JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

DENPASAR-Fajarbalibali.com | Tidak terima layanan aplikasi Bandara di Ngurah Rai diputus, sebanyak 175 sopir Grab Car yang tergabung dalam Resimen Sunda Kecil (RSK) menggelar aksi demonstrasi di Kantor Grab di Jalan Gatot Subroto Barat nomor 327, Denpasar Barat.

Dalam pantauan, aksi demonstrasi ini digelar, pada Jumat (10/1/2020) sekitar pukul 09.00 Wita. Pertemuan berlangsung antara pihak Grab dan driver. Kedatangan ratusan sopir Grab ini dikawal ketat aparat kepolisian.

Kedatangan para sopir Grab ini untuk memprotes aksi sepihak pemutusan layanan aplikasi operasional di Bandara Ngurah Rai. Sebelumnya, para sopir Grab resmi beroperasi di Bandara Ngurah Rai setelah ikut masuk dalam aplikasi Bandara Airport. 

Yang terjadi belakangan, ada oknum dari pihak Grab yang malah memasukan para sopir konvensional ke aplikasi Grab untuk beroperasi di Bandara. Dalam perkembangan selanjutnya, aplikasi di Bandara mendadak diputus hari ini, Jumat (10/1/2020) sekitar pukul 06.00 Wita. 

Bahkan aplikasinya terhapus. Sehingga 175 sopir Grab bingung dan mendatangi Kantor Grab di Gatsu Denpasar Barat. "Kami sudah dua tahun memperjuangkan agar Grab bisa beroperasi di Bandara. Sekarang kami malah ditendang keluar. Padahal ijin operasional kami sudah kantongi," terang Wakil Ketua Operasi Grab Airport RSK, Yohanes Holo Kurniawan di TKP.

Dijelaskannya, aksi yang dilakukan pihak Grab sangat sepihak, tanpa ada sosialiasi kepada para sopir RSK di Bandara. Padahal, dulunya pihak Grab menuntut mereka untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen dengan menyuruh para driver mengganti mobil keluaran di atas 2015. 

"Tapi setelah semuanya dipenuhi, Grab malah memperlakukan kami seperti ini. Kami mau ngasih makan anak istri kami bagaimana," tambahnya.

Sementara keterangan terpisah, Ketua Operasi Grab Airport RSK, Wayan Sugiartana menegaskan, selama ini pihaknya sudah memberikan kontribusi yang besar dalam operasional Grab di Bandara. Terlebih, dalam sehari mereka bisa menyetor Rp. 1, 5 miliar. 

"Kalau untuk rata rata kerugian kami tidak bisa hitung. Tapi yang jelas dalam sehari operasional Grab di Bandara kami setor sebesar Rp 1,5 miliar," bebernya dilokasi. 

Sugiartana mengaku belum mengetahui alasan Grab mencabut layanan di Bandara. Tapi informasinya itu akibat ulaj oknum Grab sendiri. "Katanya itu ulah oknum di Grab. Mereka sudah janji akan mengembalikan itu hari ini. Mungkin tiga jam ke depan. Karena ada hampir 200 sopir yang dicabut," ungkapnya. 

Aksi hari ini kata Sugiartana, mereka menuntut 3 hal. Pertama, menuntut agar pihak Grab tidak melakukan pencabutan layanan aplikasi di Bandara. Kedua, menuntut agar RSK sebagai vendor resmi RSK. Ketiga, menuntut agar Grab melakukan evaluasi terhadap oknum Grab di Bandara atas penyalahgunaan wewenangnya. 

"Bila tuntutan ini tidak dipenuhi, maka kami akan melakukan koordinasi untuk mengambil langkah bagaimana ke depannya," tandas Sugiartana.(hen)

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

KUTA - Fajarbali.com | Seorang pemuda yang sebelumnya viral dituding mencuri helm dan dikeroyok massa di dekat monumen Ground Zero Legian Kuta, tadi pagi (25/1/2020), tewas di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar. Terkait tewasnya korban, Polisi menemukan adanya tindak pidana baru dalam kasus pengeroyokan tersebut.

DENPASAR-Fajarbali.com | Polisi menunjukkan ketegasannya menahan belasan pelajar SMP dan SMA komplotan begal dan jambret yang tergabung dalam geng Motor Donky. Kejahatan para pelajar ini dianggap sudah melampaui batas dengan menganiaya dan merampas barang-barang milik pengendara motor. 
 

DENPASAR-Fajarbali.com | Kejuaraan lomba lari Bali Bhayangkara Medco Valentine Eco Run 2020 (BBMVER 2020) yang diselenggarakan Ditlantas Polda Bali dalam rangka hari Valentine, sedianya akan berlangsung 15 Pebruari mendatang. Dari target 5000 orang, tercatat 1000 runner (pelari) yang sudah mendaftar, 6 diantaranya runner asing. 
 

KUTA-Fajarbali.com | Tiga aksi jambret yang menimpa wisatawan asing di Kuta, satu diantaranya berhasil ditangkap anggota Buser Polsek Kuta. Satu penjambret ditangkap bernama I Ketut Pakeh (18) asal Tianyar Kubu Karangasem.

DENPASAR-Fajarbali.com | 14 pelajar SMP dan SMA yang tergabung dalam geng Motor Donky ditangkap Tim Resmob Polresta Denpasar, Senin (20/1/2020) malam. Belasan pelajar ini merupakan kawanan begal, jambret yang tidak segan-segan menganiaya korbannya.

MENGWI-Fajarbali.com | Setelah menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Badung, oknum Guru Olahraga SD 4 Sembung Mengwi Badung, AA Kaya Weda (50) mengakui perbuatanya. Ia berterus-terang mencabuli dua muridnya karena tertarik melihat tubuh korban masih muda dan mulus.

DENPASAR - fajarbali.com | Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada bos Kuta Paradiso, Harijanto Karyadi. Hakim Soebadi yang memimpin jalannya persidangan menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 266 ayat  (2) Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

 

MENGWI - fajarbali.com | Tindakan tak senonoh dilakukan seorang oknum Guru Olahraga SD Sembung 4 Mengwi Badung, yakni AA Kaya Weda (50), terhadap dua murid SD, berinisial TF (11) dan KPP (12). Para korban dicabuli di dalam ruangan kelas dengan dalih mengikuti less olahraga Cricket.

 

MANGUPURA - fajarbali.com | Petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten Badung membekuk seorang pengedar narkoba bernama I Made Suweca alias Boncel (23) di halaman parkir Kolam Renang Gumuh Sari Banjar Baler Pasar Desa Darmasabha, Abiansemal Badung, Jumat (17/1/2020). 

 

DENPASAR-Fajarbali.com | Upaya banding yang dilakukan Rio Handa Aji, Direktur PT Bes Living Internasional yang dijatuhi vonis penjara selama dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Denpasar karena terbukti melakukan penggelapan uang sebesar Rp 1,4 Miliar untuk pembangunan proyek restoran dan toko roti di Jalan Dewi Sri, Kuta, di tanggapi serius oleh korbannya, Sugiharto Widjaja.

DENPASAR-Fajarbali.com | Setelah penyidik Direktorat Reskrimum Polda Bali menetapkan Direktur PT. Anaya Graha Abadi (The Anaya Vila Pecatu, red), Lukas Pattinasarany (44) sebagai tersangka kasus dugaan property bodong, kasus ini pun berbuntut panjang. 

DENPASAR-Fajarbalibali.com | Tidak terima layanan aplikasi Bandara di Ngurah Rai diputus, sebanyak 175 sopir Grab Car yang tergabung dalam Resimen Sunda Kecil (RSK) menggelar aksi demonstrasi di Kantor Grab di Jalan Gatot Subroto Barat nomor 327, Denpasar Barat.