Penyelidikan diarahkan ke Truk Hino warna merah DK 8065 TA yang tertutup terpal warna hitam. Saat truk diperiksa dan digeledah, tim menemukan 700 buah tabung gas elpiji ukuran 12 kg yang ditutupi ban luar mobil dan sangkar ayam. Petugas juga mengamankan supir truk bernama Ketut Gejir. (hen)


KUTA -fajarbali.com |Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali R Agus Budi Santoso menegaskan perdagangan penyu ilegal di Bali menurun drastis sejak 10 tahun ini. Penurunan terjadi karena banyak pelaku yang ditangkap jajaran Polairud Polda Bali. 


KUTA -fajarbali.com |Jajaran Ditpolairud Polda Bali dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali melepaskan 25 ekor penyu hijau ke habitatnya di kawasan Pantai Kuta, pada Rabu (5/8/2020). Pelepasan satwa yang dilindungi Undang-undang itu bagian dari recovery pariwisata di Bali akibat wabah pandemi covid-19. 


DENPASAR -fajarbali.com |Kuasa hukum pengebuk drummer band Superman Is Dead alias Jerinx SID, yakni Wayan Gendo Suardana SH angkat bicara mengenai postingan Jerinx di akun instagramnya yang menuai kontroversi sebagai ujaran kebencian dan pencemaran nama baik. 


DENPASAR -fajarbali.com |Penyakit kesurupan kambuh, Muhamad Kafi (27) nekat menebas saudaranya sendiri, Saiful Budianto (56) dengan menggunakan pedang. Penebasan itu terjadi di jalan Laksamana XIV nomor 3 Denpasar Timur, Selasa (4/8/2020) sekitar pukul 03.30 Wita dinihari. 


DENPASAR -fajarbali.com |Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi membenarkan drummer band Superman Is Dead, I Gede Ari Astina alias Jerinx SID dilaporkan oleh pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke Ditreskrimsus Polda Bali. 

 

MANGUPURA -fajarbali.com |Memasuki hari ke -14, jajaran Polres Badung menggelar Operasi Patuh Lempuyang di Jalan Raya Abianbase Desa Dalung Kuta Utara Badung, Selasa (4/8/2020) sekitar pukul 07.30 Wita. Kali ini Polisi bersinergi dengan TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP kabupaten Badung. 

 

MANGUPURA -fajarbali.com |Kobaran api menghanguskan 60 lapak di Pasar Desa Adat Penarungan, pada Selasa (4/8/2020). Diduga kuat, kobaran api tersebut disebabkan karena korsleting listrik.