JA Teline V - шаблон joomla Форекс

HUKUM & KRIMINAL
Typography

MENGWI-Fajarbali.com | Setelah menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Badung, oknum Guru Olahraga SD 4 Sembung Mengwi Badung, AA Kaya Weda (50) mengakui perbuatanya. Ia berterus-terang mencabuli dua muridnya karena tertarik melihat tubuh korban masih muda dan mulus.

Menurut Kasatreskrim Polres Badung AKP Laorens Rajamangapul Haselo dalam jumpa pers di Mapolres Badung, Rabu (21/1/2020), setelah menerima laporan korbannya Selasa (20/1/2020) pihaknya langsung menangkap tersangka AA Kaya Weda dirumahnya di Pasekan, Desa Sembung, Mengwi, Badung.

Diinterogasi, pria berbadan kurus tinggu ini mengakui telah melakukan pencabulan terhadap muridnya sendiri yakni KDAP (12), dan TF (13) mantan murid SD 4 Sembung yang kini bersekolah di SD 4 Sembung, sejak Bulan Juni 2018 hingga Januari 2019.

Parahnya lagi, tersangka yang sudah beristri dan punya dua anak serta cucu ini telah mencabuli TF sebanyak 10 kali dan KDAP sebanyak 9 kali. "Perbuatan cabul itu dilakukannya saat pelajaran ekstrakulikuler less olahraga Cricket diruangan kelas sore hari. Jadi, korban disuruh masuk sendirian dan teman-teman korban disuruh menunggu dilapangan," ungkap AKP Laorens.

Sebelum menggagahi korbannya, tersangka mengancam akan memberikan nilai jelek sehingga bisa tidak naik kelas. Akibat ancaman itu, para korban tak berdaya dan menuruti kebejatan tersangka. "Selama pencabulan terjadi tersangka pernah  memberikan uang kepada KDAP sebanyak 50 ribu tapi ditolak. Dia juga pernah berjanji akan membelikan korban TF sepatu, semacam iming-iming," ujar perwira asal Papua ini.

Dijelaskannya, tersangka AA Kaya Weda yang sudah menjadi Guru Olahraga di SD 4 Sembung Mengwi sejak tahun 2005 itu, masih menjalani pemeriksaan intensif. Untuk menyelidiki apakah ada korban lainnya selain dua korban tadi.

"Kalau melihat modus operandinya bisa jadi ada korban lainnya. Tapi dia mengaku hanya dua saja dan kami masih mengembangkannya," tutur AKP Laorens didampingi Kasubag Humas Iptu Ketut Gede Oka Bawa.

Alasan tersangka mencabuli dua korbannya, kata AKP Laorens, karena tertarik melihat tubuh korban yang masih muda dan mulus. "Pengakuannya karena tertarik melihat tubuh korban yang masih muda," ungkapnya.

Terungkapnya kasus pencabulan, jelas AKP Laorens, setelah korban TF merasa ketakutan dikejar kejar-oleh tersangka yang ingin mengajaknya berhubungan badan. "Korban TF adalah mantan pelajar SD 4 Sembung yang kini bersekolah di SMP 4 Sembung. Dia dulu pernah dicabuli korban sama modusnya dengan korban KDAP," bebernya.

Akibat dikejar-kejar tersangka, korban TF stress dan bersembunyi dan menyayat lengan tangannya sendiri. Maksudnya ingin bunuh diri. Namun kejadian ini diketahui rekan rekannya dan melaporkan ke Guru Tata Usaha SMP 4 Sembung Mengwi. Kasus pencabulan ini akhirnya terbongkar dan dilaporkan ke Polsek Mengwi dan tersangka akhirnya ditangkap.(hen)

 

HUKUM & KRIMINAL

Grid List

DENPASAR -Fajarbali.com | Setelah mengalami penundaan selama dua pekan, sidang kasus ujaran kebencian terhadap Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan terdakwa I Gede Ari Astina alias Jerinx, Selasa (22/9/2020)  kembali dilanjutkan.

DENPASAR-Fajarbali.com | Seperti janji sebelumnya, ratusan masa pendukung I Gede Ari Astina alias Jerinx kembali mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Denpasar untuk menggelar aksi demo, Selasa (22/9/2020). 

DENPASAR-Fajarbali.com | Sidang kasus dugaan pencemaran nama baik atau penghinaan melalui media sosial Facebook dengan terdakwa Linda Paruntu (37) yang sedianya digelar, Selasa (22/9/2020) siang batal terlaksana.


DENPASAR -fajarbali.com |Setelah berkoordinasi dengan Direktorat Reskimum Polda Bali, Polres Metro Bandara Soetta


DENPASAR -fajarbali.com |Meningkatnya penularan wabah pandemi covid-19 di Bali pada umumnya, Kota Denpasar pada khususnya, membuat jajaran Polresta Denpasar kembali action dilapangan.

 

DENPASAR -fajarbali.com |Kecelakaan beruntun terjadi di Simpang Jalan Wr. Supratman-Kecubung (TL Kenyeri) Denpasar, pada Minggu (20/9/2020) sekitar pukul 13.30 Wita. Kecelakaan yang melibatkan 3 unit sepeda motor itu melukai para korbannya, yang dua diantaranya warganegara asing asal Rusia dan Ukraina. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Ketahuan merampas sepeda motor, Indra Setiawan (29) dihajar massa hingga babak belur di seputaran Jalan Pulau Galang Denpasar Selatan, pada Sabtu (19/9/2020) malam. Insiden pengeroyokan maling motor ini direkam warga dan diviralkan di media sosial (medsos). 


MENGWI -fajarbali.com |Polres Badung terus bergerak melaksanakan operasi yustisi terpadu bekerjasama dengan TNI dan instansi terkait guna mencegah meningkatnya penularan wabah covid di wilayah Badung. Wilayah yang menjadi target kali ini adalah area Pasar Beringkit Mengwi Badung, Minggu (20/9/2020) pagi. 


Masyarakat yang tidak mematuhi aturan pemerintah dengan tidak mengenakan masker diberikan tindakan tegas berupa nyapu, push up dan squad jump. 


"Ada ratusan pelanggar tanpa mengenakan masker sudah ditindak tegas oleh tim yustisi. Mereka dikenakan sanksi nyapu, push up dan squad jump," ungkap Wakapolres Badung Kompol Ni Putu Utariani, SH didampingi Kasubag Humas Iptu Gede Ketut Oka Bawa. 


Menurut Kompol Utari, kegiatan operasi Yustisi ini dilakukan untuk mendukung pemerintah yang mengeluarkan Pergub. Bali No 46/2020 dan Perbup. Bupati Badung No 52 tahun 2020 tentang Penerapan Pendisiplinan dan Penegakan bukum Protokol Kesehatan ( Prokes). 


Selanjutnya, menindaklanjuti Pergub tersebut jajaran Polres Badung dan Polsek Polsek di wilayah hukum Badung bersama jajaran TNI dan instansi terkait serentak melakukan Operasi Yustisi di masyarakat. Sejumlah titik yang rentan penyebaran wabah covid-19 disasar. Masyarakat yang tidak mengenakan masker ditindak tegas. 


Kompol Utari mengatakan tidak hanya pasar tradisional yang menjadi sasaran operasi yustisi tapi lokasi perkantoran, pasar modern, destinasi wisata dan usaha pariwisata. 


"Ops Yustisi tentang pendisiplinan prokes dilakukan secara serentak bersama instansi terkait di daerah rawan penyebaran covid -19," terangnya. 


Kompol Utari pada kesempatan tersebut mengimbau kepada para pengunjung pasar agar tetap menerapkan Prokes. Yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, sambil  memberikan masker kepada pengunjung pasar.


"Razia ini akan terus berlanjut, hingga benar-benar masyarakat menyadari pentingnya menjaga diri menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," terangnya saat di Pasar Beringkit. (hen)

DENPASAR-Fajarbali.com |  Anna Legostaeva warga negara Rusia yang kedapatan mengantongi narkotika jenis hasis seberat 0,94 gram benar-benar bernasib mujur.


DENPASAR -fajarbali.com |Dua oknum Polisi Jembrana yang kedapatan melakukan pungli di jalan, hingga kini belum menjalani sidang kode etik profesi kepolisian. Sambil menunggu jadwal persidangan, keduanya masih tetap bekerja seperti biasa. 

 

 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Wabah pandemi covid-19 meningkat di Bali, jajaran Polresta Denpasar dan Polsek-Polsek bergerak cepat melakukan sosialisasi dan razia masker  ke masyarakat. 


KUTA UTARA -fajarbali.com |Usai galungan, jambret kembali beraksi. Kali ini menimpa seorang turis wanita asal Ukraina, berinisial DB. Korban terjatuh dan luka-luka setelah dijambret di Jalan Raya Semer Kuta Utara, Kamis (17/9/2020) malam. 

 


Insiden jambret yang menimpa korban DB terjadi sekitar pukul 22.30 Wita. Malam itu korban jalan-jalan mengendarai motor seorang diri. "Korban dijambret malam hari saat mengendarai motor," ujar sumber, Jumat (18/9/2020). 


Seorang diri mengendarai motor di malam hari, korban melintas di Jalan Raya Semer, Kuta Utara, Badung. Tak disangka, dari arah belakang, penjambret diduga mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max langsung merampas tas korban. 


Dalam aksi jambret tersebut korban kehilangan kesimbangan dan terjatuh dari motornya. "Korban terjatuh ke aspal dan mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya," ungkap sumber. 


Warga yang melihat kejadian memberikan pertolongan. Sementara warga lainnya mengejar pelaku yang hilang di tengah malam. Akibat kejadian, korban kehilangan barang berupa tas coklat berisi HP, uang tunai dan juga kartu-kartu identitas korban. 


Dihubungi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara AKP Androyuan Elim membenarkan korban terjatuh dari sepeda motornya hingga mengalami luka di sekujur tubuhnya. "Korbannya turis wanita asal Ukraina dan sudah dibawa berobat untuk perawatan medis," beber AKP Andro, Jumat (18/9/2020).  


Namun kata AKP Andro, korban hingga kini belum melaporkan resmi kejadian ke Polsek Kuta Utara. Pasalnya korban masih menjalani perawatan akibat luka yang dialaminya. "Ya benar. Korban belum membuat laporan. Dia masih minta waktu untuk istirahat. Mungkin besok baru dia bisa membuat laporan," pungkasnya. (hen)

POLITIK